WAHAI PRIA, SANGGUPKAH KAU ? (Sebuah Kisa
h)
Seorang pria beristeri tanpa sengaja berkenalan dengan seorang gadis dinsebuah kantin kompleks perkantoran, karena ada urusan pekerjaan merekapun tukeran PIN BB.
Malam harinya si gadis mulai BBM
si pria :
Gadis : Mas hebat ya. Punya usaha sendiri, sukses pula
Pria : Terima kasih ya:)
Esoknya si gadis menelpon sekedar say hallo.
Gadis : Kapan ya mas, kita makan bareng lagi?
Pria : Oke kapan aja boleh
Setelah itu mereka masih sering berhubungan melalui BBM dan
telepon, sesekali juga janjian pergi makan siang bareng.
Hari-hari berlalu, tiada hari tanpa kontak antara mereka. Sampai suatu hari, si gadis BBM, isinya adalah :
"Mas... Sebenarnya aku mencintaimu , aku tau kamu udah punya keluarga, tapi aku mau menerima kondisi sebagai isteri ke-2, aku siap mas dan maaf aku mengganggu perasaanmu.
Dengan berat hati pria itu menjawab : "Dik, aku mengerti dan paham maksudmu... tapi dengan berat hati aku harus jawab TIDAK! Aku tau kamu memang cantik, dan aku yakin semua lelaki pasti mengatakan tubuh dan parasmu elok dan cantik.
Tapi, tahukah kamu kenapa aku bisa tampil baik dan hingga usahaku sukses? Itu semua karena dorongan dan semangat isteriku.
Sungguh sangat berdosa kalau aku harus berselingkuh dengan
seseorang yang hanya mengagumiku, karena tau kalau aku sekarang udah sukses.
Kamu menyukai aku tidak ikhlas, kamu hanya melihat tampilanku
semata. Padahal ada seseorang yang tersayang di rumah yang telah bersusah payah mendorong aku agar selalu tampil sebaik mungkin, dia adalah isteriku tercinta.
Kalau kamu menyukai aku, artinya kamu tinggal memetik hasilnya, dan cara ini tidak pernah abadi.
Taukah kamu bahwa aku memulai ini dari nol dan isteriku
yang selalu mendampingiku di kala susah, terpuruk dan sukses seperti ini.
Taukah kamu bahwa isteriku yang selalu mendoakan kesuksesanku hingga aku bisa menjadi seperti ini. Kamu memang cantik, tapi hati isteriku lebih cantik.
Terima kasih atas cintanya, maaf aku tidak bisa membalas seperti kehendakmu.
Wahai pria, sanggupkah kau seperti kisah di atas ??
Friday, 30 September 2016
perkataan lembut seorang dai tidak selalu membuktikan benarnya akidahnya
:: perkataan lembut seorang dai tidak selalu membuktikan benarnya akidahnya
::
Pernah dengar nama al Harits al Muhasibi? Bagi yang belum pernah dengar, dia adalah salah seseorang yang dikenal dengan perkataan-perkataan yang melembutkan hati, penuh hikmah, dan penuh kezuhudan.
Bahkan sebagaimana dicatat oleh Al Khathib al Baghdadi dalam Tarikh Baghdad dan Ibnu Katsir dalam al Bidayah wan Nihayah, Imam Ahmad bin Hanbal pernah menangis karena mendengarkan ceramahnya.
Tapi...al Imam Abu Zur'ah pernah ditanya tentang al Muhasibi ini dan buku-buku yang ditulisnya, apa kata beliau?
"hati-hati engkau terhadap buku-bukunya...itu semua isinya adalah bid'ah yang sesat...cukupkan diri kalian dengan atsar, karena itu sudah mencukupkan diri kalian drpd buku-buku itu"
(Tahdzibut Tahdzib)
::
Pernah dengar nama al Harits al Muhasibi? Bagi yang belum pernah dengar, dia adalah salah seseorang yang dikenal dengan perkataan-perkataan yang melembutkan hati, penuh hikmah, dan penuh kezuhudan.
Bahkan sebagaimana dicatat oleh Al Khathib al Baghdadi dalam Tarikh Baghdad dan Ibnu Katsir dalam al Bidayah wan Nihayah, Imam Ahmad bin Hanbal pernah menangis karena mendengarkan ceramahnya.
Tapi...al Imam Abu Zur'ah pernah ditanya tentang al Muhasibi ini dan buku-buku yang ditulisnya, apa kata beliau?
"hati-hati engkau terhadap buku-bukunya...itu semua isinya adalah bid'ah yang sesat...cukupkan diri kalian dengan atsar, karena itu sudah mencukupkan diri kalian drpd buku-buku itu"
(Tahdzibut Tahdzib)
Thursday, 29 September 2016
Mutiara hikmah cahaya hati
:: Mutiara Hikmah ::
"Jadilah Orang Baik Sekalipun Anda Tidak Diperlakukan Dengan Baik, Karena Tujuan Menjadi Orang Yang Baik Bukan Karena Ingin Diperlakukan Dengan Baik Oleh Orang Lain, Tetapi Karena Allah Ta'ala Mencintai Orang-Orang yang Baik."
"Dan Allah Menyukai Orang-Orang Yang Berbuat Baik" (QS. Ali Imran : 134).
Semoga Bermanfaat, Dan kita bisa mengambil pelajaran. Aamiin.
-----
"Jadilah Orang Baik Sekalipun Anda Tidak Diperlakukan Dengan Baik, Karena Tujuan Menjadi Orang Yang Baik Bukan Karena Ingin Diperlakukan Dengan Baik Oleh Orang Lain, Tetapi Karena Allah Ta'ala Mencintai Orang-Orang yang Baik."
"Dan Allah Menyukai Orang-Orang Yang Berbuat Baik" (QS. Ali Imran : 134).
Semoga Bermanfaat, Dan kita bisa mengambil pelajaran. Aamiin.
-----
Amalan malam jumat cahaya hati
*MELURUSKAN KEKELIRUAN MALAM JUM’AT MALAM HUBUNGAN INTIM SEBAGAI SUNNAH RASUL ?*
Wahai ummat Rasulullah صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ, jangan kamu , *lecehkan* Rasulmu. Sangat miris malam Jumat yg memiliki kekhususan ibadah & Sunnah Rasul yg jelas untuk:
1⃣. Membaca *Surah Al-Kahfi*
2⃣. Membaca ayat suci *Al Qur'an*
3⃣. Memperbanyak *Sholawat & Dzikir*
- dan merupakan waktu Istijabah (waktu banyak doa-doa hamba dikabulkan oleh Allah ).
Malah *diselewengkan* oleh sebagian umat Islam secara sadar ataupun tidak telah menyebarkan *dakwaan vulgar* bahwa malam Jumat adalah hanya sebatas Malam Sunnah Rasul yg identik dengan hubungan suami istri (bahkan untuk perzinahan).
Padahal hadist yg menjelaskan tentang berhubungan suami-istri di malam Jumat itu perlu dipertanyakan ke-shahih-annya.
➡ Semuanya berawal dari "hadits" ini:
_“Barangsiapa melakukan hubungan suami istri di malam Jumat (Kamis malam) maka pahalanya sama dengan membunuh 100 Yahudi. [Dalam hadits yang lain disebutkan sama dengan membunuh 1000 atau 7000 yahudi”_
Hadits diatas tidak akan Anda temukan dalam Kitab manapun.
Baik kumpulan hadits dhaif apalagi shahih.
Artinya, hadits / Sunnah Rasul pada malam Jumat tersebut, - apalagi sama dengan membunuh 100 Yahudi-, adalah bukan Hadits alias *Hadist palsu* yang dikarang oleh orang yang *tidak bertanggung jawab*.
Dalam candaan dengan teman, di Facebook, BBM, Twitter & jejaring sosial yg lain bahkan memasang foto/gambar vulgar/porno dg Tulisan:
_"Malam Jumat Malam Sunnah Rasul", "Jangan Ganggu lagi Sunnah Rasul"_
dan tulisan2 lain berbau porno/vulgar yg ditujukan atas nama "Sunnah Rasul."
Wahai ummat Rasulullah صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ, apa setega itu kalian melecehkan Nabimu sendiri dgn olok-olok dan ejekan-ejekan yg menghinakan?
Kenapa kau identikkan gambar2 & foto2 porno itu atas nama Sunnah Rasulullah sebagai pelampiasan nafsumu?
Mengapa dari sebegitu banyak Sunnah Agung Rasulullah yg kamu sebarkan adalah olok-olok porno/vulgar tentang hubungan pria-wanita?
أَسْتَغفِرُالله¬َ الْعَظيِمْ
اِنّا لِلّهِ وَاِنّا اِلَيْهِ رَجِعُوْن
Jangan kamu *permalukan*,
Jangan kamu *hinakan* & Jangan kamu *lecehkan* , Nabimu Muhammad صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.
*STOP berolok-olok ttg malam Sunnah Rasul di malam Jumat dengan anggapan hubungan suami istri*
*Allah * Maha Mengetahui & Maha Melihat apa yg kamu lahirkan & kamu sembunyikan .
Semoga *Allah* mengampuni dosa2 dan kekeliruan kita.
Wahai ummat Rasulullah صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ, jangan kamu , *lecehkan* Rasulmu. Sangat miris malam Jumat yg memiliki kekhususan ibadah & Sunnah Rasul yg jelas untuk:
1⃣. Membaca *Surah Al-Kahfi*
2⃣. Membaca ayat suci *Al Qur'an*
3⃣. Memperbanyak *Sholawat & Dzikir*
- dan merupakan waktu Istijabah (waktu banyak doa-doa hamba dikabulkan oleh Allah ).
Malah *diselewengkan* oleh sebagian umat Islam secara sadar ataupun tidak telah menyebarkan *dakwaan vulgar* bahwa malam Jumat adalah hanya sebatas Malam Sunnah Rasul yg identik dengan hubungan suami istri (bahkan untuk perzinahan).
Padahal hadist yg menjelaskan tentang berhubungan suami-istri di malam Jumat itu perlu dipertanyakan ke-shahih-annya.
➡ Semuanya berawal dari "hadits" ini:
_“Barangsiapa melakukan hubungan suami istri di malam Jumat (Kamis malam) maka pahalanya sama dengan membunuh 100 Yahudi. [Dalam hadits yang lain disebutkan sama dengan membunuh 1000 atau 7000 yahudi”_
Hadits diatas tidak akan Anda temukan dalam Kitab manapun.
Baik kumpulan hadits dhaif apalagi shahih.
Artinya, hadits / Sunnah Rasul pada malam Jumat tersebut, - apalagi sama dengan membunuh 100 Yahudi-, adalah bukan Hadits alias *Hadist palsu* yang dikarang oleh orang yang *tidak bertanggung jawab*.
Dalam candaan dengan teman, di Facebook, BBM, Twitter & jejaring sosial yg lain bahkan memasang foto/gambar vulgar/porno dg Tulisan:
_"Malam Jumat Malam Sunnah Rasul", "Jangan Ganggu lagi Sunnah Rasul"_
dan tulisan2 lain berbau porno/vulgar yg ditujukan atas nama "Sunnah Rasul."
Wahai ummat Rasulullah صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ, apa setega itu kalian melecehkan Nabimu sendiri dgn olok-olok dan ejekan-ejekan yg menghinakan?
Kenapa kau identikkan gambar2 & foto2 porno itu atas nama Sunnah Rasulullah sebagai pelampiasan nafsumu?
Mengapa dari sebegitu banyak Sunnah Agung Rasulullah yg kamu sebarkan adalah olok-olok porno/vulgar tentang hubungan pria-wanita?
أَسْتَغفِرُالله¬َ الْعَظيِمْ
اِنّا لِلّهِ وَاِنّا اِلَيْهِ رَجِعُوْن
Jangan kamu *permalukan*,
Jangan kamu *hinakan* & Jangan kamu *lecehkan* , Nabimu Muhammad صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.
*STOP berolok-olok ttg malam Sunnah Rasul di malam Jumat dengan anggapan hubungan suami istri*
*Allah * Maha Mengetahui & Maha Melihat apa yg kamu lahirkan & kamu sembunyikan .
Semoga *Allah* mengampuni dosa2 dan kekeliruan kita.
Wednesday, 28 September 2016
Aku masih original
Cewek : “Aku masih perawan, nggak pernah ciuman, pegangan tangan, bercumbu, atau jalan-jalan berdua saja dengan bukan mahramku, dan dengan laki-laki manapun…”
Cowok : glek….. “Masa sih…?”
Cewek : “Iya, AKU MASIH PERAWAN, JELAS….!!!!” aku masih perawan, utuh, murni 100 persen, tidak berkurang sedikitpun, aku tidak pernah “pacaran” seperti orang kebanyakan, aku lihat lelaki itu dari bagaimana pola pikir dikepalanya bukan “Pola Tangan dan Pola Matanya” melihatku.
Cowok : “Bodoh loe,”
Cewek : Biarin, aku lebih suka dibilang “Bodoh” sebab bodoh itu melindungiku dari melakukan hal-hal “pintar” tapi sebenarnya aku sendiri TIDAK TAHU.
Cowok : “Sekarang bukan zamannya neng,….”
Cewek : Ya, benar, sekarang memang bukan jamannya menyembunyikan atau mengatakan “tabu” kalau bicara soal keperawanan, jaman sekarang sudah terbuka, orang bisa bicara dari sudut mana saja, dengan cara berfikir apa saja tentang keperawanan. silahkan.. Tapi sorry, tapi tidak bagiku.
Cowok : “Pantesan, sekarang blom dapat pacar…”
Cewek : “Aku …..cari suami yang bisa dijadikan pacar, bukan pacar yang belum tentu jadi Suami“
Cowok : “Kolot, Kuno, Nggak Gaul, Nggak ngikutin trend…”
Cewek : “ah ngga papalah, toh yang bilang aku Kolot, Kuno, Nggak Gaul, Nggak ngikutin trend itu kan manusia, Tuhan ngga”
Cowok : “Sok Munafik…!!!!”
Cewek : “Kalau munafik itu orang yang ngga konsisten, ngomong ini tapi ngelakuin ini, tapi menjaga keperawanan itu kewajiban”
Cowok : “Sok Suci….!!!!”
Cewek : “Bukankah “Kesucian” seorang wanita memang harus dijaga, ada orang aneh bilang : “Kamu perempuan tuh memang
anak ayah dan ibumu, tapi sebenarnya kamu itu titipan suamimu pada mereka, jadi harus dijaga semuanya, jangan ada yang hilang. Dijaga sampai nanti dia siap membawamu pergi dari mereka dengan satu ikatan yang
suci dan diridhoi . Emangnya kamu mau kalau nanti dibilang Ayah dan Ibumu tidak becus menjaga titipannya”
---------
Pesan : Jagalah Titipan Orang Tuamu Untuk Suamimu Kelak, Bukan Untuk Pacarmu Yang Sekarang !!!
Cowok : glek….. “Masa sih…?”
Cewek : “Iya, AKU MASIH PERAWAN, JELAS….!!!!” aku masih perawan, utuh, murni 100 persen, tidak berkurang sedikitpun, aku tidak pernah “pacaran” seperti orang kebanyakan, aku lihat lelaki itu dari bagaimana pola pikir dikepalanya bukan “Pola Tangan dan Pola Matanya” melihatku.
Cowok : “Bodoh loe,”
Cewek : Biarin, aku lebih suka dibilang “Bodoh” sebab bodoh itu melindungiku dari melakukan hal-hal “pintar” tapi sebenarnya aku sendiri TIDAK TAHU.
Cowok : “Sekarang bukan zamannya neng,….”
Cewek : Ya, benar, sekarang memang bukan jamannya menyembunyikan atau mengatakan “tabu” kalau bicara soal keperawanan, jaman sekarang sudah terbuka, orang bisa bicara dari sudut mana saja, dengan cara berfikir apa saja tentang keperawanan. silahkan.. Tapi sorry, tapi tidak bagiku.
Cowok : “Pantesan, sekarang blom dapat pacar…”
Cewek : “Aku …..cari suami yang bisa dijadikan pacar, bukan pacar yang belum tentu jadi Suami“
Cowok : “Kolot, Kuno, Nggak Gaul, Nggak ngikutin trend…”
Cewek : “ah ngga papalah, toh yang bilang aku Kolot, Kuno, Nggak Gaul, Nggak ngikutin trend itu kan manusia, Tuhan ngga”
Cowok : “Sok Munafik…!!!!”
Cewek : “Kalau munafik itu orang yang ngga konsisten, ngomong ini tapi ngelakuin ini, tapi menjaga keperawanan itu kewajiban”
Cowok : “Sok Suci….!!!!”
Cewek : “Bukankah “Kesucian” seorang wanita memang harus dijaga, ada orang aneh bilang : “Kamu perempuan tuh memang
anak ayah dan ibumu, tapi sebenarnya kamu itu titipan suamimu pada mereka, jadi harus dijaga semuanya, jangan ada yang hilang. Dijaga sampai nanti dia siap membawamu pergi dari mereka dengan satu ikatan yang
suci dan diridhoi . Emangnya kamu mau kalau nanti dibilang Ayah dan Ibumu tidak becus menjaga titipannya”
---------
Pesan : Jagalah Titipan Orang Tuamu Untuk Suamimu Kelak, Bukan Untuk Pacarmu Yang Sekarang !!!
MARKETING LANGIT cahaya hati
MARKETING LANGIT
(Amalan-amalan pembuka pintu rejeki)
1. Shalat Wajib Tepat Waktu.*
Shalat Wajib paling utama. Perbaiki dan selalu perbaiki hubungan kita dengan Allah. Karena Allah-lah Sang Maha Pemberi Rezeki
2. Taqwa*
“Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya,” (QS ath-Thalaq: 2-3)..
