Sunday, 4 December 2016

10 Alasan Seorang Muslim Harus Kaya

10 Alasan Seorang Muslim Harus Kaya

Seorang muslim selain kaya dengan ilmu juga harus kaya harta. Anggapan yang salah ketika berpikir bahwa seorang muslim harus hidup dengan sederhana dan pas-pas an. Juga salah jika berpikir bahwa kaya ilmu lebih baik daripada kaya harta. Kaya ilmu dan harta harus seimbang.Mengapa kita sebagai muslim, selain kaya ilmu juga harus kaya harta.

Berikut adalah alasan-alasan mengapa seorang muslim harus kaya harta.

1. Dengan kekayaan tubuh akan menjadi tegak. Artinya dengan kekayaan, kita mempunyai nilai lebih dimata masyarakat. Kita bisa mandiri berdiri diatas kaki sendiri. Tidak meminta belas kasihan dari orang lain. Dengan kekayaan, kita bisa memberi. Ingat tangan diatas lebih baik daripada tangan dibawah, member lebih baik daripada menerima.

2. Peredaran uang adalah indikator dari kesholehan atau keburukan masyarakat. Artinya, jika peredaran uang dikendalikan oleh muslim yang baik maka masyarakat akan baik juga. Sebaliknya, jika perederan dikuasai oleh orang jahat maka masyarakatpun akan menjadi buruk. Itulah alasan kenapa kita harus kaya dan menguasai peredaran uang di masyarakat.

3. Banyak perintah syariat yang harus dilakukan dengan menggunakan uang. 2 dari 5 rukun Islam, zakat dan haji, harus dilaksanakan dengan menggunakan uang. Perintah syariat lain seperti jihad pun membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Pun dalam kegiatan dakwah, membutuhkan biaya yang sangat banyak. Kita lihat contoh dari Rasululloh SAW, yang menggunakan seluruh hartanya untuk membiayai dakwahnya. Bagaimana Khadijah yang meninfakkan seluruh hartanya untuk kegiatan dakwah. Bayangkan jika Rasululloh dan Khadijah tidak memilki harta. Darimana mereka akan membiayai dakwah ini.

4. Harta adalah sesuatu yang dibanggakan oleh manusia karena dengan harta menunjukkan strata sosialnya di dalam masyarakat. Orang dengan harta yang banyak tentu akan memiliki status sosial yang tinggi, kata-katanya didengar dan perintahnya dilaksanakan.

5. Kekayaan membuat manusia bahagia di dunia. Jangan salah berpikir jika kita tidak boleh kaya di dunia untuk mendapatkan kekayaan di akhirat. Menurut Rasululloh, 3 hal yang membuat manusia bahagia adalah: Istri/suami yang sholeh/sholehah, rumah yang luas dan kendaraan yang nyaman. 2 dari 3-rumah yang luas dan kendaraan yang nyaman, indikator kebahagian seorang manusia terlaksana hanya dengan kekayaan.

6. Menuntut ilmu. Untuk menuntut ilmu kita membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

7. Menafkahi keluarga dan mencukupkan ahli waris. Pikiran yang salah jika kita hanya memasrahkan keluarga kita pada Allah semata tanpa adanya ikhtiar.

8. Menegakkan ekonomi syariah. Sampai saat ini ekonomi syariah masih sulit berkembang karena belum banyak penanam modal muslim yang menanamkan modalnya di ekonomi syariah. Itulah sebabnya mengapa kita harus kaya. Salah satunya untuk mengembangkan ekonomi berbasis syariah.

9. Membangun sarana umat. Tanpa uang bagaimana kita akan membangun masjid. Bagaimana kita membangun mall atau pasar yang islami.

10. Meningkatkan bargaining position umat Islam. Sekarang umat Islam masih dianggap sebelah mata karena sebagian besar Negara dengan umat muslim yang banyak masih digolongkan Negara miskin atau berkembang.

Itulah mengapa kita sebagai umat Islam harus kaya dengan harta. Jangan takut dengan menjadi kaya. Karena dengan harta yang banyak kita bisa menyebarkan kebaikan seluas-luasnya. Ingat, kebanyakan dari sahabat Rasululloh adalah orang-orang dengan harta yang melimpah. 9 dari 10 sahabat yang dijamin masuk surga adalah para pedagang dengan kekayaan yang melimpah. Ingat, bagaimana Abu Bakar menginfakkan seluruh hartanya untuk jihad, begitupun Umar bin Khatab. Ustman bin Affan pun sahabat yang dikenal karena kekayaannya. Begitu juga Abdurahman bin Auf. Jadi, seorang muslim, selain kaya dengan ilmu juga kaya dengan harta. Wallahu’alam…

KETIKA ALLAH MENGABULKAN DO’A HAMBANYA



Di sore hari yang indah, saat kami berdua menikmati secangkir teh sambil bersenda gurau dan berdiskusi ringan, tercetus sebuah keinginan yang aku ungkapkan kepada suamiku…

“Pi… sebagai tanda syukur kita pada Allah atas semua kemudahan, anugerah, rizki dan karunia-Nya, Papi setuju ngga kalo kita ambil anak asuh? tapi anak yatim gitu Pi, sekalian buat nemenin anak-anak kita main, mudah-mudahan keimanan kita menjadi bertambah dan kita semakin dekat sama Allah…”
Suamiku hanya tersenyum dan berkata, “Mudah-mudahan keinginan Mami dikabulkan oleh Allah…”

Mungkin saat kami berbicara waktu itu, ada Malaikat yang mencatat dan mengaminkan keinginanku dan menaikkan doa ku tersebut kepada Allah, lalu Allah mengabulkan keinginanku tersebut. Namun apakah dengan semudah itu Allah dengan begitu saja langsung mengabulkan keinginanku?

