Sunday, 25 September 2016

“Mendadak Ustadz”, Ustadz Google dan Ustadz HOAX



“Mendadak Ustadz”, Ustadz  Google dan Ustadz HOAX


Mohon maaf, tulisan ini tidak bermaksud menyinggung siapapun


Kita perlu berhati-hati dengan klaim “ustadz” baik dari orang lain ataupun orang yang sengaja menisbatkan diri ustadz padahal dia bukan seorang ustadz yang mumpuni dan kokoh ilmunya. Bahkan ada “ustadz HOAX”, ustadz jadi-jadian yang ternyata tujuanya untuk merusak Islam


Terlebih di dunia maya, yang memang seseorang bisa terlihat atau dianggap sebagai ustadz


1. Materi dakwah kadang hanya copy paste atau tulisan yang tidak terstruktur atau bahkan isinya kurang mendidik karena lebih memperkeruh suasana atau membuat ajaran Islam yang mulia terlihat kurang hikmah dan bijaksana


2. Kalau ada debat dan pertanyaan, segera mencari dan “bertanya” di google. Padahal belum tentu ilmu di google atau yang ia cari benar semua dan berbicara masalah agama itu perlu ilmu “ta’shil/dasar”


3. Mengaku ustadz, tetapi adab dan akhlaknya jauh dari akhlak dan adab Islami, sering berkata-kata kasar, mengumpat dan mencaci. Itu bahaya jika ditiru dan dianggap “boleh dan wajar” oleh mereka yang menganggapnya “ustadz”


4. Mayoritas isi dakwah adalah menjelek-jelekkan orang lain, membicarakan dakwah orang lain, berkomentar mengenai fenomena yang terjadi tetapi bukan untuk menyejukkan, menenangkan serta mencerahkan kaum muslimin. Tetapi malah memperkeruh suasana, membuat sesak serta tidak memberikan solusi


berkata-kata atas nama Allah tanpa Ilmu yang merupakan dosa TERBESAR bahkan dosanya di atas kesyirikan.


Tetapi Fenomena ini jangan menyurutkan dan mengecilkan semangat untuk dakwah. Tetap semangat berdakwah dan bagi mereka yang sudah aktif berdakwah di dunia maya, semoga dakwahnya berkah dan terus aktif berdakwah dengan niat yang ikhlas dan semoga Allah meluruskan niat kita.

Oleh..
-Raehanul Bahraen-

No comments:

Post a Comment