3. Tawakal*
Nabi s.a.w. bersabda: “Seandainya kamu bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakal, niscaya kamu diberi rezeki seperti burung diberi rezeki, ia pagi hari lapar dan petang hari telah kenyang.” (Riwayat Ahmad, at-Tirmizi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, al-Hakim dari Umar bin al-Khattab r.a.).
4. Tahajjud*
“Wahai manusia, sebarkanlah salam, beri makanlah, sambung tali kasih, shalat malamlah saat orang pada terlelap, maka masuklah surga dengan selamat”. (HR. Al-Hakim, Ibnu Majah, At-Tirmizy).
5. Shalat Dhuha.*
“Wahai anak Adam, janganlah engkau merasa lemah dari empat rakaat dalam mengawali harimu, niscaya Aku (Allah) akan menyukupimu di akhir harimu.” (HR. Abu Darda`).
6. Dzikir & Istighfar*
“Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepada-Nya. (Jika mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi nikmat yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberikan kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya Aku takut kamu ditimpa siksa hari kiamat”. (QS.Hud:2)
7. Doa & Restu Orang Tua*
Ridho Allah SWT ada pada ridho orang tua. Mintalah restu mereka, terutama Ibu.
8. Silaturrahmi*
"Barangsiapa yang ingin dipanjangkan usianya dan dibanyakkan rezekinya, hendaklah ia menyambungkan tali persaudaraan” (H.R. Bukhari-Muslim)
9. Sedekah*
Sabda Nabi s.a.w.: “Tidaklah kamu diberi pertolongan dan diberi rezeki melainkan kerana orang-orang lemah di kalangan kamu.” (Riwayat Bukhari)..
10. Berbuat Kebaikan*
Sabda Nabi s.a.w.: “Sesungguhnya Allah tdk akan zalim pd hambanya yg berbuat kebaikan.Dia akan dibalasdengan diberi rezeki di dunia dan akan dibalas dengan pahala di akhirat. (HR. Ahmad).
11. Bangun Pagi*
Sabda Nabi Shallalahu 'Alaihi Wassalam : “Bangunlah pagi-pagi untuk mencari rezekimu dan melakukan tugasmu, karena hal itu membawa berkah dan kesuksesan.” (H.R. At-Tabarani)
12. Berdagang*
Dan Nabi Shallalahu 'Alaihi Wassalam bersabda: “Berniagalah, karena sembilan dari sepuluh pintu rezeki itu ada dalam perniagaan.”(Riwayat Ahmad)
13. Menikah*
"Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan mengkayakan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) dan Maha Mengetahui." QS. An Nuur : 32
*Semoga yang membaca tulisan ini berkah berlimpah rezekinya.. Aamiin yaa Allah*
(Amalan-amalan pembuka pintu rejeki)
1. Shalat Wajib Tepat Waktu.*
Shalat Wajib paling utama. Perbaiki dan selalu perbaiki hubungan kita dengan Allah. Karena Allah-lah Sang Maha Pemberi Rezeki
2. Taqwa*
“Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya,” (QS ath-Thalaq: 2-3)..
3. Tawakal*
Nabi s.a.w. bersabda: “Seandainya kamu bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakal, niscaya kamu diberi rezeki seperti burung diberi rezeki, ia pagi hari lapar dan petang hari telah kenyang.” (Riwayat Ahmad, at-Tirmizi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, al-Hakim dari Umar bin al-Khattab r.a.).
4. Tahajjud*
“Wahai manusia, sebarkanlah salam, beri makanlah, sambung tali kasih, shalat malamlah saat orang pada terlelap, maka masuklah surga dengan selamat”. (HR. Al-Hakim, Ibnu Majah, At-Tirmizy).
5. Shalat Dhuha.*
“Wahai anak Adam, janganlah engkau merasa lemah dari empat rakaat dalam mengawali harimu, niscaya Aku (Allah) akan menyukupimu di akhir harimu.” (HR. Abu Darda`).
6. Dzikir & Istighfar*
“Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepada-Nya. (Jika mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi nikmat yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberikan kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya Aku takut kamu ditimpa siksa hari kiamat”. (QS.Hud:2)
7. Doa & Restu Orang Tua*
Ridho Allah SWT ada pada ridho orang tua. Mintalah restu mereka, terutama Ibu.
8. Silaturrahmi*
"Barangsiapa yang ingin dipanjangkan usianya dan dibanyakkan rezekinya, hendaklah ia menyambungkan tali persaudaraan” (H.R. Bukhari-Muslim)
9. Sedekah*
Sabda Nabi s.a.w.: “Tidaklah kamu diberi pertolongan dan diberi rezeki melainkan kerana orang-orang lemah di kalangan kamu.” (Riwayat Bukhari)..
10. Berbuat Kebaikan*
Sabda Nabi s.a.w.: “Sesungguhnya Allah tdk akan zalim pd hambanya yg berbuat kebaikan.Dia akan dibalasdengan diberi rezeki di dunia dan akan dibalas dengan pahala di akhirat. (HR. Ahmad).
11. Bangun Pagi*
Sabda Nabi Shallalahu 'Alaihi Wassalam : “Bangunlah pagi-pagi untuk mencari rezekimu dan melakukan tugasmu, karena hal itu membawa berkah dan kesuksesan.” (H.R. At-Tabarani)
12. Berdagang*
Dan Nabi Shallalahu 'Alaihi Wassalam bersabda: “Berniagalah, karena sembilan dari sepuluh pintu rezeki itu ada dalam perniagaan.”(Riwayat Ahmad)
13. Menikah*
"Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan mengkayakan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) dan Maha Mengetahui." QS. An Nuur : 32
*Semoga yang membaca tulisan ini berkah berlimpah rezekinya.. Aamiin yaa Allah*
Pahala dari pohon
Ada seseorang yang begitu mencintai tanah dan tanaman. Nama orang itu, biasa disapa pak Jamal. Pak JAmal mempunyai tanah tiga ribu meter persegi. Tanah itu bisa disebut kebun. Sebagian dari tanah itu, sekitar 200 m2 diwakafkan. Tanah wakaf itu dibuat mushola untuk masyarakat sekitar. Sisa dari luas tanah itu, terdapat banyak tanaman dan pepohonan. Kebun tersebut begitu rindang. Udara begitu sejuk, bila orang berada disekitar kebun itu akan merasakannya.
Tak berapa lama, Pak Jamal itu meninggal dunia. Sebelum Pak Jamal meninggal dunia, dia berpesan kepada anaka-anaknya supaya tanah itu jangan segera dijual. Tanah itu baru boleh dijual, bila dia sudah 5 tahun berada dikuburnya.
Sekitar sepekan setelah kematiannya, anak tertuanya bermimpi. Mimpinya itu berkaitan dengan pepohonan. Sudah 3 kali, anak tertua pak Jamal bermimpi dengan tema yang sama, pepohonan.
Di dalam mimpinya itu, Sang Ayah berkata kepada anaknya,
” sholeh, ayah di alam kubur senang sekali ”
” alhamdulillah, ayah ”
” kamu tahu kenapa itu, anakku?”
” mungkin ayah banyak sholat”
” tidak juga ”
” mungkin karena tanah wakaf, ayah ”
” tidak juga ”
” beri saya petunjuk, ayah?”
” itu karena pepohonan, anakku”
” pepohonan? apa maksudnya, ayah?”
” anakku, setiap pohon yang kita tanam akan banyak mengeluarkan banyak oksigen, bukan?”
” iya, ayah. banyak sekali”
” jutaan bahkan milyaran oksigen yang dikeluarkan pepohonan akan dihirup manusia agar bisa terus hidup”
” saya belum jelas, ayah?”
” anakku, pepohonan itu mengeluarkan pahala amat banyak bagi pemiliknya. Pemiliknya adalah siapa yang mau menanam dan merawat pepohonan itu”
” banarkah, ayah”
” anakku, apakah engkau sayang pada ayahmu ini?”
” mengapa ayah tanyakan itu?”
” apakah kamu sayang pada ayahmu ini?”
” iya, ayah?”
” bila kamu sayang, jangan kamu jual tanah yang ayah tanam pepohonan itu ”
Sekitar sepekan setelah kematiannya, anak tertuanya bermimpi. Mimpinya itu berkaitan dengan pepohonan. Sudah 3 kali, anak tertua pak Jamal bermimpi dengan tema yang sama, pepohonan.
Di dalam mimpinya itu, Sang Ayah berkata kepada anaknya,
” sholeh, ayah di alam kubur senang sekali ”
” alhamdulillah, ayah ”
” kamu tahu kenapa itu, anakku?”
” mungkin ayah banyak sholat”
” tidak juga ”
” mungkin karena tanah wakaf, ayah ”
” tidak juga ”
” beri saya petunjuk, ayah?”
” itu karena pepohonan, anakku”
” pepohonan? apa maksudnya, ayah?”
” anakku, setiap pohon yang kita tanam akan banyak mengeluarkan banyak oksigen, bukan?”
” iya, ayah. banyak sekali”
” jutaan bahkan milyaran oksigen yang dikeluarkan pepohonan akan dihirup manusia agar bisa terus hidup”
” saya belum jelas, ayah?”
” anakku, pepohonan itu mengeluarkan pahala amat banyak bagi pemiliknya. Pemiliknya adalah siapa yang mau menanam dan merawat pepohonan itu”
” banarkah, ayah”
” anakku, apakah engkau sayang pada ayahmu ini?”
” mengapa ayah tanyakan itu?”
” apakah kamu sayang pada ayahmu ini?”
” iya, ayah?”
” bila kamu sayang, jangan kamu jual tanah yang ayah tanam pepohonan itu ”
Sholeh pun terbangun, itu adalah mimpi yang ke-3nya. Semua mimpi itu hampir sama. Pepohonan yang mengalirkan pahala bagi para pemiliknya. Dan satu lagi, sang ayah berpesan supaya tanah tersebut jangan dijual.
Keesokan harinya, anak tertua Pak Jamal menceritakan mimpinya kepada ke-2 adiknya. Ke-2 adik begitu tersentuh mendengar cerita kakaknya. Akhirnya, mereka berdua berkata,” saya serahkan semua bagian saya untuk diwakafkan juga, bang”. Sang kakak begitu gembira mendengar hal itu, selanjutnya mereka mewakafkan tanah tersebut semuanya.
Apakah cerita itu nyata adanya? bisa ya, bisa tidak. Tetapi sebagian yang saya tulis ada yang benarnya, kecuali dialog sang anak dengan orang tuanya. Tapi semoga saja ada yang bermimpi demikian.
Memang cerita itu adalah hasil imajinasi saya. Saya pernah mendengar dari seorang ustad, yang menyitir sebuah hadist yang isinya kurang lebih seperti ini: ada seseorang yang akan menghadapi sakarul maut, kemudian dia bersuara sendiri, sekan-akan menyesal : “ahh seandainya saja saya kasih semua”. Dia berhenti sebentar, kemudian bersuara lagi, ” ahh seandainya saya gendong orang itu sampai jauh..”
Akhirnya, sang keluarga menceritakan kejadian itu pada Rosulullah SAW. Mendengar pengaduan itu, Rosulullah SAW menjelaskan bahwa dalam menghadapi sakarul maut, seseorang akan teringat segala amal-amalnya. Seseorang itu pernah memberi roti kepada yang membutuhkan. Dia punya roti, dibelah roti itu, sebagian diberikan kepada yang membutuhkan itu. Pahala yang dia dapatkan misalkan 1000. Tetapi bila dikasih semua roti itu, berpahala berlipat-lipat bisa jadi 1 juta. Makanya, dia bersuara menyesal,” seandainya saja saya kasih semua….”
Saudaraku, oksigen adalah kebutuhan asasi manusia. 10 menit saja tak ada oksigen, kehidupan ini tak ada. Apa artinya? bila ada seseorang atau banyak orang yang menghasilkan kebutuhan asasi ini, luar biasa pahalanya. Apalagi pada zaman sekarang ini, hampir sebagian tanah/kebun berubah fungsi. Bisa menjadi rumah, kantor, pabrik dll. Bila tanah itu menjadi pabrik misalnya, justru yang tercipta adalah kebalikan dari oksigen yaitu CO2.
Oleh sebab itu, bila ada seseorang seperti Pak Jamal dan anak-anaknya yang mau memberikan kehidupan bagi banyak orang berupa oksigen. Maka saya meyakini, hal ini adalah pahala yang akan terus mengalir. Aliran pahala itu akan terus tercipta, selama pepohonan tersebut mengeluarkan oksigen dengan derasnya. Amin
Mawar dan Bunga yang Cemburu
:: Mawar dan Bunga yang Cemburu ::
Suatu hari seorang gadis remaja pulang dalam keadaan menangis.
Dan si Nenek-lah yg pertama kali mendapati sang cucu menangis tersedu-sedu di halaman rumah mereka.
“Kenapa kamu menangis, cucuku?” tanya si Nenek lembut pada sang cucu.
Diceritakanlah olehnya kepada si Nenek bagaimana dia menjadi bahan olok-olokan teman-temannya. Katanya dia tidak cantik-lah, dia bodoh-lah, dan olok-olokan lainnya.
“Seperti duri mawar,” celetuk si Nenek tiba-tiba dan gadis tadi hanya memandangnya bingung. Si Nenek tersenyum lalu berkata pada sang cucu, “Semua y
g ada di alam ini tercipta dengan memiliki tujuan dan gunanya masing-masing. Bukan begitu?”
Gadis tadi mengangguk kecil.
“Lalu duri pada mawar itu apa gunanya?” lanjutnya bertanya. “Hewan-hewan hama ataupun burung tidak merasa takut dengan duri mawar tersebut. Dan duri-duri itu pun juga justru tidak membuat kumbang-kumbang tertarik untuk menyerbuki mawar.”
Gadis tadi hanya terdiam tak tahu harus menjawab apa terhadap kata-kata si Nenek.
Si Nenek pun menceritakan dongeng singkat padanya.
“Tahukah kamu...? Dahulu kala saat mawar pertama kalinya datang ke dunia, ia membuat bunga-bunga lain pada cemburu karena kecantikannya yang tiada tara.” “Saking besarnya rasa cemburu mereka, bunga-bunga tersebut pun sepakat untuk mengerubungi mawar dan menutupinya hingga tak ada mata yang dapat menangkap secuil pun sosok mawar. Sekian waktu hal tersebut berlangsung hingga suatu hari mawar mengeluarkan sesuatu serupa kail yang melekat di tubuhnya agar ia bisa merambat memanjati bunga-bunga yang mengerubunginya tersebut. Sesuatu serupa kail yang disebut duri itulah yang membuat mawar berhasil melepaskan diri dari kerubungan bunga-bunga yang ingin menutupi keindahan dirinya.”
Si Nenek memandangi sang cucu yang asyik mendengarkan ceritanya.
Dengan tersenyum si Nenek melanjutkan, “Keindahan ada di mana-mana di dunia ini, cucuku. Bahkan di tiap-tiap manusia, keindahan dan kecantikan selalu ada. Dan karenanya pula dalam hidup, akan ada saja bunga-bunga lain yang ingin mengerubungi untuk membenamkan kecantikan kita. Dan jika kamu tak ingin terbenam teredupkan oleh bunga-bunga lain, maka carilah durimu, carilah durimu yang bisa membantumu memanjat melepaskan diri dari kerubungan bunga-bunga yang mengerubungimu.”
Suatu hari seorang gadis remaja pulang dalam keadaan menangis.
Dan si Nenek-lah yg pertama kali mendapati sang cucu menangis tersedu-sedu di halaman rumah mereka.
“Kenapa kamu menangis, cucuku?” tanya si Nenek lembut pada sang cucu.
Diceritakanlah olehnya kepada si Nenek bagaimana dia menjadi bahan olok-olokan teman-temannya. Katanya dia tidak cantik-lah, dia bodoh-lah, dan olok-olokan lainnya.
“Seperti duri mawar,” celetuk si Nenek tiba-tiba dan gadis tadi hanya memandangnya bingung. Si Nenek tersenyum lalu berkata pada sang cucu, “Semua y
g ada di alam ini tercipta dengan memiliki tujuan dan gunanya masing-masing. Bukan begitu?”
Gadis tadi mengangguk kecil.
“Lalu duri pada mawar itu apa gunanya?” lanjutnya bertanya. “Hewan-hewan hama ataupun burung tidak merasa takut dengan duri mawar tersebut. Dan duri-duri itu pun juga justru tidak membuat kumbang-kumbang tertarik untuk menyerbuki mawar.”
Gadis tadi hanya terdiam tak tahu harus menjawab apa terhadap kata-kata si Nenek.
Si Nenek pun menceritakan dongeng singkat padanya.
“Tahukah kamu...? Dahulu kala saat mawar pertama kalinya datang ke dunia, ia membuat bunga-bunga lain pada cemburu karena kecantikannya yang tiada tara.” “Saking besarnya rasa cemburu mereka, bunga-bunga tersebut pun sepakat untuk mengerubungi mawar dan menutupinya hingga tak ada mata yang dapat menangkap secuil pun sosok mawar. Sekian waktu hal tersebut berlangsung hingga suatu hari mawar mengeluarkan sesuatu serupa kail yang melekat di tubuhnya agar ia bisa merambat memanjati bunga-bunga yang mengerubunginya tersebut. Sesuatu serupa kail yang disebut duri itulah yang membuat mawar berhasil melepaskan diri dari kerubungan bunga-bunga yang ingin menutupi keindahan dirinya.”
Si Nenek memandangi sang cucu yang asyik mendengarkan ceritanya.