Inilah bentuk terkabulnya keinginanku…

Setelah percakapan tersebut, kami menghubungi beberapa Panti Asuhan, namun kami tidak menemukan anak yang cocok untuk kami angkat, hingga sebulan kemudian suamiku jatuh sakit secara mendadak, tensinya tiba-tiba melonjak tinggi dan terjadi perpecahan pembuluh darah di otaknya.

Hanya enam hari suamiku dirawat di ICU lalu menghembuskan nafasnya yang terakhir dan kembali kepada Penciptanya. Sungguh peristiwa yang terjadi di luar dugaanku dan sangat tiba-tiba.

Aku belum siap untuk menghadapi kejadian ini, memang aku mengucapkan innalillahi wa’inaillaihi rojiun, Yaa, semua makhluk di dunia ini berasal dari Allah dan akan kembali kepada Allah. Namun aku tetap tidak dapat membendung kesedihan yang aku rasakan.

Aku menangis dan menangis hingga akhirnya aku menyadari bahwa aku harus mengikhlaskan kepergian suamiku menghadap Illahi. Karena suamiku adalah milik Allah, dan aku hanya dititipkan sementara oleh Allah untuk membahagiakannya.

Perlahan aku berkata pada jasad suamiku, “Papi… Mami ikhlas Papi pergi menghadap Allah… atas seizin Allah kita bertemu, dan atas ridha-Nya pula Allah mempertemukan kita… dan sekarang… atas Kehendak Allah pula kita berpisah, Mohon maaf atas semua kesalahan Mami ya Pi, insya Allah Mami kuat dan sabar dalam menghadapi ini semua, dan Semoga Allah memberi kemudahan, kekuatan dan kesabaran untuk Mami dalam merawat, mendidik dan memelihara anak-anak kita, Papi yang tenang dan bahagia ya bersama Allah…”

Lalu aku mencium tangannya dan kedua pipinya… seperti biasa aku lakukan bila aku pamit untuk pergi bekerja atau suamiku pamit untuk pergi tanpa diriku. Entah kekuatan dari mana hingga aku dapat melakukan semua itu dengan tenang. Namun setelah keluar dari ruang ICU, setelah aku menenangkan tangisan anakku, aku kembali jatuh pingsan.

Sesampainya di rumah, aku sudah tidak mampu lagi untuk menangis, aku hanya mampu menatap jasad suamiku dan berharap ada keajaiban dari Allah sehingga suamiku bisa hidup kembali, dan terkadang aku berharap bahwa yang aku lihat bukanlah jasad suamiku…

Hatiku terlalu hancur untuk bisa menangis, dan aku merasakan kesedihan yang sangat menyakitkan, kehilangan belahan jiwa, seorang suami yang baik dan penyayang yang sangat menyayangi dan mencintai keluarganya. Tidak pernah terlintas dalam pikiranku aku akan ditinggal pergi oleh suamiku secepat ini. Kutatap wajah kedua anak-anakku yang masih kecil-kecil, terpancar kesedihan yang sangat mendalam di sela-sela isak tangis mereka.

Hari-hari kulalui tanpa semangat, seolah-olah separuh jiwaku ikut pergi bersama suamiku. Entah mengapa selama setahun lebih aku pun selalu berpakaian menggunakan warna hitam atau warna gelap lainnya dan aku pun tidak lagi bertabaruj (berhias diri) walau hanya menggunakan bedak tipis, itupun tidak lagi aku lakukan.

Dan aku lebih sering menyendiri serta melamun, hingga aku ditegur oleh atasanku. Beliau menegurku karena aku sesungguhnya sudah melewati masa berkabung, namun aku masih terlihat terus dalam suasana berkabung.

Hampir setiap malam kulalui dengan shalat Tahajud, memohon ampun dan meminta kekuatan kepada Allah, hanya kepada Allah aku curahkan seluruh perasaanku, kesedihanku, kekhawatiranku.

Deraian air mata tercurah di atas sajadahku dan menjadi saksi atas kesedihan dan keluh kesahku kepada Allah. Menjadi saksi atas penyerahan seluruh hidupku dan masalahku kepada Allah. Kuakui kalau sesungguhnya aku merasa tidak kuat dan lemah dalam menerima ujian ini, namun kukembalikan semua ya hanya kepada Allah.

Empat tahun sudah kulewati waktu tanpa suami tercinta, tanpa kekasih belahan jiwa. Kini anak-anakku sudah beranjak remaja, dan aku bersyukur mereka menjadi anak-anak yang shalih dan berakhlak sangat baik. Di setiap shalatku, kunaikkan sejumlah doa untuk suamiku dan anak anakku, dan aku yakin suamiku berbahagia di sana karena setiap shalat mendapatkan kiriman doa dari istri dan anak anaknya.