Dengan tersenyum si Nenek melanjutkan, “Keindahan ada di mana-mana di dunia ini, cucuku. Bahkan di tiap-tiap manusia, keindahan dan kecantikan selalu ada. Dan karenanya pula dalam hidup, akan ada saja bunga-bunga lain yang ingin mengerubungi untuk membenamkan kecantikan kita. Dan jika kamu tak ingin terbenam teredupkan oleh bunga-bunga lain, maka carilah durimu, carilah durimu yang bisa membantumu memanjat melepaskan diri dari kerubungan bunga-bunga yang mengerubungimu.”
SYAITAN MEMBANTU PEMUDA KE MASJID
SYAITAN MEMBANTU PEMUDA KE MASJID
Seorang pemuda bangun awal pagi untuk shalat subuh di Masjid. Dia berpakaian, berwudhu dan berjalan menuju masjid. Di tengah jalan menuju masjid, pemuda tersebut jatuh dan pakaiannya kotor.
Dia bangkit, membersihkan bajunya, dan pulang kembali ke rumah. Di rumah, dia berganti baju, berwudhu lagi dan berjalan menuju masjid .
Dalam perjalanan kembali ke masjid, dia jatuh lagi di tempat yg sama! Dia, sekali lagi, bangkit, membersihkan dirinya dan kembali ke rumah. Di rumah, dia sekali lagi, berganti baju, berwudhu dan berjalan menuju masjid.
Di tengah jalan menuju masjid , dia bertemu seorang lelaki yang memegang lampu.
Dia menanyakan identitas lelaki tersebut. Lelaki itu menjawab, "Saya melihat anda jatuh 2 kali di perjalanan menuju masjid, jadi saya bawakan lampu untuk menerangi jalan anda..'
Pemuda tersebut mengucapkan terima kasih dan mereka berdua berjalan ke masjid .
Ketika sampai di masjid, si pemuda bertanya kepada lelaki yang membawa lampu, mengapa tidak masuk dan shalat subuh bersamanya?" Lelaki itu menolak. Pemuda itu mengajak lagi hingga berkali kali dan jawabannya tetap sama.
Pemuda bertanya, "Kenapa menolak untuk masuk masjid dan ikut shalat?" .
Lelaki itu menjawab, "Karena aku adalah Iblis."
Pemuda itu terkejut mendengar jawaban lelaki itu. .
Syaitan kemudian menjelaskan: Saya melihat kamu berjalan ke masjid dan sayalah yang membuat kamu terjatuh. Ketika kamu pulang ke rumah untuk membersihkan badan dan kembali ke masjid, Allah memaafkan semua dosa dosamu.
Saya membuatmu jatuh kali kedua, dan itupun tidak membuatmu berubah pikiran untuk tinggal di rumah, kamu tetap memutuskan kembali masjid. .
Karena itu, Allah memaafkan dosa-dosa seluruh anggota keluargamu.
Saya kuaatir, jika saya membuat kamu jatuh untuk kali ketiga, jangan-jangan Allah akan memaafkan dosa seluruh penduduk kampungmu. Jadi, saya mesti memastikan bahwa kamu sampai di masjid dengan selamat.
Moral kisah ini:
Jangan biarkan Syaitan mendapatkan keuntungan,,
Dahulukan orang tua
Ketika engkau punya rezeki yang pertama kalian ingat jangan Istrimu, jangan anakmu, tanyakan kepada orang tuamu : “Abah atau Ummi, kepengen ap ? alhamdulillah kebetulan ana punya rezeki?” kalau seandainya orangtuamu ingin rumahnya diperbaiki, perbaiki jangan sampai engkau memperbaiki rumahmu sendiri sedangkan rumah orang tua tidak diperbaiki.
Jangan takut hartamu berkurang karena harta tidak berkurang dengan sedeqah.
Jangan takut hartamu berkurang karena harta tidak berkurang dengan sedeqah.
DOA PASTI DIKABULKAN
DOA PASTI DIKABULKAN
Rasuulullaah shallallaahu ‘alayhi wa sallam bersabda:
ما مِنْ مُسْلِمٍ يَدْعُو بِدَعْوَةٍ لَيْسَ فِيهَا إِثْمٌ وَلاَ قَطِيعَةُ رَحِمٍ إِلاَّ أَعْطَاهُ اللَّهُ بِهَا إِحْدَى ثَلاَثٍ
“Tidaklah seorang muslim memanjatkan do’a pada Allah selama tidak mengandung dosa dan memutuskan silaturahmi (antar kerabat, pen) melainkan Allah akan BERI padanya tiga hal:
إِمَّا أَنْ تُعَجَّلَ لَهُ دَعْوَتُهُ
[1] Allah akan menyegerakan (pengabulan) do’anya,
وَإِمَّا أَنْ يَدَّخِرَهَا لَهُ فِى الآخِرَةِ
[2] Allah akan menyimpannya baginya di akhirat kelak, dan
وَإِمَّا أَنُْ يَصْرِفَ عَنْهُ مِنَ السُّوءِ مِثْلَهَا
[3] Allah akan menghindarkan darinya kejelekan yang semisal.”
قَالُوا إِذاً نُكْثِرُ
Para sahabat lantas mengatakan, “Kalau begitu, kami akan memperbanyak berdo’a.”
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas berkata,
اللَّهُ أَكْثَرُ
“Allah pun juga akan memperbanyak mengabulkan do’a-do’a kalian.”
(HR. Ahmad 3/18. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanadnya jayyid)
Para ulama berkata:
أنا لا أحمل همَّ الإجابة ولكن أحمل همَّ الدعاء
Aku tidaklah memikulkan (pada diriku) keinginan tentang pengabulan doa (yg aku panjatkan), akan tetapi aku memikulkan (pada diriku) keinginan untuk berdoa.
فإذا ألهمت الدعاء فإن معه الإجابة
Karena apabila seseorang diilhamkan untuk berdoa, maka sungguh bersamaan dengan itu akan ada ijabah (dariNya).
فإن الله سبحانه يقول: ادعوني أستجب لكم . وقال: وإذا سألك عبادي عنى فإني قريب أجيب دعوة الداع إذا دعان
Karena sesungguhnya Allaah Yang Maha Suci berfirman: “Berdoalah padaKu, maka pasti Aku akan perkenankan untukmu”, Dia juga berfirman: “Dan jika hambaKu bertanya tentangKu, maka sesungguhNya Aku Dekat, Aku ijabah doanya seseorang apabila dia berdoa”
Ustadz Ricky Zulkifli Bokings
Rasuulullaah shallallaahu ‘alayhi wa sallam bersabda:
ما مِنْ مُسْلِمٍ يَدْعُو بِدَعْوَةٍ لَيْسَ فِيهَا إِثْمٌ وَلاَ قَطِيعَةُ رَحِمٍ إِلاَّ أَعْطَاهُ اللَّهُ بِهَا إِحْدَى ثَلاَثٍ
“Tidaklah seorang muslim memanjatkan do’a pada Allah selama tidak mengandung dosa dan memutuskan silaturahmi (antar kerabat, pen) melainkan Allah akan BERI padanya tiga hal:
إِمَّا أَنْ تُعَجَّلَ لَهُ دَعْوَتُهُ
[1] Allah akan menyegerakan (pengabulan) do’anya,
وَإِمَّا أَنْ يَدَّخِرَهَا لَهُ فِى الآخِرَةِ
[2] Allah akan menyimpannya baginya di akhirat kelak, dan
وَإِمَّا أَنُْ يَصْرِفَ عَنْهُ مِنَ السُّوءِ مِثْلَهَا
[3] Allah akan menghindarkan darinya kejelekan yang semisal.”
قَالُوا إِذاً نُكْثِرُ
Para sahabat lantas mengatakan, “Kalau begitu, kami akan memperbanyak berdo’a.”
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas berkata,
اللَّهُ أَكْثَرُ
“Allah pun juga akan memperbanyak mengabulkan do’a-do’a kalian.”
(HR. Ahmad 3/18. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanadnya jayyid)
Para ulama berkata:
أنا لا أحمل همَّ الإجابة ولكن أحمل همَّ الدعاء
Aku tidaklah memikulkan (pada diriku) keinginan tentang pengabulan doa (yg aku panjatkan), akan tetapi aku memikulkan (pada diriku) keinginan untuk berdoa.
فإذا ألهمت الدعاء فإن معه الإجابة
Karena apabila seseorang diilhamkan untuk berdoa, maka sungguh bersamaan dengan itu akan ada ijabah (dariNya).
فإن الله سبحانه يقول: ادعوني أستجب لكم . وقال: وإذا سألك عبادي عنى فإني قريب أجيب دعوة الداع إذا دعان
Karena sesungguhnya Allaah Yang Maha Suci berfirman: “Berdoalah padaKu, maka pasti Aku akan perkenankan untukmu”, Dia juga berfirman: “Dan jika hambaKu bertanya tentangKu, maka sesungguhNya Aku Dekat, Aku ijabah doanya seseorang apabila dia berdoa”
Ustadz Ricky Zulkifli Bokings
Tuesday, 27 September 2016
Untuk Pasutri
PARA SUAMI MERAPAT.
PARA ISTRI BOLEH BERDEGUP JANTUNG.
SEMOGA BUAAAANYAK YG MELAKUKAN.
AAMIIN.
Dr.Boyke Dian Nugraha SpOG ( K )
Dari pada beli rokok 50.000,- mendingan
*MENTHIL*😁😂
1. Payudara wanita yg sering dihisap, keseimbangan sistem kardiovaskular kewanitaannya dpt terjaga ... Apabila lelaki menghisap Payudara wanita dalam waktu yg lama, maka degupan jantung wanita dpt meningkat hingga 110 detak/menit. Hal ini boleh menjadi latihan bagus bagi kesehatan jantung.
2. Hisap Payudara wanita juga dpt membuat berat badan wanita lebih stabil, bahkan berkurang. Hal ini disebabkan, Payudara wanita yg dihisap selama 3 menit dpt membakar lemak sekitar 12 kalori.
3. Ingin wajah lebih kencang? Kalau begitu jangan ragu utk lebih sering dihisap Payudaranya. Dgn dihisap Payudara, maka lebih dari 30 otot wajah wanita bergerak, sehingga berguna utk meningkatkan aliran darah di kulit wajah, dan menghaluskan kulit.
4. Selama ini hisap Payudara wanita dianggap sebagai hal yg kurang sopan/tabu. Tapi pada kenyataanya hisap Payudara wanita dpt membuat wanita lebih awet muda, merupakan obat alami yg merangsang sistem kekebalan tubuh, hasilnya adalah produksi antibodi yg mampu melindungi dari virus. Proses ini disebut cross-imunoterapi.
5. Pada saat Payudara wanita dihisap, biasanya nafas wanita jadi lebih cepat..Rata2 saat hisap Payudara, wanita akan menghirup dan membuang nafas 60 kali dlm satu menit. Padahal dlm keadaan normal hanya 20 kali tiap satu menit. Menghirup dan membuang nafas lebih sering akan mencegah berbagai gangguan diparu.
6. Payudara wanita yg dihisap lebih dari 5 menit akan membuat tubuh wanita lebih santai, dapat menghasilkan rantai kimiawi yg akan menghancurkan berbagai hormon penyebab stress.
Nah, tunggu apalagi?
*Ayo para lelaki pejantan tangguh, dari pada hisap rokok harganya 50.000,-
Hisap Payudara pasangan anda cuma ksh uang belanja aja😁😂. Semoga bermanfaat.....😘.
* copas dari tetangga *
PARA ISTRI BOLEH BERDEGUP JANTUNG.
SEMOGA BUAAAANYAK YG MELAKUKAN.
AAMIIN.
Dr.Boyke Dian Nugraha SpOG ( K )
Dari pada beli rokok 50.000,- mendingan
*MENTHIL*😁😂
1. Payudara wanita yg sering dihisap, keseimbangan sistem kardiovaskular kewanitaannya dpt terjaga ... Apabila lelaki menghisap Payudara wanita dalam waktu yg lama, maka degupan jantung wanita dpt meningkat hingga 110 detak/menit. Hal ini boleh menjadi latihan bagus bagi kesehatan jantung.
2. Hisap Payudara wanita juga dpt membuat berat badan wanita lebih stabil, bahkan berkurang. Hal ini disebabkan, Payudara wanita yg dihisap selama 3 menit dpt membakar lemak sekitar 12 kalori.
3. Ingin wajah lebih kencang? Kalau begitu jangan ragu utk lebih sering dihisap Payudaranya. Dgn dihisap Payudara, maka lebih dari 30 otot wajah wanita bergerak, sehingga berguna utk meningkatkan aliran darah di kulit wajah, dan menghaluskan kulit.
4. Selama ini hisap Payudara wanita dianggap sebagai hal yg kurang sopan/tabu. Tapi pada kenyataanya hisap Payudara wanita dpt membuat wanita lebih awet muda, merupakan obat alami yg merangsang sistem kekebalan tubuh, hasilnya adalah produksi antibodi yg mampu melindungi dari virus. Proses ini disebut cross-imunoterapi.
5. Pada saat Payudara wanita dihisap, biasanya nafas wanita jadi lebih cepat..Rata2 saat hisap Payudara, wanita akan menghirup dan membuang nafas 60 kali dlm satu menit. Padahal dlm keadaan normal hanya 20 kali tiap satu menit. Menghirup dan membuang nafas lebih sering akan mencegah berbagai gangguan diparu.
6. Payudara wanita yg dihisap lebih dari 5 menit akan membuat tubuh wanita lebih santai, dapat menghasilkan rantai kimiawi yg akan menghancurkan berbagai hormon penyebab stress.
Nah, tunggu apalagi?
*Ayo para lelaki pejantan tangguh, dari pada hisap rokok harganya 50.000,-
Hisap Payudara pasangan anda cuma ksh uang belanja aja😁😂. Semoga bermanfaat.....😘.
* copas dari tetangga *
Duduk bersandar yg di murkai
Duduk Bersandar yang Dimurkai
Sifat seorang muslim adalah selalu taat dan patuh terhadap perintah Allah dan Rasul-Nya. Ketika Allah melarang sesuatu, maka ia patuh. Begitu pula ketika Rasul-Nya melarang sesuatu dengan mensifati sebagai sesuatu yang dimurkai, maka seorang muslim pun mendengar dan menjauhi tindakan semacam itu. Di antara bentuk duduk yang terlarang yaitu duduk dengan meletakkan tangan kiri di belakang dan dijadikan sandaran atau tumpuan.
Berikut penjelasan mengenai hadits yang melarang hal tersebut dan keterangan beberapa ulama mengenai hal ini.
عَنْ أَبِيهِ الشَّرِيدِ بْنِ سُوَيْدٍ قَالَ مَرَّ بِى رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- وَأَنَا جَالِسٌ هَكَذَا وَقَدْ وَضَعْتُ يَدِىَ الْيُسْرَى خَلْفَ ظَهْرِى وَاتَّكَأْتُ عَلَى أَلْيَةِ يَدِى فَقَالَ « أَتَقْعُدُ قِعْدَةَ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ ».
Syirrid bin Suwaid radhiyallahu ‘anhu berkata, “Rasulullah pernah melintas di hadapanku sedang aku duduk seperti ini, yaitu bersandar pada tangan kiriku yang aku letakkan di belakang. Lalu baginda Nabi bersabda, “Adakah engkau duduk sebagaimana duduknya orang-orang yang dimurkai?” (HR. Abu Daud no. 4848. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)
Yang dimaksud dengan al maghdhub ‘alaihim adalah orang Yahudi sebagaimana kata Ath Thibiy. Penulis ‘Aunul Ma’bud berkata bahwa yang dimaksud dimurkai di sini lebih umum, baik orang kafir, orang fajir (gemar maksiat) , orang sombong, orang yang ujub dari cara duduk, jalan mereka dan semacamnya. (‘Aunul Ma’bud, 13: 135)
Dalam Iqthido’ Shirotil Mustaqim, Ibnu Taimiyah berkata, “Hadits ini berisi larangan duduk seperti yang disebutkan karena duduk seperti ini dilaknat, termasuk duduk orang yang mendapatkan adzab. Hadits ini juga bermakna agar kita menjauhi jalan orang-orang semacam itu.”
Kata Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz, duduk seperti ini terlarang di dalam dan di luar shalat. Bentuknya adalah duduk dengan bersandar pada tangan kiri yang dekat dengan bokong. Demikian cara duduknya dan tekstual hadits dapat dipahami bahwa duduk seperti itu adalah duduk yang terlarang. (Majmu’ Fatawa Ibnu Baz, 25: 161)
Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin menjelaskan dalam Syarh Riyadhus Sholihin, “Duduk dengan bersandar pada tangan kiri disifatkan dengan duduk orang yang dimurkai Allah. Adapun meletakkan kedua tangan di belakang badan lalu bersandar pada keduanya, maka tidaklah masalah. Juga ketika tangan kanan yang jadi sandaran, maka tidak mengapa. Yang dikatakan duduk dimurkai sebagaimana disifati nabi adalah duduk dengan menjadikan tangan kiri di belakang badan dan tangan kiri tadi diletakkan di lantai dan jadi sandaran. Inilah duduk yang dimurkai sebagaimana yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sifatkan.”
Sebagian ulama menyatakan bahwa duduk semacam ini dikatakan makruh (tidak haram). Namun hal ini kurang tepat. Syaikh ‘Abdul Al ‘Abbad berkata, “Makruh dapat dimaknakan juga haram. Dan kadang makruh juga berarti makruh tanzih (tidak sampai haram). Akan tetapi dalam hadits disifati duduk semacam ini adalah duduk orang yang dimurkai, maka ini sudah jelas menunjukkan haramnya.” (Syarh Sunan Abi Daud, 28: 49)
Jika ada yang bertanya, logikanya mana, kok sampai duduk seperti ini dilarang? Maka jawabnya, sudah dijelaskan bahwa duduk semacam ini adalah duduk orang yang dimurkai Allah (maghdhub ‘alaihim). Jika sudah disebutkan demikian, maka sikap kita adalah sami’na wa atho’na, kami dengar dan taat. Tidak perlu cari hikmahnya dulu atau berkata ‘why?‘ ‘why?‘, baru diamalkan. Seorang muslim pun tidak boleh sampai berkata, ah seperti itu saja kok masalah.
Ingatlah, Allah Ta’ala berfirman,
فَلْيَحْذَرِ الَّذِينَ يُخَالِفُونَ عَنْ أَمْرِهِ أَنْ تُصِيبَهُمْ فِتْنَةٌ أَوْ يُصِيبَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
“Maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah-Nya takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa azab yang pedih” (QS. An Nur: 63).
Dan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bukan atas dasar hawa nafsunya yang ia utarakan. Allah Ta’ala berfirman,
وَمَا يَنْطِقُ عَنِ الْهَوَى (3) إِنْ هُوَ إِلَّا وَحْيٌ يُوحَى (4)
“Dan tiadalah yang diucapkannya itu menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya)” (QS. An Najm: 3-4)
Ibnu Katsir berkata, “Khawatirlah dan takutlah bagi siapa saja yang menyelisihi syari’at Rasul secara lahir dan batin karena niscaya ia akan tertimpa fitnah berupa kekufuran, kemunafikan atau perbuatan bid’ah.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 10: 281)
Wallahu waliyyut taufiq.
Sifat seorang muslim adalah selalu taat dan patuh terhadap perintah Allah dan Rasul-Nya. Ketika Allah melarang sesuatu, maka ia patuh. Begitu pula ketika Rasul-Nya melarang sesuatu dengan mensifati sebagai sesuatu yang dimurkai, maka seorang muslim pun mendengar dan menjauhi tindakan semacam itu. Di antara bentuk duduk yang terlarang yaitu duduk dengan meletakkan tangan kiri di belakang dan dijadikan sandaran atau tumpuan.
Berikut penjelasan mengenai hadits yang melarang hal tersebut dan keterangan beberapa ulama mengenai hal ini.
عَنْ أَبِيهِ الشَّرِيدِ بْنِ سُوَيْدٍ قَالَ مَرَّ بِى رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- وَأَنَا جَالِسٌ هَكَذَا وَقَدْ وَضَعْتُ يَدِىَ الْيُسْرَى خَلْفَ ظَهْرِى وَاتَّكَأْتُ عَلَى أَلْيَةِ يَدِى فَقَالَ « أَتَقْعُدُ قِعْدَةَ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ ».
Syirrid bin Suwaid radhiyallahu ‘anhu berkata, “Rasulullah pernah melintas di hadapanku sedang aku duduk seperti ini, yaitu bersandar pada tangan kiriku yang aku letakkan di belakang. Lalu baginda Nabi bersabda, “Adakah engkau duduk sebagaimana duduknya orang-orang yang dimurkai?” (HR. Abu Daud no. 4848. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)
Yang dimaksud dengan al maghdhub ‘alaihim adalah orang Yahudi sebagaimana kata Ath Thibiy. Penulis ‘Aunul Ma’bud berkata bahwa yang dimaksud dimurkai di sini lebih umum, baik orang kafir, orang fajir (gemar maksiat) , orang sombong, orang yang ujub dari cara duduk, jalan mereka dan semacamnya. (‘Aunul Ma’bud, 13: 135)
Dalam Iqthido’ Shirotil Mustaqim, Ibnu Taimiyah berkata, “Hadits ini berisi larangan duduk seperti yang disebutkan karena duduk seperti ini dilaknat, termasuk duduk orang yang mendapatkan adzab. Hadits ini juga bermakna agar kita menjauhi jalan orang-orang semacam itu.”
Kata Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz, duduk seperti ini terlarang di dalam dan di luar shalat. Bentuknya adalah duduk dengan bersandar pada tangan kiri yang dekat dengan bokong. Demikian cara duduknya dan tekstual hadits dapat dipahami bahwa duduk seperti itu adalah duduk yang terlarang. (Majmu’ Fatawa Ibnu Baz, 25: 161)
Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin menjelaskan dalam Syarh Riyadhus Sholihin, “Duduk dengan bersandar pada tangan kiri disifatkan dengan duduk orang yang dimurkai Allah. Adapun meletakkan kedua tangan di belakang badan lalu bersandar pada keduanya, maka tidaklah masalah. Juga ketika tangan kanan yang jadi sandaran, maka tidak mengapa. Yang dikatakan duduk dimurkai sebagaimana disifati nabi adalah duduk dengan menjadikan tangan kiri di belakang badan dan tangan kiri tadi diletakkan di lantai dan jadi sandaran. Inilah duduk yang dimurkai sebagaimana yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sifatkan.”
Sebagian ulama menyatakan bahwa duduk semacam ini dikatakan makruh (tidak haram). Namun hal ini kurang tepat. Syaikh ‘Abdul Al ‘Abbad berkata, “Makruh dapat dimaknakan juga haram. Dan kadang makruh juga berarti makruh tanzih (tidak sampai haram). Akan tetapi dalam hadits disifati duduk semacam ini adalah duduk orang yang dimurkai, maka ini sudah jelas menunjukkan haramnya.” (Syarh Sunan Abi Daud, 28: 49)
Jika ada yang bertanya, logikanya mana, kok sampai duduk seperti ini dilarang? Maka jawabnya, sudah dijelaskan bahwa duduk semacam ini adalah duduk orang yang dimurkai Allah (maghdhub ‘alaihim). Jika sudah disebutkan demikian, maka sikap kita adalah sami’na wa atho’na, kami dengar dan taat. Tidak perlu cari hikmahnya dulu atau berkata ‘why?‘ ‘why?‘, baru diamalkan. Seorang muslim pun tidak boleh sampai berkata, ah seperti itu saja kok masalah.
Ingatlah, Allah Ta’ala berfirman,
فَلْيَحْذَرِ الَّذِينَ يُخَالِفُونَ عَنْ أَمْرِهِ أَنْ تُصِيبَهُمْ فِتْنَةٌ أَوْ يُصِيبَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
“Maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah-Nya takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa azab yang pedih” (QS. An Nur: 63).
Dan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bukan atas dasar hawa nafsunya yang ia utarakan. Allah Ta’ala berfirman,
وَمَا يَنْطِقُ عَنِ الْهَوَى (3) إِنْ هُوَ إِلَّا وَحْيٌ يُوحَى (4)
“Dan tiadalah yang diucapkannya itu menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya)” (QS. An Najm: 3-4)
Ibnu Katsir berkata, “Khawatirlah dan takutlah bagi siapa saja yang menyelisihi syari’at Rasul secara lahir dan batin karena niscaya ia akan tertimpa fitnah berupa kekufuran, kemunafikan atau perbuatan bid’ah.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 10: 281)
Wallahu waliyyut taufiq.
10 perkara yg tak bermanfaat
Ibnu Qoyyim Al Jauzy mengatakan bahwa ada sepuluh hal yang tidak bermanfaat.
(1) Ilmu yang tidak disertai Amal.
(2) Sudah beramal akan tetapi tidak ikhlas dalam mengamalkannya dan tidak mengikuti tuntunan Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam.
(3) Berharta namun enggan menginfakkannya. Padahal harta itu bukan milik mereka. Harta tersebut tidak digunakan untuk hal yang bermanfaat di dunia dan juga tidak diutamakan untuk kepentingan akhirat. Dan sungguh ini sia sia.
(4) Kekosongan hati dari cinta dan rindu pada Allah Subhanahu wata'ala
(5) Lalainya Jasad dari taat dan mengabdi pada Allah Subhanahu wata'ala .
(6) Orang yang mencinta, tapi cintanya tidak ada didalamnya ridha dari yang dicintai dan cinta yang tidak mau patuh pada perintah-Nya.
(7) Furshah dan waktu yang tidak diisi dengan kebaikan dan taqarrub diri pada Allah.
(8) Pikiran yang melayang tidak ada arah dan dipenuhi oleh hal hal yang tidak bermanfaat.
(9) Pekerjaan yang melalaikan diri untuk beribadah kepada Allah dan juga tidak memperbaiki urusan dunia.
(10) Takut dan rasa harap pada makhluk yang dia sendiri berada pada genggaman Allah. Makhluk tersebut tidak dapat mengangkat bahaya dan tidak mampu pula mendatangkan manfaat pada dirinya, tidak dapat menghidupkan dan mematikan serta juga tidak dapat menghidupkan yang sudah mati..
Di antara sepuluh hal tersebut yang paling berbahaya dan merupakan pokok dan awal semua kelalaian adalah 2 (dua) hal yaitu: *HATI yg SELALU LALAI dan WAKTU yg TERSIA-SIAKAN*.
Hati yang lalai akan membuat seseorang mengutamakan dunia daripada akhirat, sehingga dia cenderung mengikuti hawa nafsu. Sedangkan menyia-nyiakan waktu akan membuat seseorang selalu berangan angan dan terlena didalamnya. Padahal segala macam kerusakan terkumpul karena mengikuti hawa nafsu dan terlena dengan angan-angan. Sedangkan segala macam kebaikan ada karena mengikuti hidayah (petunjuk) dan selalu menyiapkan diri untuk berjumpa dengan Rabb semesta alam.
Semoga kita selalu mendapatkan ilmu yang bermanfaat. Segala puji bagi Allah, yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna.
Hikmah ilmu dari Al Fawa’id, Ibnu Qoyyim Al Jauzy, Darul ‘Aqidah
Tips keluarga : 20 Tips Parenting Anak di Pagi Hari
20 Tips Parenting Anak di Pagi Hari
1. Perbaikan kualitas generasi selayaknya dimulai dengan kebiasaan bangun di pagi hari. Sebab generasi unggul bermula dari pagi yang masygul (sibuk)
2. Kebiasaan bangun pagi hendaklah dimulai dari usia dini. Peran Ayah amat dinanti. Ayah yang peduli tak abai dalam urusan bangun pagi buah hati
3. Jika anak terbiasa bangun siang. Maka keberkahan hidup melayang. Aktivitas ruhani menjadi jarang. Perilaku menjadi jalang
4. Mulailah dengan malam yang berkualitas. Anak tidak terjaga di ambang batas. Harus buat peraturan tegas. Kapan terjaga dan kapan pulas.
5. Sehabis isya jangan ada aktivitas fisik berlebihan. Upayakan aktivitas yang menenangkan. Membaca atau bercerita yang berkesan.
6. Biasakan berbagi perasaan. Mulai dengan cerita aktivitas harian. Evaluasi jika ada yang tidak berkenan. Sekaligus sarana pengajaran.
7. Buat kesepakatan bangun jam berapa. Lantas anak mau dibangunkan bagaimana. Jadikan ini sebagai modal membangunkan di pagi harinya.
8. Tutuplah aktivitas malam dengan dengarkan tilawah. Agar anak tidur membawa kalimat Allah Pemberi Rahmah. Terekam dalam memorinya sepanjang hayah.
9. Pagi pun datang. Jalankan kesepakatan yang dibuat sebelum tidur menjelang. Bangunkan anak penuh kasih sayang. Bangunkan dengan cara yang ia bilang.
10. Jika anak menolak tuk beranjak, ingatkan akan kesepakatan semalam. Anak siap terima konsekuensi tanpa diancam. Batasi kesenangan yang ia idam.
11. Bangunkan anak dengan kalimat Ilahi. Agar paginya diberkahi. Jika perlu adzan di telinga kanan dan kiri. Bisikan dengan lembut tembus ke hati.
12. Jika ia segera bangun, jangan lupa apresiasi. Hadiahi dengan doa dan kecupan di pipi. Tak lupa bertanya tentang mimpi. Anak butuh transisi.
13. Jika anak telah terjaga, siapkan aktivitas olah jiwa dan raga. Agar fisik anak bergerak tak kembali ke kasur yang menggoda. Mudah-mudahan jadi pola.
14. Jalankan pola ini minimal 2 pekan. Agar lama-lama jadi kebiasaan. InsyaAllah anak bangun pagi dengan kesadaran. Sebab tubuhnya telah menyesuaikan.
15. Jika ayah tak sempat membangunkan, karena harus segera ke kantor kejar setoran, mintalah ibu berganti peran. Agar anak tak merasa diabaikan.
16. Jangan sampai anak tumbuh remaja, punya kebiasaan yang tidak mulia. Bangun pagi selalu tertunda. Sholat shubuh di waktu dhuha. Banyak melamun tak ada guna.
17. Jika terlanjur anak bangun kesiangan. Buatlah rencana bersama pasangan. Konsisten dan tidak saling menyalahkan. Fokus kepada upaya perbaikan.
18. Sebelum terlambat, segera bertindak cepat. Agar masa depan anak selamat. Fokuslah kepada perbaikan pola tidur yang sehat.
19. Jika anak terbiasa bangun pagi sedari dini, itu ciri anak berprestasi. Tak mudah dipengaruhi berbagai pergaulan yang tidak islami.
20. So, tunggu apalagi. Jangan cuma bisa marah dan mencaci. Segera bertindak untuk buah hati. Fokuslah kepada bangun pagi. Selamat beraksi.
(Ditulis dan dibagikan oleh: Bendri Jaisyurrahman)
1. Perbaikan kualitas generasi selayaknya dimulai dengan kebiasaan bangun di pagi hari. Sebab generasi unggul bermula dari pagi yang masygul (sibuk)
2. Kebiasaan bangun pagi hendaklah dimulai dari usia dini. Peran Ayah amat dinanti. Ayah yang peduli tak abai dalam urusan bangun pagi buah hati
3. Jika anak terbiasa bangun siang. Maka keberkahan hidup melayang. Aktivitas ruhani menjadi jarang. Perilaku menjadi jalang
4. Mulailah dengan malam yang berkualitas. Anak tidak terjaga di ambang batas. Harus buat peraturan tegas. Kapan terjaga dan kapan pulas.
5. Sehabis isya jangan ada aktivitas fisik berlebihan. Upayakan aktivitas yang menenangkan. Membaca atau bercerita yang berkesan.
6. Biasakan berbagi perasaan. Mulai dengan cerita aktivitas harian. Evaluasi jika ada yang tidak berkenan. Sekaligus sarana pengajaran.
7. Buat kesepakatan bangun jam berapa. Lantas anak mau dibangunkan bagaimana. Jadikan ini sebagai modal membangunkan di pagi harinya.
8. Tutuplah aktivitas malam dengan dengarkan tilawah. Agar anak tidur membawa kalimat Allah Pemberi Rahmah. Terekam dalam memorinya sepanjang hayah.
9. Pagi pun datang. Jalankan kesepakatan yang dibuat sebelum tidur menjelang. Bangunkan anak penuh kasih sayang. Bangunkan dengan cara yang ia bilang.
10. Jika anak menolak tuk beranjak, ingatkan akan kesepakatan semalam. Anak siap terima konsekuensi tanpa diancam. Batasi kesenangan yang ia idam.
11. Bangunkan anak dengan kalimat Ilahi. Agar paginya diberkahi. Jika perlu adzan di telinga kanan dan kiri. Bisikan dengan lembut tembus ke hati.
12. Jika ia segera bangun, jangan lupa apresiasi. Hadiahi dengan doa dan kecupan di pipi. Tak lupa bertanya tentang mimpi. Anak butuh transisi.
13. Jika anak telah terjaga, siapkan aktivitas olah jiwa dan raga. Agar fisik anak bergerak tak kembali ke kasur yang menggoda. Mudah-mudahan jadi pola.
14. Jalankan pola ini minimal 2 pekan. Agar lama-lama jadi kebiasaan. InsyaAllah anak bangun pagi dengan kesadaran. Sebab tubuhnya telah menyesuaikan.
15. Jika ayah tak sempat membangunkan, karena harus segera ke kantor kejar setoran, mintalah ibu berganti peran. Agar anak tak merasa diabaikan.
16. Jangan sampai anak tumbuh remaja, punya kebiasaan yang tidak mulia. Bangun pagi selalu tertunda. Sholat shubuh di waktu dhuha. Banyak melamun tak ada guna.
17. Jika terlanjur anak bangun kesiangan. Buatlah rencana bersama pasangan. Konsisten dan tidak saling menyalahkan. Fokus kepada upaya perbaikan.
18. Sebelum terlambat, segera bertindak cepat. Agar masa depan anak selamat. Fokuslah kepada perbaikan pola tidur yang sehat.
19. Jika anak terbiasa bangun pagi sedari dini, itu ciri anak berprestasi. Tak mudah dipengaruhi berbagai pergaulan yang tidak islami.
20. So, tunggu apalagi. Jangan cuma bisa marah dan mencaci. Segera bertindak untuk buah hati. Fokuslah kepada bangun pagi. Selamat beraksi.
(Ditulis dan dibagikan oleh: Bendri Jaisyurrahman)
ISLAM ITU INDAH
"Ya Allah, jadikanlah kami cinta kepada keimanan dan jadikanlah iman itu indah dalam hati kami serta jadikanlah kami benci kepada kekafiran, kefasikan dan kemaksiatan dan jadikanlah kami termasuk orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus."
وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله
وصحبه أجمعين، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين
Aamiin ya Rabbal 'alamiin..
#repost [27/09/2011]
Repost
Sarah Ramadhani
September 21 at 5:10pm · Bekasi, Indonesia ·
Cerita rumah tangga..
Setahun lalu, Suatu kali tetangga saya tanya "mbak sarah tiap weekend keluar terus ya..enak, jalan-jalan ya ?"
Saya balas senyuman "iya, silaturrahim ke nenek nya anak-anak tante."
"Masa tiap minggu mbak ?"
"Ohh, weekend pertama ke org tua Ayahnya, weekend kedua ke orang tua saya, kadang weekend ketiga ngaji atau istirahat di rumah aja tan.." Tetangga manggut-manggut.
"Jauh kan naik motor bawa anak 2 ?"