Kini baru kusadari bahwa, sesungguhnya setiap ucapan adalah doa dan Allah sudah mengabulkan doa serta keinginanku, namun Allah mengabulkan doaku tersebut tidak sama dengan bentuk yang kita harapkan, tidak dalam bungkus yang indah.

Ternyata membutuhkan kesabaran, keikhlasan, kesungguhan dan kekuatan serta tawakal dalam membuka bungkus tersebut. Serta membutuhkan doa dan hubungan yang terus menerus dengan Allah.

Dan Subhanallah…
ternyata bungkus tersebut memiliki hadiah yang sangat indah, di dalamnya berisi dua orang anak yatim yang shalih yang menjadi penyejuk bagi jiwaku, mataku dan hatiku. Anak-anak yang menjadi Quratu ‘Ain bagiku… Ya, keinginanku untuk memelihara anak-anak yatim dikabulkan oleh Allah, dan ternyata… anak anak yatim itu adalah anak-anak kandungku sendiri.

Kedua anakku tersebut memiliki akhlak yang sangat baik, Saat tadarus bersama, bahkan si sulung sudah dapat mengoreksi bacaan Al-Quran ku dan adiknya, setiap shalat berjamaah, si Aa begitu kami biasa memanggilnya selalu menjadi imam di rumah kami, dan adiknya si Dede yang akan membacakan doa setelah selesai Shalat.

Kami biasa berdiskusi bersama dan melakukan kegiatan bersama sama. Subhanallah walhamdulillah… kami tidak merasa sendiri lagi di dunia ini, kami dapat merasakan cinta dan kasih sayang Allah kepada kami melalui orang-orang yang menyayangi kami. Allah selalu menolong setiap ada masalah yang menimpa kami, Allah memberkahi kehidupan kami dan mencukupi semua kebutuhan kami, Allah menjaga dan memelihara kami. Namun yang paling utama adalah, kami dapat merasakan kenikmatan dalam beribadah kepada Allah dan kami merasa dekat dengan Allah. Tidak ada lagi kesepian dan kesedihan karena Allah selalu bersama kami.

Dengan kejadian ini ada hikmah yang aku ambil, bahwa Allah sangat menyayangi dan mencintai semua hamba hamba-Nya. Allah akan mengabulkan semua doa dan permohonan hambaNya walaupun dalam bentuk yang tidak sesuai dengan yang kita harapkan dan mungkin saja Allah akan menyimpan doa kita di akhirat nanti untuk kebaikan kita.

Dan Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.” (Al-Mu’min:60)
Jangan pernah berprasangka buruk pada Allah, “Sesungguhnya Allah berfirman: “Aku sebagaimana prasangka hamba-Ku kepada-Ku. Aku bersamanya jika ia berdoa kepada-Ku.” (HR. Turmudzi)



BEKERJA DALAM ISLAM



Oleh : Rikza Maulan, Lc., M.Ag

Islam memandang bahwa bekerja merupakan satu kewajiban bagi setiap insan. Karena dengan bekerja, seseorang akan memperoleh penghasilan yang dapat memenuhi kebutuhan hidup dirinya dan juga keluarganya serta dapat memberikan maslahat bagi masyarakat di sekitarnya.

Oleh karenanya Islam bahkan mengkategorikan bekerja sebagai ibadah, yang diperintahkan oleh Allah SWT :

“Dan katakanlah: "Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mu'min akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan".

Selain sebagai satu kewajiban, Islam juga memberikan penghargaan yang sangat mulia bagi para pemeluknya yang dengan ikhlas bekerja mengharapkan keridhaan Allah SWT. Penghargaan tersebut adalah sebagaimana dalam riwayat-riwayat hadits berikut :

• Akan diampuni dosa-dosanya oleh Allah SWT

مَنْ أَمْسَى كَالاًّ مِنْ عَمَلِ يَدِهِ أَمْسَى مَغْفُوْرًا لَهُ رواه الطبراني

Dari Ibnu Abbas ra berkata, Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, 'Barang siapa yang merasakan keletihan pada sore hari, karena pekerjaan yang dilakukan oleh kedua tangannya, maka ia dapatkan dosanya diampuni oleh Allah SWT pada sore hari tersebut." (HR. Imam Tabrani, dalam Al-Mu'jam Al-Ausath VII/ 289)

• Dihapuskan dosa-dosa tertentu yang tidak dapat dihapuskan dengan shalat, puasa dan shadaqah.