"Iya, udah biasa kali ya tan :)"
Ada raut sedih di wajahnya, saya belum faham kenapa. Belakangan baru saya tau..
Suatu kali saya main ke rumah Eyang (biasa faiq memanggil) tsb. Persis di sebelah rumah saya. Sembari menemani faiq main, Eyang cerita (di rumah Eyang banyak sekali mainan bekas anak-anaknya yang sekarang sudah sepantar suami saya 27tahun, disimpan rapih, awet)..
"Tante punya cucu tapi kaya ndak berasa punya cucu. Anak tante yang udah nikah kalo main ke sini sebentar, jarang sekali nginep. Dari awal nikah sampe sekarang punya anak baru satu kali nginep. Jadi enak ya kalo dikunjungi terus sama anak cucu. Padahal anak-anak tante ga terlalu jauh rumahnya, ada mobil juga." Aku menghela nafas.
Buatku, Silaturrahim bukan sekedar silaturrahim.
Ketika kita memutuskan untuk tinggal berjarak dari orang tua, ada hak mereka yang tetap harus dipenuhi. Hari Kunjungan adalah hari yang sangat menyenangkan bagi kami (setidaknya bertemu keluarga walau kadang keuangan tak bertindak seperti keluarga 😂).
Setahun lalu, saya suami dan anak-anak masih bermotor ria Jakarta-Bekasi. Kehujanan Kepanasan, "jabanin" aja kalo kata orang betawi mah. Naik motor itu enak ga enak. Kita bisa lihat banyak ruang (tempat jajan walau ga mampir juga-red), potret hidup yang akhirnya membuat kita belajar, dan hal lain yang unik.
Kalo ditanya pegel ga rah jakarta-bekasi ? 😁 Ya ndak pegel kalo naik jet pribadi. Lah wong naik Si blade roda dua, Puegel laah. Anak-anak pasti tidur di motor, dan tangan saya yang gemuk-gemuk montok ini selalu jadi bantal terbaik bagi mereka. Tangan kanan kepala Faiq, tangan kiri kepala fatim. Ayahnya ga kalah jago, kebayang kan 1 motor berempat, bisa dudukin jok aja udah alhamdulillah. Seringnya ya setengah duduk, sembari nduduki tas baju anak-anak yang ditaro di depan. Pemandangannya kurang lebih sama dengan para pemudik, bedanya siklus mudik kami sebulan 2x. Ahh saya selalu haru kalo inget masa-masa ini 😂.
Kemudian tahun lalu alhamdulillah Allah melebihkan rizki kami, ada sedikit uang. Kami bimbang saat itu, untuk DP rumah atau mobil ? Tahun lalu property syariah belum semenjamur tahun ini. Uang 30 juta belum bisa untuk DP rumah dengan CICILAN non riba. Akhirnya kami putuskan Kredit mobil dengan akad syari'ah. Bukan mobil baru dengan kilatan menyilaukan, bukan. Hanya mobil lama berusia 8tahun. Tapi kami fikir dengan mobil ini mudah-mudahan bisa lebih bermanfaat. Bisa digunakan oleh keluarga orang tua, bisa mengantar kami kajian lebih jauh dan manfaat lain yang bisa memberkahi mobil ini.
Alhamdulillah..1tahun sudah kami main mobil-mobilan. Ada rasa rindu kalo lihat ada keluarga yang sedang naik motor apalagi bawa balita.
Kalo lagi hujan, bahkan kami sepakat teringat guyonan kami dulu, "Yah itu ada keluarga yang bawa anak kecil, mau ngga ya disuruh numpang mobil kita, kita anter sampe tujuannya ? Kasian.."
"Mungkin bisa aja bun, tapi takut mereka fikir kita mau nyulik kali. Aneh kan ada mobil tiba-tiba nawarin tumpangan".
Karna dulu, kami sering kehujanan, melihat mobil-mobil bagus yang kadang di isi 1-2 orang tuh saya suka becanda sama suami "ada ga ya yah mobil yang berhenti gitu terus nawarin, pak bu, mau kemana ? Anaknya kehujanan, mau saya anterin?" Dan kita tertawa bersama.. :)
Buat kamu, iya kamu temanku..yang baru menikah atau bahkan sudah lama menikah..baru menikah kemudian sibuk dengan keluarga barunya, atau lama menikah sibuk dengan kerepotan keluarganya..ingat saja, bahwa di sana, di "sebuah" ruang bernama rumah, ada do'a ibu yang mengucap rindu pada anaknya. Tapi tidak semua pandai mengungkapkan rasa..
Masih ada orangtua, menikah tidak memutus peranmu sebagai anak, kakak ataupun adik. Berkunjunglah meski berkendara dengan angkot. Berkunjunglah meski jauh dan berdesakan di kereta. Berkunjunglah..karna kita tidak tau kebaikan hidup dari Allah turun tersebab apa. Bisa jadi karna peluh yang kita keluarkan untuk berkunjung ke rumah orang tua..
Sebulan sekalipun kadang orang tua masih mengucap "kangen cucu" yang bisa diartikan rindu pula pada anaknya, apalagi yang ndak pernah berkunjung, Subhanallah..Semoga Allah mudahkan untuk berkunjung, aamiin..
(via Buya Sunny Harun)
#terharu :'(
September 21 at 5:10pm · Bekasi, Indonesia ·
Cerita rumah tangga..
Setahun lalu, Suatu kali tetangga saya tanya "mbak sarah tiap weekend keluar terus ya..enak, jalan-jalan ya ?"
Saya balas senyuman "iya, silaturrahim ke nenek nya anak-anak tante."
"Masa tiap minggu mbak ?"
"Ohh, weekend pertama ke org tua Ayahnya, weekend kedua ke orang tua saya, kadang weekend ketiga ngaji atau istirahat di rumah aja tan.." Tetangga manggut-manggut.
"Jauh kan naik motor bawa anak 2 ?"
"Iya, udah biasa kali ya tan :)"
Ada raut sedih di wajahnya, saya belum faham kenapa. Belakangan baru saya tau..
Suatu kali saya main ke rumah Eyang (biasa faiq memanggil) tsb. Persis di sebelah rumah saya. Sembari menemani faiq main, Eyang cerita (di rumah Eyang banyak sekali mainan bekas anak-anaknya yang sekarang sudah sepantar suami saya 27tahun, disimpan rapih, awet)..
"Tante punya cucu tapi kaya ndak berasa punya cucu. Anak tante yang udah nikah kalo main ke sini sebentar, jarang sekali nginep. Dari awal nikah sampe sekarang punya anak baru satu kali nginep. Jadi enak ya kalo dikunjungi terus sama anak cucu. Padahal anak-anak tante ga terlalu jauh rumahnya, ada mobil juga." Aku menghela nafas.
Buatku, Silaturrahim bukan sekedar silaturrahim.
Ketika kita memutuskan untuk tinggal berjarak dari orang tua, ada hak mereka yang tetap harus dipenuhi. Hari Kunjungan adalah hari yang sangat menyenangkan bagi kami (setidaknya bertemu keluarga walau kadang keuangan tak bertindak seperti keluarga 😂).
Setahun lalu, saya suami dan anak-anak masih bermotor ria Jakarta-Bekasi. Kehujanan Kepanasan, "jabanin" aja kalo kata orang betawi mah. Naik motor itu enak ga enak. Kita bisa lihat banyak ruang (tempat jajan walau ga mampir juga-red), potret hidup yang akhirnya membuat kita belajar, dan hal lain yang unik.
Kalo ditanya pegel ga rah jakarta-bekasi ? 😁 Ya ndak pegel kalo naik jet pribadi. Lah wong naik Si blade roda dua, Puegel laah. Anak-anak pasti tidur di motor, dan tangan saya yang gemuk-gemuk montok ini selalu jadi bantal terbaik bagi mereka. Tangan kanan kepala Faiq, tangan kiri kepala fatim. Ayahnya ga kalah jago, kebayang kan 1 motor berempat, bisa dudukin jok aja udah alhamdulillah. Seringnya ya setengah duduk, sembari nduduki tas baju anak-anak yang ditaro di depan. Pemandangannya kurang lebih sama dengan para pemudik, bedanya siklus mudik kami sebulan 2x. Ahh saya selalu haru kalo inget masa-masa ini 😂.
Kemudian tahun lalu alhamdulillah Allah melebihkan rizki kami, ada sedikit uang. Kami bimbang saat itu, untuk DP rumah atau mobil ? Tahun lalu property syariah belum semenjamur tahun ini. Uang 30 juta belum bisa untuk DP rumah dengan CICILAN non riba. Akhirnya kami putuskan Kredit mobil dengan akad syari'ah. Bukan mobil baru dengan kilatan menyilaukan, bukan. Hanya mobil lama berusia 8tahun. Tapi kami fikir dengan mobil ini mudah-mudahan bisa lebih bermanfaat. Bisa digunakan oleh keluarga orang tua, bisa mengantar kami kajian lebih jauh dan manfaat lain yang bisa memberkahi mobil ini.
Alhamdulillah..1tahun sudah kami main mobil-mobilan. Ada rasa rindu kalo lihat ada keluarga yang sedang naik motor apalagi bawa balita.
Kalo lagi hujan, bahkan kami sepakat teringat guyonan kami dulu, "Yah itu ada keluarga yang bawa anak kecil, mau ngga ya disuruh numpang mobil kita, kita anter sampe tujuannya ? Kasian.."
"Mungkin bisa aja bun, tapi takut mereka fikir kita mau nyulik kali. Aneh kan ada mobil tiba-tiba nawarin tumpangan".
Karna dulu, kami sering kehujanan, melihat mobil-mobil bagus yang kadang di isi 1-2 orang tuh saya suka becanda sama suami "ada ga ya yah mobil yang berhenti gitu terus nawarin, pak bu, mau kemana ? Anaknya kehujanan, mau saya anterin?" Dan kita tertawa bersama.. :)
Buat kamu, iya kamu temanku..yang baru menikah atau bahkan sudah lama menikah..baru menikah kemudian sibuk dengan keluarga barunya, atau lama menikah sibuk dengan kerepotan keluarganya..ingat saja, bahwa di sana, di "sebuah" ruang bernama rumah, ada do'a ibu yang mengucap rindu pada anaknya. Tapi tidak semua pandai mengungkapkan rasa..
Masih ada orangtua, menikah tidak memutus peranmu sebagai anak, kakak ataupun adik. Berkunjunglah meski berkendara dengan angkot. Berkunjunglah meski jauh dan berdesakan di kereta. Berkunjunglah..karna kita tidak tau kebaikan hidup dari Allah turun tersebab apa. Bisa jadi karna peluh yang kita keluarkan untuk berkunjung ke rumah orang tua..
Sebulan sekalipun kadang orang tua masih mengucap "kangen cucu" yang bisa diartikan rindu pula pada anaknya, apalagi yang ndak pernah berkunjung, Subhanallah..Semoga Allah mudahkan untuk berkunjung, aamiin..
(via Buya Sunny Harun)
#terharu :'(
UANG BUKAN SEGALANYA.. tapi SEGALANYA butuh UANG..
UANG BUKAN SEGALANYA.. tapi SEGALANYA butuh UANG..
---> kurang Tepat menurut saya
.
.
Karena masih banyak hal yang tidak bisa dibeli dengan uang seperti:
.
.
1. Akidah
Syahadat saya tidak bisa dibayar dengan uang, begitu juga syahadat anak dan istri saya, saya yakin anda juga demikian..
.
.
2. Kejujuran
Sikap jujur yang murni tidak bisa dibayar dengan uang berapapun. Karena orang yang berani jujur, berani menolak uang.. Hanya sikap pengecut yang membuat seseorang berbohong, karena iming2 uang.. atau merekayasa kasus misalnya.
.
.
3. Cinta
Betapa miris saya ketika melihat tayangan kakek nenek yang hidup serba kekurangan, tetapi masih bisa berpelukan.. FAKTA itu ada.
.
.
4. Persamaan visi
Ada uang atau tidak ada uang, beberapa orang dengan satu visi akan tetap memperjuangkan cita-cita bersamanya.
.
.
--> kesimpulan saya: "Uang memang perlu, tetapi tidak perlu mencintainya.."
.
.
#salamlunas
Edisi rumah tinggal : MENDING kpr darapada KONTRAK?
MENDING kpr darapada KONTRAK?
^(y) --> tunggu dulu, karena belum dihitung.. dan kurang informasi tentang investasi.
.
.
bahkan seringkali kita berdalih, biarpun belum lunas.. jelek-jelek rumah sendiri..
.
.
saya rasa itu kalimat untuk ngayem-ngayem, dan mewajarkan riba (mungkin kita belum tahu tentang hal ini).
.
.
ada baiknya saya membantu anda menghitung, selain dari nilai riba yang terkandung dalam KPR, saya melakukan perhitungan berdasarkan sebuah komentar di wall saya yang mengatakan..
"lebih baik kpr .. kan ada subsidi, daripada uang habis untuk kontrak. KPR subsidi DP cuman 8juta, angsuran ringa.. kalau kontrak bisa 10juta habis setahun."
.
.
saya membenarkan kalimat tersebut, tetapi kalimat diatas menunjukan kalau kita tidak CERMAT dalam membandingkan.
.
.
kalau kontrak rumah yang lebih bagus daripada rumah subsidi jelas saja.. perhitungan jadi tidak berimbang,
.
.
coba kita hitung rumah dengan KPR subsidi seharga 120juta. Tipe 36 luas tanah 72.
.
.
menurut saya rumah tersebut tanahnya dibeli dengan harga 500rb/m2 (lokasi rumah subsidi tidak mungkin di RING2)
===
pelajari apa ring2 di ebook rumah lunas
===
.
.
naa..
sedangkan rumah di RING2 (kalau kontrak di lokasi tersebut) yang dimaksud si komentator, 10juta / tahun, itu rumah dengan tipe 45 berlokasi dekat dengan perkotaan, atau memang kawasan perumahan.
.
.
dengan harga rumah diatas 250juta
jadi jangan dibandingkan dengan rumah subsidi seharga 120juta.
.
.
kalau membandingkan yaa.. kontrak rumah subsidi (setahun tidak sampai 3 juta) ada yang hanya 2jutaan..
.
.
kalau tidak percaya, coba saja anda beli rumah subsidi trus anda kontrakan.. dan baca, berapa kemampuan yang dimiliki calon penyewa rumah tersebut.
.
.
saya rasa jarang ada orang yang mampu sewa dengan nominal 10juta mau menyewa di lokasi rumah subsidi.
.
.
===
ok lah.. sekarang saya hitung kalau dengan metode rumah lunas (memotong anggaran) rumah seharga rumah subsidi
===
.
.
beli tanah (400rb / m2) x 72
harganya 28jutaan
.
.
bangunan (yang setara dengan rumah subsidi)
1,2 / m2 x 36m = 43juta
.
.
berarti kalau bangun sendiri anda hanya memerlukan uang 28juta + 43 juta.= 71juta
.
.
bandingkan dengan harga yang ditawarkan 120juta belum termasuk BUNGA (riba) yang kita bayarkan ke bank.
.
.
hampir 2x lipat dari harga rumahnya.. sekitar 200an juta total.
.
.
untuk membayar rumah dengan harga sesungguhnya 72 juta.
.
.
naa.. permasalahanya kemampuan bayar masyarakat tidak bisa 72juta sekali bayar..
.
.
--> <3 kabar baiknya saya jelaskan bagaimana membangun rumah bertahap, termasuk strategi membeli rumahnya, yang jauh lebih ringan daripada membayar DP kemudian mengangsur
.
semoga bermanfaat
#salamlunas
Monday, 26 September 2016
Kopi pagi
... hak
ekat keindahan ajaran Islam yang diturunkan untuk kemaslahatan hidup manusia, sedangkan semua ajakan yang menyimpang dari ajaran Islam pada akhirnya akan menjerumuskan ke dalam lembah kesengsaraan dan penderitaan berkepanjangan di dunia dan akhirat..
"Ya Allah, jadikanlah kami cinta kepada keimanan dan jadikanlah iman itu indah dalam hati kami serta jadikanlah kami benci kepada kekafiran, kefasikan dan kemaksiatan dan jadikanlah kami termasuk orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus."
وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله
وصحبه أجمعين، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين
Aamiin ya Rabbal 'alamiin..
#repost [27/09/2011]
GADGET
Bismillah..
GADGET
Renungan Gadget...
Zaman semakin canggih..
peralatan semakin modern..
Kita bisa melanglang buana melalui media bernama smartphone..
bisa ngobrol..bisa buka berbagai situs..
bisa nonton video..
dan lainnya..
Semakin mengasyikkan..
dan juga menyibukkan..
Semua itu..
dapat menjadi pintu IMAN..
namun juga menjadi pintu SYETAN..
Sementara..
hati kita tak selalu kuat..
keimanan sering pasang surut..
di saat syahwat meledak..
keimanan berada di ujung tanduk..
Terlebih bila kebodohan menjadi panglima..
amat mudah terjerembab dalam syubhat..
berbagai petaka silih berganti menerpa..
Petaka syahwat.. membuka tontonan aurat..
petaka syubhat.. meluluh lantakan aqidah..
Ya Allah jangan Engkau jadikan musibah itu menimpa agama kami..
Semoga manfa'at.
Sumber Ust. Abu Yahya Badrusalam Lc
GADGET
Renungan Gadget...
Zaman semakin canggih..
peralatan semakin modern..
Kita bisa melanglang buana melalui media bernama smartphone..
bisa ngobrol..bisa buka berbagai situs..
bisa nonton video..
dan lainnya..
Semakin mengasyikkan..
dan juga menyibukkan..
Semua itu..
dapat menjadi pintu IMAN..
namun juga menjadi pintu SYETAN..