إِنَّ مِنَ الذُّنُوْبِ لَذُنُوْبًا، لاَ تُكَفِّرُهَا الصَّلاةُ وَلاَ الصِّياَمُ وَلاَ الْحَجُ وَلاَ الْعُمْرَةُ، قَالَ وَمَا تُكَفِّرُهَا يَا رَسُوْلَ اللهِ؟ قاَلَ الْهُمُوْمُ فِيْ طَلَبِ الْمَعِيْشَةِ رواه الطبراني

Dari Abu Hurairah ra berkata, bahwa Rasulullah SAW bersabda, 'Sesungguhnya diantara dosa-dosa itu terdapat suatu dosa yang tidak dapat diampuni dengan shalat, puasa, haji dan juga umrah." Sahabat bertanya, "Apa yang bisa menghapuskannya wahai Rasulullah?". Beliau menjawab, "Semangat dalam mencari rizki". (HR. Thabrani, dalam Al-Mu'jam Al-Ausath I/38)

• Mendapatkan cinta Allah SWT

إِنَّ اللهَ يُحِبُّ الْمُؤْمِنَ الْمُحْتَرِفَ رواه الطبراني

Dari Ibnu Umar ra bersabda, 'Sesungguhnya Allah SWT mencintai seorang mu'min yang bekerja dengan giat". (HR. Imam Tabrani, dalam Al-Mu'jam Al-Aushth VII/380) :

• Terhindar dari azab neraka

Dalam sebuah riwayat dikemukakan, "Pada suatu saat, Saad bin Muadz Al-Anshari berkisah bahwa ketika Nabi Muhammad SAW baru kembali dari Perang Tabuk, beliau melihat tangan Sa'ad yang melepuh, kulitnya gosong kehitam-hitaman karena diterpa sengatan matahari. Rasulullah bertanya, 'Kenapa tanganmu?' Saad menjawab, 'Karena aku mengolah tanah dengan cangkul ini untuk mencari nafkah keluarga yang menjadi tanggunganku." Kemudian Rasulullah SAW mengambil tangan Saad dan menciumnya seraya berkata, 'Inilah tangan yang tidak akan pernah disentuh oleh api neraka'" (HR. Tabrani)

• Bekerja mencari nafkah digolongkan dalam fi sabililah

Dari Ka'ab bin Umrah berkata, "Ada seseorang yang berjalan melalui tempat Rasulullah SAW. Orang itu sedang bekerja dengan sangat giat dan tangkas. Para sahabat lalu berkata, 'Ya Rasulullah, andaikata bekerja seperti dia dapat digolongkan fi sabilillah, alangkah baiknya.' Lalu Rasulullah bersabda, 'Jika ia bekerja untuk mengidupi anak-anaknya yang masih kecil, itu adalah fi sabilillah; Jika ia bekerja untuk membela kedua orang tuanya yang sudah lanjut usia, itu adalah fi sabilillah; dan jika ia bekerja untuk kepentingan dirinya sendiri agar tidak meminta-minta, maka itu adalah fi sabilillah... (HR. Thabrani)

Riwayat-riwayat di atas sudah lebih dari cukup bagi seorang mu'min untuk menjadi motivator dalam bekerja,. Oleh karenanya seorang muslim yang baik adalah yang bekerja dengan penuh kesungguhan dan ketekunan. Karena selain mendapatkan penghasilan untuk kehidupan dunianya, ia juga mendapatkan beribu kebaikan untuk kehidupannya di akhirat kelak.

Friday, 28 October 2016

PAHLAWAN WANITA BERKERUDUNG SYAR'I YANG TERLUPAKAN.

PAHLAWAN WANITA BERKERUDUNG SYAR'I YANG TERLUPAKAN.

"Kartini" yang tidak pernah dimunculkan profilnya. Pengaruhnya dalam dunia pendidikan begitu nyata. Bahkan sekaliber Al-Azhar Mesir pun terinpirasi dari tindakan beliau. Dan, point yang tidak kalah penting, pakaian anggun dengan kerudung yang menutup dada itu sudah lama ada sebelum Indonesia merdeka.. Allahu Akbar..

Syaikhah Hajjah Rangkayo Rahmah El Yunusiyyah (1900-1969) adalah salah satu pahlawan wanita milik bangsa Indonesia, yang dengan hijab syar'i-nya tak membatasi segala aktifitas dan semangat perjuangannya.

Rahmah, begitu ia biasa dipanggil, adalah seorang guru, pejuang pendidikan, pendiri sekolah Islam wanita pertama di Indonesia, aktifis kemanusiaan, anggota parlemen wanita RI, dan pejuang kemerdekaan Republik Indonesia.

Ketika Rahmah bersekolah, dengan bercampurnya murid laki-laki dan perempuan dalam kelas yang sama, menjadikan perempuan tidak bebas dalam mengutarakan pendapat dan menggunakan haknya dalam belajar. Ia mengamati banyak masalah perempuan terutama dalam perspektif fiqih tidak dijelaskan secara rinci oleh guru yang notabene laki-laki, sementara murid perempuan enggan bertanya. Kemudian Rahmah mempelajari fiqih lebih dalam kepada Abdul Karim Amrullah di Surau Jembatan Besi, dan tercatat sebagai murid-perempuan pertama yang ikut belajar fiqih, sebagaimana dicatat oleh Hamka.

Setelah itu, Rahmah mendirikan Madrasah Diniyah Lil Banaat (Perguruan Diniyah Putri) di Padang Panjang sebagai sekolah agama Islam khusus wanita pertama di Indonesia. Ia menginginkan agar perempuan memperoleh pendidikan yang sesuai dengan fitrah mereka dan dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Tekadnya, "Kalau saya tidak mulai dari sekarang, maka kaum saya akan tetap terbelakang. Saya harus mulai, dan saya yakin akan banyak pengorbanan yang dituntut dari diri saya. Jika lelaki bisa, kenapa perempuan tidak bisa?"