Sementara..
hati kita tak selalu kuat..
keimanan sering pasang surut..
di saat syahwat meledak..
keimanan berada di ujung tanduk..
Terlebih bila kebodohan menjadi panglima..
amat mudah terjerembab dalam syubhat..
berbagai petaka silih berganti menerpa..
Petaka syahwat.. membuka tontonan aurat..
petaka syubhat.. meluluh lantakan aqidah..
Ya Allah jangan Engkau jadikan musibah itu menimpa agama kami..
Semoga manfa'at.
Sumber Ust. Abu Yahya Badrusalam Lc
WAJIB DIBACA PARA SUAMI
WAJIB DIBACA PARA SUAMI
Saat anakmu berulang tahun ke-1, satu tahun yg lalulah istrimu merasakan nyeri senyeri-nyerinya yang tak pernah dirasakan sebelumnya bahkan nyaris ia di penghujung usianya. Saat anakmu berulang tahun ke-2, sudah dua tahun istrimu terbiasa kurang tidur krn menyusui,mengganti popok saat malam,menjaga anakmu yang tengah sakit,bahkan lebih dari dua tahun,krn susah tidur itu menyertai saat hamil tua. Saat anakmu berulang tahun ke-3,sudah tiga tahun istrimu melupakan kesukaan dan hobinya krn sibuk 24 jam menjaga anakmu. Saat anakmu berulang tahun ke-4 mungkin ia sudah lupa dengan teman-teman lamanya krn makin sibuk tenggelam dalam urusan anak dan rumah atau bahkan tambah repot krn anakmu telah bertambah. Saat anakmu berulang tahun ke-5, istrimu mungkin terlihat makin berubah, makin sering marah-marah karena anakmu makin pintar bertingkah.
Kamu perhatikan tangan istrimu makin kasar krn pekerjaan rumah, wajahnya mulai redup makin banyak garis menua. Istrimu nampak lebih sibuk dari presiden manapun, kesibukannya makin menggila mengurusi rumah,anak-anak juga dirimu. Istrimu jadi ahli mengerjakan ttg banyak hal: pertukangan,perbengkelan,interior designer,chef,teacher,driver,suster,baby sitter, maid,manager, bendahara, financial planner, life planner,etc. Namun dia terlihat berubah jadi monster karena teramat sering marah-marah, badannya membesar, wajahnya menyeramkan.
Kamu heran,mengapa ia banyak berubah setelah memiliki anak? Apalagi jika kalian memilih untuk banyak anak.
Men...
Dia adalah istrimu yang hidupnya banyak berubah setelah menikah denganmu dan makin berubah lagi setelah melahirkan anak-anakmu.
Hari-harinya tak pernah sama lagi dengan dulu saat belum ada makhluk mungil yang kalian bilang buah hati itu.
Jika ada uang lebih sisa belanja,ia memilih menabung untuk keperluan anak-anakmu dibanding perawatan wajah atau pelangsingan badan. Bahkan seringkali, ia tak membeli keperluan dirinya,makanya bajunya hanya itu-itu saja agar bisa membayar biaya les anak-anakmu.
Jika kau lihat,saat gadis ia begitu manis menggemaskan, lucu dan menyegarkan semuanya telah berubah. Jika dulu kamu hanya lelaki biasa yang memprihatinkan setelah menikah kamu lebih rupawan, keren dan lebih menawan itu karena dia.
Kamu merasa,istrimu makin jauh darimu,jika diajak berbicara urusan kantor ga nyambung,jika mengobrol isu politik dan berita masa kini ke laut, jika diajak serius ngobrol ga perhatian, namun kamu merasa dia menuntut banyak hal darimu? Dia sering dikit-dikit ngambek, emosinya labil dan sensitif.
Men...
setelah mempunyai anak,pikirannya sudah bercabang jadi banyak. Dia tak peduli akan ada apa di dunia ini,yang penting anak-anaknya sehat,pintar,sholih. Dia tak mengikuti isu politik kekinian yang penting tetep bisa beli beras,lauk dan sayur mayur. Dia tak tahu menahu saat diajak berdiskusi urusan pekerjaanmu karena 24 jam waktunya sudah tergadai untuk rumah-anak-dirimu itupun gak habisnya diurus bahkan ia sudah lupa impian dan cita pribadinya. Dia sering ga konsen saat kamu ajak bicara serius krn anak-anakmu yg dia jaga seringkali membuat atraksi membuyarkan konsentrasi.
Men....
Berapa usia anakmu sekarang?
Sudah berapa kali kalian memberi aneka hadiah saat anak kalian ulang tahun?
Tapi..pernahkan kalian memberi ucapan kepada istri kalian "Makasih ya Mah, sudah melahirkan dan berjuang membesarkan anak kita hingga ia berusia sekarang..."
Pernah memberi hadiah pada istri saat anak kalian berulang tahun?
Well...kalau menurut saya,saat anak berulang tahun yang patut diberi hadiah dan ucapan adalah istri kalian. Dia yang hidupnya nyaris di ujung usia saat melahirkan anakmu, sementara kalian mengajarkan anak kalian merayakan ulang tahun di saat istrimu ,ibu dari anakmu kepayahan berjuang.
Sudah berapa usia anakmu sekarang? Seusia itulah pula hari-hari istrimu berubah.
----
Sudah dua tahun terakhir ini,setiap saya ulang tahun saya berpesan pada suami agar jgn mengucapkan selamat dan jangan memberi hadiah. Plis,hati ini gak tega merayakan ultah dgn bahagia sementara ibu saya tengah kepayahan melahirkan saat itu.
Tapi, saya bilang kalo mau kasih kado ya pas hari lahir anak-anak. Karena melahirkan itu patut diberi apresiasi tinggi,bahkan dalam Islam setara dengan jihad.
So,buat ibu2 yg punya anak byk siap2 dpt kado byk tiap tahun setiap anak2 ulang tahun hihi....
Suami yg baik, pasti paham bgt kenapa saat hari lahir anaknya yang seharusnya dikasih kado itu adalah istrinya :)
By: Zarah Safeer
SAATNYA JATUH CINTA LAGI
Bismillah...
💖 SAATNYA JATUH CINTA LAGI 💖
Copas:
✒ Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah
Seiring makin bertambahnya usia pernikahan,
kedewasaan dan juga anak, kita makin menyadari..
Bahwa ada hal-hal yang tetap sama, dan ada hal-hal yang tak terelakkan untuk berubah.
Ada hal-hal yang harus diucapkan, ada yang cukup disimpan dalam hati saja.
Kita pun jadi belajar utk mengartikan makna romantisme itu sendiri sangatlah luas.
Romantis tidak hanya soal bunga, candle light, dinner (baik di resto ternama atau yang insidentil karena mati listrik), sekotak cokelat mahal atau kartu ucapan “I Love You” yang sengaja ia tinggalkan di meja sebelum berangkat kerja.
Romantisme tidak cuma soal itu, ternyata.
For some people..
Romantis adalah ketika seorang istri berletih-letih belajar memasak di awal pernikahan mereka, demi menciptakan menu yang disukai suaminya. Meskipun ia sendiri tidak menyukainya..
Romantis adalah ketika seorang suami telaten merawat istri dan anak-anaknya yang sedang sakit.
Mengambil alih semua tugas rumah tangga yang sanggup ia kerjakan.
Romantis adalah ketika seorang suami dengan sigap mengganti popok si kecil yang terbangun tengah malam, saat sang istri terlelap karena kelelahan.
Romantis adalah saat sepasang suami istri bahu membahu merapikan rumah dan memandikan anak-anak ketika mereka sedang digegas waktu untuk pergi ke majelis ilmu disuatu pagi.
Romantis adalah saat seorang suami membangunkan istrinya untuk shalat malam dengan lembut, dan memerciki wajahnya dengan air ketika matanya masih ingin terpejam.
Romantis adalah kerelaan seorang suami untuk menahan emosi ketika mendapati istrinya tengah marah, berlapang dada untuk memaafkan dan memberi udzur ketika sang istri bersalah..
Romantis adalah ketika seorang suami berkata pada istri tercintanya, “Mencari nafkah itu tanggung jawabku, tugasmu adalah mengurus rumah dan mendidik anak-anak kita..”
Romantis adalah ketika seorang suami meminta sang istri untuk menutup aurat secara sempurna, sebagai bentuk penjagaan atas hartanya yang paling berharga.
Romantis adalah ketika seorang suami atau istri menolak permintaan pasangannya yang tidak sesuai syari’at dengan cara yang penuh hikmah.
Karena CINTA TIDAK BERARTI SELALU MENURUTI KEINGINAN ORANG YANG DICINTAINYA, terlebih jika keinginannya bertabrakan dengan rambu-rambu syar’i.
Itulah cinta karena Allah yang sejati dan abadi..
Romantis adalah ketika seorang suami menundukkan pandangannya ketika tak sengaja berpapasan dengan lawan jenisnya saat jalan dengan sang istri, dan mengeratkan genggaman tangan mereka lebih erat lagi..
Romantis adalah saat seorang suami bersedia untuk mendengarkan cerita istrinya yang panjang lebar, nggak beraturan dan nggak penting itu sampai tak sengaja ketiduran.
Romantis adalah kesabaran seorang suami ketika sang istri menyambutnya di pintu dalam keadaan kacau balau, belum sempat mandi apalagi berhias, rumah berantakan tak berbentuk dan tak ada makanan tersaji di meja. “Nggak apa, malam ini kita makan di luar yuk..”
Romantis adalah KESEDIAAN SESEORANG UNTUK MENERIMA DIRI PASANGANNYA SEUTUHNYA, lengkap dengan segala kekurangan, kelebihan dan masa lalunya, tanpa banyak mengatur dan meminta.
Romantis adalah saat memandang wajah seseorang yang kita cintai dalam lelapnyasetelah seharian penat bekerja.. Dan sejenak menyadari, telah menghabiskan tahun-tahun penuh bahagia bersamanya, seseorang yang
Allah pilihkan untuk menemani pahit manis perjalanan ini..
Romantis adalah ketika sepasang suami istri SALING MENGINGATKAN DAN MENGUATKAN DALAM "KESABARAN" & "KEBENARAN". Karena mereka tidak hanya menginginkan kebersamaan di dunia saja, melainkan hingga ke Jannah-Nya..
Romantis adalah ketika engkau melihat kedalam matanya di sela-sela obrolan santai kalian, dan menemukan masih ada cinta di sana. Cinta yang sama seperti saat pertama kali bertemu dulu..
Dan yang, romantis adalah saat seorang suami memasangkan helm ke kepala istri tercintanya ketika mereka hendak bepergian dengan motor.
Ternyata banyak hal-hal romantis yang dilakukan pasangan, yang terkadang luput dari perhatian kita.
Betapa sering pasangan berbuat baik kepada kita, tapi tak pernah puas kita untuk terus menuntut lagi dan lagi. Bahkan meminta sesuatu di luar kadar kesanggupan pasangan kita.
Astaghfirullah..
Adakah kita seperti itu terhadap istri atau suami kita selama ini?
Terlebih-lebih kita, PARA ISTRI YANG TABIATNYA ADALAH SERING MENGKUFURI KEBAIKAN SUAMI..
“Dan aku melihat neraka maka tidak pernah aku melihat pemandangan seperti ini sama sekali, aku melihat KEBANYAKAN PENDUDUKNYA ADALAH KAUM WANITA.
Shahabat pun bertanya, ‘Mengapa (demikian) wahai Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam?’
Beliau shalallahu ‘alaihi wassalam menjawab, ‘Karena kekufuran mereka.’
Kemudian ditanya lagi, ‘Apakah mereka kufur kepada Allah?’
Beliau menjawab, ‘MEREKA KUFUR TERHADAP SUAMI MEREKA, kufur terhadap kebaikan-kebaikannya.
Kalaulah engkau berbuat baik kepada salah seorang di antara mereka selama waktu yang panjang kemudian dia melihat sesuatu pada dirimu (yang tidak dia sukai) niscaya dia akan berkata: ‘Aku tidak pernah melihat sedikitpun kebaikan pada dirimu.’
(HR. Bukhari no. 105)
Seperti yang dituturkan dalam syair indah berikut ini..
“Kulihat kaum laki-laki memukul istri mereka, Namun tanganku lumpuh untuk memukul Zainab,
Zainab adalah matahari, sedang wanita lain adalah bintang-bintang..
Jika Zainab muncul, tak akan nampak lagi bintang-bintang..”
(Siyar A’lamin Nubala 4/106)
Banyak sisi baik dari pasangan yang membuat teduh hati ketika kita memandangnya, atau mungkin saat sekadar mengingatnya
Jujurlah pada diri sendiri..
Pasangan kita saat ini, betapa ia begitu berjasa mendampingi kita sejak bertahun-tahun lamanya.
Dialah tempat kita mencurahkan rasa. Dialah seseorang yang paling mengenal dan mengerti, siapa dan bagaimana kita sesungguhnya, dan memilih untuk tetap tinggal dan terus mencintai kita, setelah semua yang terjadi.
Cinta yang dulu mekar di awal-awal pernikahan, bisa pudar seiring berlalunya waktu. Ia bisa berubah menjadi layu sebelum akhirnya mati dan musnah.
Maka rawatlah cinta itu agar selalu berkembang dan terawat. Siramilah perasaan itu dengan hal-hal yang romantis dan penuh makna, namun sederhana…
Sederhanakanlah..
Seperti membukakan pintu mobil untuk istri tercinta bagi yang punya mobil, atau memasangkan helm ke kepalanya ketika hendak bepergian dengan motor.
Atau merapikan anak rambut yang ‘mengintip’ dari balik jilbabnya dengan tatapan penuh kasih sayang.
Ungkapan cinta yang terlihat remeh, kecil dan sepele, tapi penuh makna. Setidaknya bagi dirinya, seseorang yang kita cinta.
💖 SAATNYA JATUH CINTA LAGI 💖
Copas:
✒ Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah
Seiring makin bertambahnya usia pernikahan,
kedewasaan dan juga anak, kita makin menyadari..
Bahwa ada hal-hal yang tetap sama, dan ada hal-hal yang tak terelakkan untuk berubah.
Ada hal-hal yang harus diucapkan, ada yang cukup disimpan dalam hati saja.
Kita pun jadi belajar utk mengartikan makna romantisme itu sendiri sangatlah luas.
Romantis tidak hanya soal bunga, candle light, dinner (baik di resto ternama atau yang insidentil karena mati listrik), sekotak cokelat mahal atau kartu ucapan “I Love You” yang sengaja ia tinggalkan di meja sebelum berangkat kerja.
Romantisme tidak cuma soal itu, ternyata.
For some people..
Romantis adalah ketika seorang istri berletih-letih belajar memasak di awal pernikahan mereka, demi menciptakan menu yang disukai suaminya. Meskipun ia sendiri tidak menyukainya..
Romantis adalah ketika seorang suami telaten merawat istri dan anak-anaknya yang sedang sakit.
Mengambil alih semua tugas rumah tangga yang sanggup ia kerjakan.
Romantis adalah ketika seorang suami dengan sigap mengganti popok si kecil yang terbangun tengah malam, saat sang istri terlelap karena kelelahan.
Romantis adalah saat sepasang suami istri bahu membahu merapikan rumah dan memandikan anak-anak ketika mereka sedang digegas waktu untuk pergi ke majelis ilmu disuatu pagi.
Romantis adalah saat seorang suami membangunkan istrinya untuk shalat malam dengan lembut, dan memerciki wajahnya dengan air ketika matanya masih ingin terpejam.
Romantis adalah kerelaan seorang suami untuk menahan emosi ketika mendapati istrinya tengah marah, berlapang dada untuk memaafkan dan memberi udzur ketika sang istri bersalah..
Romantis adalah ketika seorang suami berkata pada istri tercintanya, “Mencari nafkah itu tanggung jawabku, tugasmu adalah mengurus rumah dan mendidik anak-anak kita..”
Romantis adalah ketika seorang suami meminta sang istri untuk menutup aurat secara sempurna, sebagai bentuk penjagaan atas hartanya yang paling berharga.
Romantis adalah ketika seorang suami atau istri menolak permintaan pasangannya yang tidak sesuai syari’at dengan cara yang penuh hikmah.
Karena CINTA TIDAK BERARTI SELALU MENURUTI KEINGINAN ORANG YANG DICINTAINYA, terlebih jika keinginannya bertabrakan dengan rambu-rambu syar’i.
Itulah cinta karena Allah yang sejati dan abadi..
Romantis adalah ketika seorang suami menundukkan pandangannya ketika tak sengaja berpapasan dengan lawan jenisnya saat jalan dengan sang istri, dan mengeratkan genggaman tangan mereka lebih erat lagi..
Romantis adalah saat seorang suami bersedia untuk mendengarkan cerita istrinya yang panjang lebar, nggak beraturan dan nggak penting itu sampai tak sengaja ketiduran.
Romantis adalah kesabaran seorang suami ketika sang istri menyambutnya di pintu dalam keadaan kacau balau, belum sempat mandi apalagi berhias, rumah berantakan tak berbentuk dan tak ada makanan tersaji di meja. “Nggak apa, malam ini kita makan di luar yuk..”
Romantis adalah KESEDIAAN SESEORANG UNTUK MENERIMA DIRI PASANGANNYA SEUTUHNYA, lengkap dengan segala kekurangan, kelebihan dan masa lalunya, tanpa banyak mengatur dan meminta.
Romantis adalah saat memandang wajah seseorang yang kita cintai dalam lelapnyasetelah seharian penat bekerja.. Dan sejenak menyadari, telah menghabiskan tahun-tahun penuh bahagia bersamanya, seseorang yang
Allah pilihkan untuk menemani pahit manis perjalanan ini..