Rahmah meluaskan penguasaannya dalam beberapa ilmu terapan agar dapat diajarkan pada murid-muridnya. Ia belajar bertenun tradisional, juga secara privat mempelajari olahraga dan senam dengan seorang guru asal Belanda. Selain itu, ia mengikuti kursus kebidanan di beberapa rumah sakit dibimbing beberapa bidan dan dokter hingga mendapat izin membuka praktek sendiri.
Berbagai ilmu lainnya seperti ilmu hayat dan ilmu alam ia pelajari sendiri dari buku. Penguasaan Rahmah dalam berbagai ilmu ini yang ia terapkan di Diniyah Putri dan dilimpahkan semua ilmunya itu kepada murid-murid perempuannya.

Pada 1926, Rahmah juga membuka program pemberantasan buta huruf bagi ibu-ibu rumah tangga yang belum sempat mengenyam pendidikan dan dikenal dengan nama Sekolah Menyesal.

Selama pemerintahan kolonial Belanda, Rahmah menghindari aktifitas di jalur politik untuk melindungi kelangsungan sekolah yang dipimpinnya. Ia memilih tidak bekerja sama dengan pemerintah penjajah. Ketika Belanda menawarkan kepada Rahmah agar Diniyah Putri didaftarkan sebagai lembaga pendidikan terdaftar agar dapat menerima subsidi dari pemerintah, Rahmah menolak, mengungkapkan bahwa Diniyah Putri adalah sekolah milik ummat, dibiayai oleh ummat, dan tidak memerlukan perlindungan selain perlindungan Allah. Menurutnya, subsidi dari pemerintah akan mengakibatkan keleluasaan pemerintah dalam memengaruhi pengelolaan Diniyah Putri.

Kiprah Rahmah di jalur pendidikan membuatnya mendapatkan perhatian luas. Ia duduk dalam kepengurusan Serikat Kaum Ibu Sumatera (SKIS). Pada 1935, ia diundang mengikuti Kongres Perempuan Indonesia di Batavia. Dalam kongres, ia memperjuangkan hijab sebagai kewajiban bagi muslimah dalam menutup aurat ke dalam kebudayaan Indonesia.
Pada April 1940, Rahmah menghadiri undangan Kongres Persatuan Ulama Seluruh Aceh. Ia dipandang oleh ulama-ulama Aceh sebagai ulama perempuan terkemuka di Sumatera.

Kedatangan tentara Jepang di Minangkabau pada Maret 1942 membawa berbagai perubahan dalam pemerintahan dan mengurangi kualitas hidup penduduk non-Jepang. Selama pendudukan Jepang, Rahmah ikut dalam berbagai kegiatan Anggota Daerah Ibu (ADI) yang bergerak di bidang sosial. Dalam situasi perang, Rahmah bersama para ADI mengumpulkan bantuan makanan dan pakaian bagi penduduk yang kekurangan. Ia memotivasi penduduk yang masih bisa makan untuk menyisihkan beras segenggam setiap kali memasak untuk dibagikan bagi penduduk yang kekurangan makanan. Kepada murid-muridnya, ia menginstruksikan bahwa seluruh taplak meja dan kain pintu yang ada pada Diniyah Putri dijadikan pakaian untuk penduduk.
Selain itu, Rahmah bersama para anggota ADI menentang pengerahan perempuan Indonesia sebagai wanita penghibur untuk tentara Jepang. Tuntutan ini dipenuhi oleh pemerintah Jepang dan tempat prostitusi di kota-kota Sumatera Barat berhasil ditutup.

Terimbas oleh Hajjah Rangkayo Rasuna Said yang terjun ke politik lebih dahulu, dan dengan kondisi Indonesia yang semakin terpuruk oleh penjajah Jepang, akhirnya Rahmah terjun ke dunia politik. Ia bergabung dengan Majelis Islam Tinggi Minangkabau yang berkedudukan di Bukittinggi. Ia menjadi Ketua Hahanokai di Padang Panjang untuk membantu perjuangan perwira yang terhimpun dalam Giyugun (semacam tentara PETA).

Seiring memuncaknya ketegangan di Padang Panjang, Rahmah membawa sekitar 100 orang muridnya mengungsi untuk menyelamatkan mereka dari serbuan tentara Jepang. Selama pengungsian, ia menanggung sendiri semua keperluan murid-muridnya. Ketika terjadi kecelakaan kereta api pada 1944 dan 1945 di Padang Panjang, Rahmah menjadikan bangunan sekolah Diniyah Putri sebagai tempat perawatan korban kecelakaan.
Hal ini membuat Diniyah Putri mendapatkan piagam penghargaan dari pemerintah Jepang. Menjelang berakhirnya pendudukan, Jepang membentuk Cuo Sangi In yang diketuai oleh Muhammad Sjafei dan Rahmah duduk sebagai anggota peninjau.

Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945. Setelah mendapatkan berita tentang proklamasi kemerdekaan langsung dari Ketua Cuo Sangi In, Muhammad Sjafei, Rahmah segera mengibarkan bendera Merah Putih di halaman perguruan Diniyah Putri. Ia tercatat sebagai orang yang pertama kali mengibarkan bendera Merah Putih di Sumatera Barat. Berita bahwa bendera Merah Putih berkibar di sekolahnya menjalar ke seluruh pelosok daerah.

Ketika Komite Nasional Indonesia terbentuk sebagai hasil sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada 22 Agustus 1945, Soekarno yang melihat kiprah Rahmah mengangkatnya sebagai salah seorang anggota.

Pada 5 Oktober 1945, Soekarno mengeluarkan dekrit pembentukan TKR (Tentara Keamanan Rakyat). Pada 12 Oktober 1945, Rahmah memelopori berdirinya TKR untuk Padang Panjang dan sekitarnya. Ia memanggil dan mengumpulkan bekas anggota Giyugun, mengusahakan logistik dan pembelian beberapa kebutuhan alat senjata dari harta yang dimilikinya. Bersama dengan bekas anggota Hahanokai, Rahmah mengatur dapur umum di kompleks perguran Diniyah Putri untuk kebutuhan TKR. Anggota-anggota TKR ini menjadi tentara inti dari Batalyon Merapi yang dibentuk di Padang Panjang.

Ketika Belanda melancarkan Agresi Militer Belanda kedua, Belanda menangkap sejumlah pemimpin-pemimpin Indonesia di Padang Panjang. Rahmah meninggalkan kota dan bersembunyi di lereng Gunung Singgalang. Namun, ia ditangkap Belanda pada 7 Januari 1949 dan mendekam di tahanan wanita di Padang Panjang. Setelah tujuh hari, ia dibawa ke Padang dan ditahan di sebuah rumah pegawai kepolisian Belanda berkebangsaan Indonesia. Ia melewatkan 3 bulan di Padang sebagai tahanan rumah, sebelum diringankan sebagai tahanan kota selama 5 bulan berikutnya.

Pada Oktober 1949, Rahmah meninggalkan Kota Padang untuk menghadiri undangan Kongres Pendidikan Indonesia di Yogyakarta. Ia baru kembali ke Padang Panjang setelah mengikuti Kongres Muslimin Indonesia di Yogyakarta pada akhir 1949. Rahmah bergabung dengan Partai Islam Masyumi. Dalam pemilu 1955, ia terpilih sebagai anggota Konstituante mewakili Sumatera Tengah. Melalui Konstituante, ia membawa aspirasinya akan pendidikan dan pelajaran agama Islam.

Pada 1956, Imam Besar Al-Azhar, Kairo, Mesir, Abdurrahman Taj, berkunjung ke Indonesia dan atas ajakan Muhammad Natsir, berkunjung untuk melihat keberadaan Diniyah Putri. Imam Besar tersebut mengungkapkan kekagumannya pada Diniyah Putri, sementara Universitas Al-Azhar sendiri saat itu belum memiliki bagian khusus perempuan.

Pada Juni 1957, Rahmah berangkat ke Timur Tengah. Usai menunaikan ibadah haji, ia mengunjungi Mesir memenuhi undangan Imam Besar Al-Azhar. Dalam satu Sidang Senat Luar Biasa, Rahmah mendapat gelar kehormatan “Syaikhah” dari Universitas Al-Azhar, dimana untuk kali pertama Al-Azhar memberikan gelar kehormatan itu pada perempuan.

Hamka mencatat, Diniyah Putri mempengaruhi pimpinan Al-Azhar untuk membuka Kuliyah Qismul Banaat (kampus khusus wanita) di Universitas Al-Azhar. Sejak saat itu Universitas Al-Azhar yang berumur 11 abad membuka kampus khusus wanita, yang diinspirasi dari Diniyah Putri di Indonesia yang baru seumur jagung.

Sebelum kepulangannya ke Indonesia, Rahmah mengunjungi Syria, Lebanon, Jordan, dan Iraq atas undangan para pemimpin negara tersebut.

Sekembalinya dari kunjungan ke berbagai negara di Timur Tengah, Rahmah merasa bahwa Soekarno telah terbawa arus kuat PKI. Ia merasa tidak nyaman berjuang di Jakarta, kemudian memilih kembali pulang ke Padang Panjang. Rahmah melihat bahwa mencurahkan perhatiannya untuk memimpin perguruannya akan lebih bermanfaat daripada duduk di kursi parlemen sebagai anggota DPR yang sudah dikuasai komunis. Ketika terjadi PRRI di Sumatera Tengah akhir 1958, akibat ketidaksetujuan atas sepak terjang Soekarno, Rahmah ikut bergerilya di tengah rimba bersama tokoh-tokoh PRRI dan rakyat yang mendukungnya.

Pada 1964, ia menjalani operasi tumor payudara di RS Pirngadi, Medan. Sejak itu hingga akhir hayatnya, hidupnya didedikasikan kembali sepenuhnya untuk Diniyah Putri.

Tampak pada foto, pahlawan ini mengenakan hijab syar'i dan baju kurung basiba dengan cara yang anggun, elegan dan modern yang menampakkan kecerdasannya dan kemajuannya dalam berpikir.

LuLu Basmah - diringkas dari berbagai sumber

Wednesday, 26 October 2016

Faidah Sholat Cahaya Hati

Mungkin kita memandang sholat adakah kewajiban yang sangat besar bagi kita, yakni sebagai bentuk ibadah yang merupakan rutinitas dengan gerakan dan bacaan yang membosankan. Akibatnya kita beranggapan bahwa sholat hanyalah kewajiban dari Allah untuk manusia  sehingga sering kali kita yang imannya sedang melemah enggan melakukannya. Padahal sangat jelas sebenarnya dibalik gerakan dan bacaan itu Allah memberikan suatu manfaat yang besar bagi kita. Itulah bukti sifat Rahman Allah pada manusia. Jika saja manusia pandai membacanya…Subhanallah
Dalam kaitan ini saya membeberkan manfaat yang merupakan temuan riset yang spektakuler tentang gerakan dan bacaan sholat, antara lain:

1. Sholat mampu menyebuhkan rematik:
Para ilmuwan dan juga para dokter mengungkapkan, salah satu cara untuk menyembuhkan rematik (khususnya pada tulang punggung) yang disebabkan ketidakseimbangan otot adalah dengan berolahraga. Berdasarkan saran dari dokter ini maka tidak ada solusi terbaik untuk menghindari rematik sejak dini kecuali dengan melaksanakan sholat 5 waktu secara konsisten, karena gerakan sholat adalah jenis gerakan terbaik yang mampu mengembalikan fungsi otot dengan baik.
Gerakan yang dimaksud adalah gerakan rukuk, berdiri tegak dan sujud. tentu saja gerakan itu adalah gerakan yang tuma’nina (tidak tergesa-gesa) dan sebaiknya lebih lama. Gerakan yang dilakukan secara berulang tersebut merupakan terapi terbaik dan penyembuhan terhebat bagi siapapun yang menderita penyakit tulang dalam waktu yang cepat.

2. Manfaat Sholat untuk kelancaran sistem peredaran darah dan terapi penyakit jantung:
Penelitian kedokteran mengungkapkan bahwa kasus tersumbatnya peredaran darah yang berimbas pada terhambatnya fungsi paru-paru dan kasus tersumbatnya peredaran darah di kaki bukanlah termasuk kasus yang dialami oleh kaum muslimin yang disiplin melakukan sholat. Kasus ini umumnya banyak dialami oleh penderita degan persentase 5 dari seribu orang non muslim pasca bedah. Kenapa, karena kajian kedokteran mengungkapkan bahwa gerakan ruku’ dan sujud dalam waktu yang lama mampu menstabilkan detak jantung, sehingga peredaran darah berjalan lancar serta meminimalisir tekanan darah tinggi secara akut di kepala. Subhanallah…

3. Sholat merupakan gerak olah raga terbaik:
Beberapa tahun terakhir tersebar penyakit desk di kalangan penduduk prancis tersebar penyakit desk dengan persentase 18 dari 20 orang karena duduk dalam waktu yang lama di perpustakaan. Lucunya, para dokter yang menganalisisnya malah merekomendasikan dan menyimpulkan bahwa sholat dalam agama Islam adalah solusi terbaik untuk terapi penyakit desk. Kenapa?, karena diketahui secara medis dengan disiplin melakukan shalat setiap waktunya plus sholat malam, berdampak pada perubahan pada gerak otot dan hal ini mampu membangkitkan semangat baru pada tubuh, mengikis timbunan lemak di sekitar perut dan paha dan memperlambat efek-efek penuaan pada tubuh. Bahkan, konsistensi shalat pun mampu menjaga bentuk ideal tubuh dan gerakannya serta mempercepat munculnya vitalitas tubuh secara non stop 24 jam setiap harinya. dengan demikian sholat adalah latihan yang paling mudah dan cocok dijadikan sebagai olah tubuh dalam menjaga kesehatan tubuh.

4. Manfaat Wudhu dalam Terapi Penyakit Kanker Kulit:
Berbagai kajian yang berhubungan dengan faktor pemicu kanker kulit mengungkapkan bahwa faktor yang mendominasi munculnya kanker kulit adalah karena kulit banyak menyrap zat kimiawi; dan solusi terbaik untuk mencegahnya adalah dengan menghilangkannya dengan membersihkannya secara berulang kali. Selain itu keringat dan lemak yang keluar dari pori-pori tubuh dan bercampur dengan debu pada umumnya mengandung zat kimiawi dan bakteri berbahaya. Jadi masih meragukan manfaat wudhu?