Romantis adalah ketika sepasang suami istri SALING MENGINGATKAN DAN MENGUATKAN DALAM "KESABARAN" & "KEBENARAN". Karena mereka tidak hanya menginginkan kebersamaan di dunia saja, melainkan hingga ke Jannah-Nya..
Romantis adalah ketika engkau melihat kedalam matanya di sela-sela obrolan santai kalian, dan menemukan masih ada cinta di sana. Cinta yang sama seperti saat pertama kali bertemu dulu..
Dan yang, romantis adalah saat seorang suami memasangkan helm ke kepala istri tercintanya ketika mereka hendak bepergian dengan motor.
Ternyata banyak hal-hal romantis yang dilakukan pasangan, yang terkadang luput dari perhatian kita.
Betapa sering pasangan berbuat baik kepada kita, tapi tak pernah puas kita untuk terus menuntut lagi dan lagi. Bahkan meminta sesuatu di luar kadar kesanggupan pasangan kita.
Astaghfirullah..
Adakah kita seperti itu terhadap istri atau suami kita selama ini?
Terlebih-lebih kita, PARA ISTRI YANG TABIATNYA ADALAH SERING MENGKUFURI KEBAIKAN SUAMI..
“Dan aku melihat neraka maka tidak pernah aku melihat pemandangan seperti ini sama sekali, aku melihat KEBANYAKAN PENDUDUKNYA ADALAH KAUM WANITA.
Shahabat pun bertanya, ‘Mengapa (demikian) wahai Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam?’
Beliau shalallahu ‘alaihi wassalam menjawab, ‘Karena kekufuran mereka.’
Kemudian ditanya lagi, ‘Apakah mereka kufur kepada Allah?’
Beliau menjawab, ‘MEREKA KUFUR TERHADAP SUAMI MEREKA, kufur terhadap kebaikan-kebaikannya.
Kalaulah engkau berbuat baik kepada salah seorang di antara mereka selama waktu yang panjang kemudian dia melihat sesuatu pada dirimu (yang tidak dia sukai) niscaya dia akan berkata: ‘Aku tidak pernah melihat sedikitpun kebaikan pada dirimu.’
(HR. Bukhari no. 105)
Seperti yang dituturkan dalam syair indah berikut ini..
“Kulihat kaum laki-laki memukul istri mereka, Namun tanganku lumpuh untuk memukul Zainab,
Zainab adalah matahari, sedang wanita lain adalah bintang-bintang..
Jika Zainab muncul, tak akan nampak lagi bintang-bintang..”
(Siyar A’lamin Nubala 4/106)
Banyak sisi baik dari pasangan yang membuat teduh hati ketika kita memandangnya, atau mungkin saat sekadar mengingatnya
Jujurlah pada diri sendiri..
Pasangan kita saat ini, betapa ia begitu berjasa mendampingi kita sejak bertahun-tahun lamanya.
Dialah tempat kita mencurahkan rasa. Dialah seseorang yang paling mengenal dan mengerti, siapa dan bagaimana kita sesungguhnya, dan memilih untuk tetap tinggal dan terus mencintai kita, setelah semua yang terjadi.
Cinta yang dulu mekar di awal-awal pernikahan, bisa pudar seiring berlalunya waktu. Ia bisa berubah menjadi layu sebelum akhirnya mati dan musnah.
Maka rawatlah cinta itu agar selalu berkembang dan terawat. Siramilah perasaan itu dengan hal-hal yang romantis dan penuh makna, namun sederhana…
Sederhanakanlah..
Seperti membukakan pintu mobil untuk istri tercinta bagi yang punya mobil, atau memasangkan helm ke kepalanya ketika hendak bepergian dengan motor.
Atau merapikan anak rambut yang ‘mengintip’ dari balik jilbabnya dengan tatapan penuh kasih sayang.
Ungkapan cinta yang terlihat remeh, kecil dan sepele, tapi penuh makna. Setidaknya bagi dirinya, seseorang yang kita cinta.
Sunday, 25 September 2016
“Mendadak Ustadz”, Ustadz Google dan Ustadz HOAX
“Mendadak Ustadz”, Ustadz Google dan Ustadz HOAX
Mohon maaf, tulisan ini tidak bermaksud menyinggung siapapun
Kita perlu berhati-hati dengan klaim “ustadz” baik dari orang lain ataupun orang yang sengaja menisbatkan diri ustadz padahal dia bukan seorang ustadz yang mumpuni dan kokoh ilmunya. Bahkan ada “ustadz HOAX”, ustadz jadi-jadian yang ternyata tujuanya untuk merusak Islam
Terlebih di dunia maya, yang memang seseorang bisa terlihat atau dianggap sebagai ustadz
1. Materi dakwah kadang hanya copy paste atau tulisan yang tidak terstruktur atau bahkan isinya kurang mendidik karena lebih memperkeruh suasana atau membuat ajaran Islam yang mulia terlihat kurang hikmah dan bijaksana
2. Kalau ada debat dan pertanyaan, segera mencari dan “bertanya” di google. Padahal belum tentu ilmu di google atau yang ia cari benar semua dan berbicara masalah agama itu perlu ilmu “ta’shil/dasar”
3. Mengaku ustadz, tetapi adab dan akhlaknya jauh dari akhlak dan adab Islami, sering berkata-kata kasar, mengumpat dan mencaci. Itu bahaya jika ditiru dan dianggap “boleh dan wajar” oleh mereka yang menganggapnya “ustadz”
4. Mayoritas isi dakwah adalah menjelek-jelekkan orang lain, membicarakan dakwah orang lain, berkomentar mengenai fenomena yang terjadi tetapi bukan untuk menyejukkan, menenangkan serta mencerahkan kaum muslimin. Tetapi malah memperkeruh suasana, membuat sesak serta tidak memberikan solusi
berkata-kata atas nama Allah tanpa Ilmu yang merupakan dosa TERBESAR bahkan dosanya di atas kesyirikan.
Tetapi Fenomena ini jangan menyurutkan dan mengecilkan semangat untuk dakwah. Tetap semangat berdakwah dan bagi mereka yang sudah aktif berdakwah di dunia maya, semoga dakwahnya berkah dan terus aktif berdakwah dengan niat yang ikhlas dan semoga Allah meluruskan niat kita.
Oleh..
-Raehanul Bahraen-
Kisah. : YA ALLAH, AKU LELAH JADI IBU
YA ALLAH, AKU LELAH JADI IBU
Bismillah...
Ada yang pernah merasa seperti itu?
"Ini kerjaan kok ga beres-beres..."
"Tiap hari kok kaya gini terus..."
"Butuh libur, butuh piknik, butuh me-time, butuh rehat sejenaaak saja..."
"Kalo boleh lari pengen lari aja deh rasanya..."
"Seandainya ada tombol PAUSE untuk semua ini..."
Pekerjaan rutinitas seorang Ibu nampak seakan sia-sia dan berulang.
Begitu terus setiap hari. Tidak ada habisnya.
Masih ingat kisah Siti Hajar?
Ibunda Nabi Ismail 'alayhi salam ini berlari bolak balik dari Shofa ke Marwah sampai 7 kali. Berharap di padang gurun yang gersang itu barangkali ada air untuk bayinya yang sedang haus.
Ketemukah airnya? Tidak.
Tetapi lari-larinya Siti Hajar yang "sia-sia" itu ternyata menjadi asbab ridhoNya Allah sehingga memancarlah air zamzam yang sampai sekarang tak pernah surut justru dari jejakan kaki bayi Ismail.
Sia-siakah yang dilakukan sang Ibu? Tidak sama sekali ternyata.
Pekerjaan keIBUan: menyusui, memandikan, ganti popok, menyuapi, and so on... Memasak, menyapu, mengepel, mencuci, and so on buat yang ga ada ART... Apalagi yang masih harus lembur pekerjaan kantor buat yang bekerja.
Semua tetek bengek itu seakan terlihat tidak gemerlap, tidak keren, tidak ngeksis... Seakan sia-sia, ga ada hasil. Tapi yang berlelah-lelah itu, bisa jadi asbab ridho Allah...
Bisa jadi yang mengantarkan kita ke Jannah...
Tidak terlihat mulia dihadapan penduduk bumi tetapi bisa jadi membahana seantero 'penduduk langit'. Bukankah itu yang lebih penting?
Bukankah doa ibunda mustajab tanpa penghalang ke Allah?
Maka setiap pekerjaan keIBUan itu bisa jadi dzikrullah dan doa...
Semoga setiap tetes susu yang mengalir ke bayi ini mengalir pula kesholihan...
Semoga yang memakai baju-baju yang kucuci ini selalu menjaga kehormatannya...
Semoga yang memakan hidangan ini diberiNya kesehatan...
Semoga setiap suapan nasi ini menjadikannya anak yang kuat...
Maka...
Mari buat malaikat Raqib sibuk luar biasa mencatat kebaikan-kebaikan yang kita upayakan... Dan jangan sampai malaikat Atid bahkan membuka bukunya.
Allah sebaik-baiknya pemberi balasan.
Wallahu'alam.
Semoga menjadi pengingat dan penyemangat.
Note :
Sayangi lah ibu kita
Bismillah...
Ada yang pernah merasa seperti itu?
"Ini kerjaan kok ga beres-beres..."
"Tiap hari kok kaya gini terus..."
"Butuh libur, butuh piknik, butuh me-time, butuh rehat sejenaaak saja..."
"Kalo boleh lari pengen lari aja deh rasanya..."
"Seandainya ada tombol PAUSE untuk semua ini..."
Pekerjaan rutinitas seorang Ibu nampak seakan sia-sia dan berulang.
Begitu terus setiap hari. Tidak ada habisnya.
Masih ingat kisah Siti Hajar?
Ibunda Nabi Ismail 'alayhi salam ini berlari bolak balik dari Shofa ke Marwah sampai 7 kali. Berharap di padang gurun yang gersang itu barangkali ada air untuk bayinya yang sedang haus.
Ketemukah airnya? Tidak.
Tetapi lari-larinya Siti Hajar yang "sia-sia" itu ternyata menjadi asbab ridhoNya Allah sehingga memancarlah air zamzam yang sampai sekarang tak pernah surut justru dari jejakan kaki bayi Ismail.
Sia-siakah yang dilakukan sang Ibu? Tidak sama sekali ternyata.
Pekerjaan keIBUan: menyusui, memandikan, ganti popok, menyuapi, and so on... Memasak, menyapu, mengepel, mencuci, and so on buat yang ga ada ART... Apalagi yang masih harus lembur pekerjaan kantor buat yang bekerja.
Semua tetek bengek itu seakan terlihat tidak gemerlap, tidak keren, tidak ngeksis... Seakan sia-sia, ga ada hasil. Tapi yang berlelah-lelah itu, bisa jadi asbab ridho Allah...
Bisa jadi yang mengantarkan kita ke Jannah...
Tidak terlihat mulia dihadapan penduduk bumi tetapi bisa jadi membahana seantero 'penduduk langit'. Bukankah itu yang lebih penting?
Bukankah doa ibunda mustajab tanpa penghalang ke Allah?
Maka setiap pekerjaan keIBUan itu bisa jadi dzikrullah dan doa...
Semoga setiap tetes susu yang mengalir ke bayi ini mengalir pula kesholihan...
Semoga yang memakai baju-baju yang kucuci ini selalu menjaga kehormatannya...
Semoga yang memakan hidangan ini diberiNya kesehatan...
Semoga setiap suapan nasi ini menjadikannya anak yang kuat...
Maka...
Mari buat malaikat Raqib sibuk luar biasa mencatat kebaikan-kebaikan yang kita upayakan... Dan jangan sampai malaikat Atid bahkan membuka bukunya.
Allah sebaik-baiknya pemberi balasan.
Wallahu'alam.
Semoga menjadi pengingat dan penyemangat.
Note :
Sayangi lah ibu kita
MENGONTRAK ATAU KPR.???
Jika gaji anda dan pasangan anda digabung cuman ada 6juta, anda tidak boleh nekad ngutang KPR karena begini perhitungan saya..
.
.
Misal anda mau beli rumah seharga 250juta, dan mengangsurnya 15 tahun disebuah bank, maka anda harus menyiapkan dana DP 50juta + biaya (Appraisal, pajak, dan admin) 17,5juta = 67,5 juta diawal.
.
.
Sedangkan 200juta sisanya diangsur selama 15tahun dengan bunga 10.45% (bunga sekarang) ---> angsuran anda adalah 2,2juta / bulan x 180bulan.
.
.
Mengapa saya bilang "tidak boleh nekad?"
--> karena gaji anda berdua akan terpotong setiap bulanya dan anda hanya bisa mengelola 3,8 setiap bulan.
--> anda harus menjual sesuatu (kendaraan, emas, atau barang berharga anda) senilai 67.5juta untuk DP dan biaya awal
.
.
Naa..
Kalaupun anda tdk punya uang 67juta, berarti anda tidak bisa membeli rumah dengan cara KPR ..
.
.
OK lah, saya anggap anda bisa mendapatkan 67juta itu..
.
.
dan saya punya cara untuk anda, supaya anda bisa memiliki rumah idaman anda..
.
.
coba kita berfikir ALTERNATIVE (tidak seperti teman2 anda yang lain).
.
.
karena perbedaan pola pikir hutang dan pola pikir cash adalah:
--> pola pikir hutang : Membeli dengan hutang, yang penting bisa DP (67,5juta) kemudian bekerja keras (untuk melunasinya). Ya.. anda yang bekerja.. (setelah bersusah payah mengusahakan DP masih mengangsur)
.
.
--> Pola pikir cash: kalau bisa mengusahakan 67,5 juta.. apa yang bisa dilakukan, supaya uang tersebut bekerja dan bertumbuh (dengan cara yang halal).
.
.
naa itu perbedaan mendasar.. dan sekarang mari kita explore jawaban dari pertanyaan: apa yang bisa saya lakukan untuk menumbuhkan 67.5 juta dengan cara yang aman dan halal?
.
.
---> coba saya buka wawasan anda dengan contoh orang kampung saja ya.. mengapa mereka bisa jadi juragan tanah..
.
.
banyak sekali caranya, antara lain:
- Beli tanah murah, tanamin pepaya.. pas waktu panen jual tanah sak pohonya..
- Beli tanah murah, bikin kandang kambing, dalam 3tahun beranak pinak.. dan jual tanah sak kandangnya..
- Beli tanah murah, diemin.. sambil nabung 2juta sebulan x 36 bikin rumah kecil.. jual, dengan harga 2x lipat dari investasi anda.. baru beli rumah cash sesuai dengan goal anda.
.
.
misal, beli tanah kavling harga 60juta, dalam 3 tahun anda bangun bertahap (tabungan anda 2juta x 36bulan = 72juta) berarti investasi anda adalah.. 132juta (dalam 3tahun) jual dengan harga 260an juta.
.
.
saya yakin kalau 3 tahun kemudian, tanah yang anda bangun tersebut tidak memerlukan waktu lama jika dijual 260juta, kalau ngga laku, naikan 20-30% tahun berikutnya.. dan seterusnya.
.
.
dengan cara ini, anda tidak kehilangan uang anda untuk membayar bunga (RIBA),, tetapi sebaliknya, hasil kerja keras anda dalam 3 tahun justru berlipat, sedangkan anda dan pasangan anda masih bekerja.. dan masih mendapatkan gaji.
.
.
jadi kunci mengapa orang jaman dulu bisa mewarisi tanah besar-besar.. karena mereka tidak terlibat dalam riba. Uangnya bertumbuh bersama kebun, sawah, rumah, dan tanah-tanahnya..
.
.
disamping tanah tersebut produktif, nilainya pun terus naik, sampai cucu-cucu nya kebagian jatah satu persatu..
.
.
naa.. demikian tips rumah lunas (itu baru cara sederhana.. sedangkan di DVD saya jelaskan banyak hal yang membuat anda lebih mudah menerapkan di kondisi saat ini)
.
.
.
ssst... kalau cara kampung saja bisa menguntungkan untuk anda terapkan..? bagaimana saya mengadopsinya dengan cara "KOTA" tapi CASH keras?.. ada ribuan alternativ aset, yang bisa anda mulai, meskipun uang anda tidak sampai 1juta rupiah.. yaa.. saya tunjukan ada +++3000 lebih ide, untuk anda..
.
.
Semoga bermanfaat
By :
#SalamLunas
Arli Kurnia
.
.
Misal anda mau beli rumah seharga 250juta, dan mengangsurnya 15 tahun disebuah bank, maka anda harus menyiapkan dana DP 50juta + biaya (Appraisal, pajak, dan admin) 17,5juta = 67,5 juta diawal.
.
.
Sedangkan 200juta sisanya diangsur selama 15tahun dengan bunga 10.45% (bunga sekarang) ---> angsuran anda adalah 2,2juta / bulan x 180bulan.
.
.
Mengapa saya bilang "tidak boleh nekad?"
--> karena gaji anda berdua akan terpotong setiap bulanya dan anda hanya bisa mengelola 3,8 setiap bulan.
--> anda harus menjual sesuatu (kendaraan, emas, atau barang berharga anda) senilai 67.5juta untuk DP dan biaya awal
.
.
Naa..
Kalaupun anda tdk punya uang 67juta, berarti anda tidak bisa membeli rumah dengan cara KPR ..
.
.
OK lah, saya anggap anda bisa mendapatkan 67juta itu..
.
.
dan saya punya cara untuk anda, supaya anda bisa memiliki rumah idaman anda..
.
.
coba kita berfikir ALTERNATIVE (tidak seperti teman2 anda yang lain).
.
.
karena perbedaan pola pikir hutang dan pola pikir cash adalah:
--> pola pikir hutang : Membeli dengan hutang, yang penting bisa DP (67,5juta) kemudian bekerja keras (untuk melunasinya). Ya.. anda yang bekerja.. (setelah bersusah payah mengusahakan DP masih mengangsur)
.
.
--> Pola pikir cash: kalau bisa mengusahakan 67,5 juta.. apa yang bisa dilakukan, supaya uang tersebut bekerja dan bertumbuh (dengan cara yang halal).
.
.
naa itu perbedaan mendasar.. dan sekarang mari kita explore jawaban dari pertanyaan: apa yang bisa saya lakukan untuk menumbuhkan 67.5 juta dengan cara yang aman dan halal?
.
.
---> coba saya buka wawasan anda dengan contoh orang kampung saja ya.. mengapa mereka bisa jadi juragan tanah..
.
.
banyak sekali caranya, antara lain:
- Beli tanah murah, tanamin pepaya.. pas waktu panen jual tanah sak pohonya..
- Beli tanah murah, bikin kandang kambing, dalam 3tahun beranak pinak.. dan jual tanah sak kandangnya..
- Beli tanah murah, diemin.. sambil nabung 2juta sebulan x 36 bikin rumah kecil.. jual, dengan harga 2x lipat dari investasi anda.. baru beli rumah cash sesuai dengan goal anda.
.
.
misal, beli tanah kavling harga 60juta, dalam 3 tahun anda bangun bertahap (tabungan anda 2juta x 36bulan = 72juta) berarti investasi anda adalah.. 132juta (dalam 3tahun) jual dengan harga 260an juta.
.
.
saya yakin kalau 3 tahun kemudian, tanah yang anda bangun tersebut tidak memerlukan waktu lama jika dijual 260juta, kalau ngga laku, naikan 20-30% tahun berikutnya.. dan seterusnya.
.
.
dengan cara ini, anda tidak kehilangan uang anda untuk membayar bunga (RIBA),, tetapi sebaliknya, hasil kerja keras anda dalam 3 tahun justru berlipat, sedangkan anda dan pasangan anda masih bekerja.. dan masih mendapatkan gaji.
.
.
jadi kunci mengapa orang jaman dulu bisa mewarisi tanah besar-besar.. karena mereka tidak terlibat dalam riba. Uangnya bertumbuh bersama kebun, sawah, rumah, dan tanah-tanahnya..
.
.
disamping tanah tersebut produktif, nilainya pun terus naik, sampai cucu-cucu nya kebagian jatah satu persatu..
.
.
naa.. demikian tips rumah lunas (itu baru cara sederhana.. sedangkan di DVD saya jelaskan banyak hal yang membuat anda lebih mudah menerapkan di kondisi saat ini)
.
.
.
ssst... kalau cara kampung saja bisa menguntungkan untuk anda terapkan..? bagaimana saya mengadopsinya dengan cara "KOTA" tapi CASH keras?.. ada ribuan alternativ aset, yang bisa anda mulai, meskipun uang anda tidak sampai 1juta rupiah.. yaa.. saya tunjukan ada +++3000 lebih ide, untuk anda..
.
.
Semoga bermanfaat
By :
#SalamLunas
Arli Kurnia
Cinta Ibu dalam sebuah Lonceng
Cinta Ibu dalam sebuah Lonceng
"Alkisah di sebuah desa, ada seorang ibu yang sudah tua, hidup berdua dengan anak satu-satunya. Suaminya sudah lama meninggal karena sakit.
Sang ibu sering kali merasa sedih memikirkan anak satu-satunya.
Anaknya mempunyai tabiat yang sangat buruk yaitu suka mencuri, berjudi, mengadu ayam dan banyak lagi. Ibu itu sering menangis meratapi nasibnya yang malang .
Namun ia sering berdoa memohon kepada Tuhan:
'Tuhan tolong sadarkan anakku yang kusayangi, supaya tidak berbuat dosa lagi. Aku sudah tua dan ingin menyaksikan dia bertobat sebelum aku mati.'
Namun semakin lama si anak semakin larut dengan perbuatan jahatnya, sudah sangat sering ia keluar masuk penjara karena kejahatan yang dilakukannya.
Suatu hari ia kembali mencuri di rumah penduduk desa, namun malang dia tertangkap. Kemudian dia dibawa ke hadapan raja utk
diadili dan dijatuhi hukuman pancung.
Pengumuman itu diumumkan ke seluruh desa, hukuman akan dilakukan keesokan hari di depan rakyat desa dan tepat pada saat lonceng berdentang menandakan pukul enam pagi.
Berita hukuman itu sampai ke telinga si ibu. Dia menangis meratapi anak yang dikasihinya dan berdoa berlutut kepada Tuhan, 'Tuhan ampuni anak hamba, biarlah hamba yang sudah tua ini yang menanggung dosanya.'
Dengan tertatih-tatih dia mendatangi raja dan memohon supaya anaknya dibebaskan. Tapi keputusan sudah bulat, anaknya harus menjalani hukuman.. Dengan hati hancur, ibu itu kembali ke rumah.
Tak hentinya dia berdoa supaya anaknya diampuni, dan akhirnya dia tertidur karena
kelelahan. Dan dalam mimpinya dia bertemu dengan Tuhan.
Keesokan harinya, di tempat yang sudah ditentukan, rakyat berbondong-bondong menyaksikan hukuman tersebut. Sang algojo sudah siap dengan pancungnya dan anak sudah pasrah dengan nasibnya. Terbayang di matanya wajah ibunya yang sudah tua, dan tanpa terasa ia menangis menyesali perbuatannya.
Detik-detik yang dinantikan akhirnya tiba. Sampai waktu yang ditentukan tiba, lonceng belum juga berdentang. Sudah lewat lima menit dan suasana mulai berisik, akhirnya petugas yang bertugas membunyikan lonceng datang.
Ia mengaku heran karena sudah sejak tadi dia menarik tali lonceng tapi suara dentangnya tidak ada.
Saat mereka semua sedang bingung, tiba-tiba dari tali lonceng itu mengalir darah. Darah itu berasal dari atas tempat di mana lonceng itu diikat.
Dengan jantung berdebar-debar seluruh rakyat menantikan saat beberapa orang naik ke atas menyelidiki sumber darah.
Tahukah apa yang terjadi?
Ternyata di dalam lonceng ditemui tubuh si ibu tua dengan kepala hancur berlumuran darah. Dia memeluk bandul di dalam lonceng yang menyebabkan lonceng tidak berbunyi, dan sebagai gantinya, kepalanya yang terbentur di dinding lonceng.
Seluruh orang yang menyaksikan kejadian itu tertunduk dan meneteskan air mata. Sementara si anak meraung-raung memeluk tubuh ibunya yang sudah diturunkan, menyesali dirinya yang selalu menyusahkan ibunya.
Ternyata malam sebelumnya si ibu dengan susah payah memanjat ke atas dan mengikat dirinya di lonceng, memeluk bandul dalam lonceng untuk menghindari hukuman pancung anaknya.
Demikianlah sangat jelas kasih seorang ibu untuk anaknya. Betapa pun jahat si anak, ia tetap mengasihi sepenuh hidupnya.
Marilah kita mengasihi orang tua kita masing masing selagi kita masih mampu karena mereka adalah sumber kasih Tuhan bagi kita di dunia ini.
Sesuatu untuk dijadikan renungan untuk kita.
Agar kita selalu mencintai sesuatu yang berharga yang tidak bisa dinilai dengan apapun...
..Semoga menajdi renungan..
Akhlak Mulia Adalah Sunnah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam
# Akhlak Mulia Adalah Sunnah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam
Alhamdulillah jika kita bersemangat untuk melaksanakan sunnah Nabi shallalahu a’alaihi wa sallam, mulai dari menggunakan siwak sampai sunnah mandi hari Jumat dan sunnah lainnya.
Akan tetapi kita perlu lebih semangat melaksanakan sunnah (ajaran) Nabi yang satu ini yaitu:
berakhlak mulia.
Awalnya kami mengira permasalahan utama adalah tauhid dan aqidah SAJA, tetapi ternyata akhlak mulia sangat penting bagi masyarakat dan dakwah.
Ulama besar abad ini, Syaikh Al-Albani sudah menyadari hal ini sebelumnya. Beliau berkata,
“Saya dahulunya MENGIRA bahwa problem utama dunia Islam saat ini hanyalah SEMATA-MATA jauhnya mereka dari pemahaman yang benar terhadap hakikat “La ilaha illallah”. Namun setelah beberapa waktu, tampaklah pada diriku bahwa ada “masalah lain” (yang tidak kalah penting) sebagai tambahan atas masalah pokok yang pertama tadi, yaitu masalah akhlak [1]
Iya akhlak yang mulia, ini adalah cerminan keimanan seseorang. Bukan hanya ilmunya, karena seseorang diberi ganjaran karena amal bukan karena ilmu. Bisa jadi seorang ilmunya “terlihat tinggi” tetapi akhlaknya jelek, maka akhlaknya itulah cerminan imannya.
Ada 3 poin akhlak mulia yang dijelaskan ulama, Hasan Al-Bashri menjelaskan,
[1] Tidak menganggu
Jika memang tidak bisa membantu dan memberi manfaat, minimal jangan mengganggu atau membuat orang lain susah.
[2] Suka menolong
Membantu saudara kita dengan tenaga, harta atau pikiran, karena kita yakin jika membantu saudara di dunia maka ada-ada saja cara Allah akan membantu kita dunia-akhirat dengan cara yang tidak kita sangka.
[3] Berwajah ceria/optimis
Perlu kita ingat bahwa amalan yang paling banyak memasukkan surga adalah akhlak mulia.
Penulis: Raehanul Bahraen
Alhamdulillah jika kita bersemangat untuk melaksanakan sunnah Nabi shallalahu a’alaihi wa sallam, mulai dari menggunakan siwak sampai sunnah mandi hari Jumat dan sunnah lainnya.
Akan tetapi kita perlu lebih semangat melaksanakan sunnah (ajaran) Nabi yang satu ini yaitu:
berakhlak mulia.
Awalnya kami mengira permasalahan utama adalah tauhid dan aqidah SAJA, tetapi ternyata akhlak mulia sangat penting bagi masyarakat dan dakwah.
Ulama besar abad ini, Syaikh Al-Albani sudah menyadari hal ini sebelumnya. Beliau berkata,
“Saya dahulunya MENGIRA bahwa problem utama dunia Islam saat ini hanyalah SEMATA-MATA jauhnya mereka dari pemahaman yang benar terhadap hakikat “La ilaha illallah”. Namun setelah beberapa waktu, tampaklah pada diriku bahwa ada “masalah lain” (yang tidak kalah penting) sebagai tambahan atas masalah pokok yang pertama tadi, yaitu masalah akhlak [1]
Iya akhlak yang mulia, ini adalah cerminan keimanan seseorang. Bukan hanya ilmunya, karena seseorang diberi ganjaran karena amal bukan karena ilmu. Bisa jadi seorang ilmunya “terlihat tinggi” tetapi akhlaknya jelek, maka akhlaknya itulah cerminan imannya.
Ada 3 poin akhlak mulia yang dijelaskan ulama, Hasan Al-Bashri menjelaskan,
[1] Tidak menganggu
Jika memang tidak bisa membantu dan memberi manfaat, minimal jangan mengganggu atau membuat orang lain susah.
[2] Suka menolong
Membantu saudara kita dengan tenaga, harta atau pikiran, karena kita yakin jika membantu saudara di dunia maka ada-ada saja cara Allah akan membantu kita dunia-akhirat dengan cara yang tidak kita sangka.
[3] Berwajah ceria/optimis
Perlu kita ingat bahwa amalan yang paling banyak memasukkan surga adalah akhlak mulia.
Penulis: Raehanul Bahraen
Saturday, 24 September 2016
Jangan terlalu banyak ketawa
# Terlalu Sering Tertawa, Siap-Siap Bertakbir Empat Kali Untuknya Sebagaimana perkataan Imam Syafi’i bagi orang yang telah mati hatinya yaitu bertakbir empat kali (shalat jezanah) karena ia hanya menyeret jasad yang tidak memiliki hati di muka bumi. Sebenarnya bercanda baik, akan tetapi ia sering kali berlebihan dan tidak melihat waktu yang tepat. Sanguin harus sering-sering ingat sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, Dan janganlah terlalu banyak tertawa. Sesungguhnya terlalu banyak tertawa dapat mematikan hati.”[1] Beliau juga bersabda, “Surga dan neraka ditampakkan kepadaku, maka aku tidak melihat tentang kebaikan dan keburukan seperti hari ini. Seandainya kamu mengetahui apa yang aku ketahui, kamu benar-benar akan sedikit tertawa dan banyak menangis.” [2] Pertama: Terkadang bercanda bisa membuat orang lain sakit hati padahal kita tidak berniat untuk menyakiti harinya, hanya sekedar bercanda Kedua: berdusta dan mengarang cerita yang bohong. Ini sering dilakukan oleh pelawak-pelawak untuk melariskan “dagangannya”. Ini ada ancamannya Ketiga: Tidak boleh bercanda dalam urusan agama khususnya mengolok-ngolok. misalnya, “mengatakan kambing pada orang yang menjalankan sunnah memelihara jenggot” Keempat: Tidak melakukan ghibah, membicarakan kejelekan orang lain ketika bercanda atau malah menggunakan kejelekan, cacat dan kekurangan orang lain untuk bercanda dan bahan candaan. Kelima: Tidak boleh bercanda dengan mengambil barang, sekedar menyembunyikan agar dia takut, atau bercanda untuk menakut-nakuti orang lain. Baca selengkapnya ا:
Penyusun: Raehanul Bahraen
Kesuksesan Setan Adalah Berhasil Menceraikan Suami-Istri
# Kesuksesan Setan Adalah Berhasil Menceraikan Suami-Istri
Terdapat hadits bahwa Iblis memuji setan yang berhasil menceraikan suami-istri
“Sesungguhnya Iblis meletakkan singgasananya di atas air (laut) kemudian ia mengutus bala tentaranya. Maka yang paling dekat dengannya adalah yang paling besar fitnahnya. Datanglah salah seorang dari bala tentaranya dan berkata, “Aku telah melakukan begini dan begitu”. Iblis berkata, “Engkau sama sekali tidak melakukan sesuatupun”.
Kemudian datang yang lain lagi dan berkata, “Aku tidak meninggalkannya (untuk digoda) hingga aku berhasil memisahkan antara dia dan istrinya. Maka Iblis pun mendekatinya dan berkata, “Sungguh hebat (setan) sepertiengkau” (HR Muslim)
Al-Munawi menjelaskan,
“Hadits ini menunjukan peringatan yang sangat menakutkan tentang celaan terhadap perceraian. Hal ini merupakan tujuan terbesar (Iblis) yang terlaknat karena perceraian mengakibatkan terputusnya keturunan. Bersendiriannya (tidak ada pasangan suami/istri) anak keturunan Nabi Adam akan menjerumuskan mereka ke perbuatan zina” [Faidhul Qadiir II/408]
Kerugian akibat perceraian lainnya:
[1] Rumah tangga adalah miniatur masyarakat dan bangasa, jika rumah tangga tidak harmonis demikian juha masyarakat
[2] Anak-anak akan menjadi korban, sering melihat pertengkaran di rumah tangga, kurang perhatian dan pendidikannya. Bisa jadi anak tersebut menjadi nakal dan inilah tujuan besar setan
Beberapa cara agar rumah tangga harmonis:
[1] Sering-sering mengingat kebaikan pasangan dan melupakan serta buang jauh-jauh ingatan kekurangan pasangan, ini lebih baik daripada saling memikirkan kekurangan. Pasangan hidup adalah cerminan kita karena janji Allah yang baik akan mendapat yang baik-baik juga dan sebaliknya.
Baca kiat-kiat selanjutnya ا:
Penyusun: Raehanul Bahraen
Terdapat hadits bahwa Iblis memuji setan yang berhasil menceraikan suami-istri
“Sesungguhnya Iblis meletakkan singgasananya di atas air (laut) kemudian ia mengutus bala tentaranya. Maka yang paling dekat dengannya adalah yang paling besar fitnahnya. Datanglah salah seorang dari bala tentaranya dan berkata, “Aku telah melakukan begini dan begitu”. Iblis berkata, “Engkau sama sekali tidak melakukan sesuatupun”.
Kemudian datang yang lain lagi dan berkata, “Aku tidak meninggalkannya (untuk digoda) hingga aku berhasil memisahkan antara dia dan istrinya. Maka Iblis pun mendekatinya dan berkata, “Sungguh hebat (setan) sepertiengkau” (HR Muslim)
Al-Munawi menjelaskan,
“Hadits ini menunjukan peringatan yang sangat menakutkan tentang celaan terhadap perceraian. Hal ini merupakan tujuan terbesar (Iblis) yang terlaknat karena perceraian mengakibatkan terputusnya keturunan. Bersendiriannya (tidak ada pasangan suami/istri) anak keturunan Nabi Adam akan menjerumuskan mereka ke perbuatan zina” [Faidhul Qadiir II/408]
Kerugian akibat perceraian lainnya:
[1] Rumah tangga adalah miniatur masyarakat dan bangasa, jika rumah tangga tidak harmonis demikian juha masyarakat
[2] Anak-anak akan menjadi korban, sering melihat pertengkaran di rumah tangga, kurang perhatian dan pendidikannya. Bisa jadi anak tersebut menjadi nakal dan inilah tujuan besar setan
Beberapa cara agar rumah tangga harmonis:
[1] Sering-sering mengingat kebaikan pasangan dan melupakan serta buang jauh-jauh ingatan kekurangan pasangan, ini lebih baik daripada saling memikirkan kekurangan. Pasangan hidup adalah cerminan kita karena janji Allah yang baik akan mendapat yang baik-baik juga dan sebaliknya.
Baca kiat-kiat selanjutnya ا:
Penyusun: Raehanul Bahraen
Subscribe to:
Posts (Atom)




