5. Manfaat Istinsyaag :
Istinsyaaq adalah membersihkan lubang hidung dengan cara menyedot air pada lubang hidung lalu menyemburkannya kembali. Sekelompok peneliti dari Fakultas Kedokteran di Iskandariyah Mesir, bekerja sama dengan kelompok peneliti kesehatan dan obat-obatan melakukan penelitian untuk mengungkap hubungan antara ilmu pengetahuan dan aktivitas berwudhu. Hasil yang diperoleh adalah hidung bagian dalam yang tidak dibasuh umumnya berwarna pucat, berminyak, serat penuh debu dan kotoran. Di bagian bulu hidung umumnya rentan dihinggapi debu dan kotoran. Otomasis Hidung yang kotor tersebut ditemukan kumpulan mikroba dan bakteri. Padahal penyakit banyak tersebar melalui pernafasan, mulai dari influenza, radang paru-paru, kelumpuhan dan penyakit lainnya. Jadi, Istinsyaaq adalah solusi dan terapi terbaik karena dilakukan berulang-ulang ketika akan sholat

5. Sholat mampu mengurangi kekhawatiran dalam diri:
Berbagai kajian psikologi modern mengungkapkan bahwa semua motivasi dan daya rasa manusia sangat terkait erat dengan perubahan zat kimia dalam otak. Meningkatnya adrenalin dalam tubuh sebanding dengan peningkatan kekhawatiran dalam diri seseorang. Selanjutnya hal tersebut akan berpengaruh pada meningkatnya detak jantung akibat tekanan darah menuju jantung. Selain itu, syaraf menjadi menjauh dari sistem pencernaan sehingga prosesnya terganggu. Kadar gula pada hati makin menumpuk dan persentasenya meningkat dalam aliran darah. Jika semuanya itu terus terjadi, maka permasalahan pada tubuh dan akhirnya otak pun terjadi. Berbagai gejolak pemikiran dan penyimpangan perilaku ini menjadi imbas pengaruh buruk tersebut.
Dalam harian surat kabar “London West” diungkapkan bahwa selama 10 tahun, Eropa mengadakan penelitian komparasi antara mereka yang selalu disiplin melakukan ritual ibadah dengan mereka yang tidak pernah sama sekali. kesimpulan yang mereka dapatkan adalah bahwa persentase penderita tekanan darah tinggi, penyakit jantung, depresi dan stress tidak begitu banyak menyerang mereka yang konsisten dengan ritual ibadahnya.
Dengan sholat yang khusyu’ dapat dipastikan kekhawatiran dalam diri akan hilang. Maka benarlah apa yang disabdakan Rasulullah : “Lapangkanlah diri kami dengan shalat wahai Bilal”. yakni ajakan Rasulullah agar bilal mengumandangkan adzan agar Beliau dan sahabat melakukan sholat untuk bermunajat dan menenangkan hati kepada-Nya

6. Manfaat Sujud dari segi Substansi Kesehatan
Pengulangan sujud dalam sholat setiap harinya minimal dilakukan 34 x. Bilangan tersebut dianggan bilangan yang tepat untuk meningkatkan aktivitas otot dan saraf tubuh serja menjaga keseimbangan antar sendi, khususnya tangan, paha. lutut dan kaki. Dengan aktivitas sujud juga, peredaran darah dalam tubuh bisa berjalan dan bergerak dengan mudah dari atas ke bawah. Selain itu meningkatnya lipatan tangan mampu melancarkan peredaran darah dari atas pergelangan ke bawah hingga mampu mencegah infeksi yang umumnya menyerang pergelangan tangan.

7. Manfaat Kekhusyu’an dalam Sholat.
William Molton Marstein, seorang ahli psikolog pada majalah “Reader Digest” mengungkapkan bahwa bahwa kemampuan untuk memusatkan pikiran biasa dialami oleh setiap individu dalam kehidupannya. Misal, seorang pemimpin akan memusatkan pikirannya dalam menghadapi masalah. Hal yang dapat menurunkan kemampuan memusatkan pikiran dan bahkan merusaknya adalah penyimpangan dan terlalu sibuk dalam menuruti hawa nafsu. William juga mengungkapkan bahwa akal merupakan alat yang mengagumkan dan memiliki kemampuan yang sangat hebat jika difokuskan pada suatu titik.
Berkaitan dengan itu di Amerika dilakukan latihan berbicara kepada suatu obyek dengan menghadirkan hati dalam setiap kalimat yang diucapkannya dengan tujuan meningkatkan semangat dan kekuatan untuk berkeinginan dalam beraktivitas. Jika saja mereka tahu tentang sholatnya kaum Muslim. Dan harap dicatat: obyek yang dituju dalam sholat adalah Dzat Yang Maha Agung, tentu saja kekuatan yang didapatkan sangat jauh. Subhanallah
Akhir-akhir ini, muncul kontroversi hukum haram terhadap yoga. Banyak pro dan kontra atas isu tersebut. Saya tidak bisa melakukan justifikasi akan hukum itu. Tapi, mengacu pada manfaat kekhusyukan dalam sholat serta temuan bahwa sholat mampu menghilangkan kekhawatiran dalam diri dengan menuju kepada Allah, Dzat Yang Maha Agung, lalu kenapa kita malah memalingkan diri dari sholat yang merupakan manifestasi yang dahsyat dan melakukan meditasi yoga? Sungguh tidak perlu diperdebatkan dengan menguras nalar.
“Sesungguhnya sungguh beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam sholatnya” (QS Al-Mu’minuun 1-2)

8. Kedhasyatan sholat tahajjud dan subuh (yang tepat waktu)
Melalui berbagai penelitian, percobaan dan kajian, sebuah fakta ilmiah mengungkapkan bahwa seseorang yang tidurnya dalam waktu yang sangat lama akan sangat mudah terserang penyakit jantung. Hal ini dikarenakan lemak yang ada dalam darah menempel pada dinding syaraf di sekitar jantung. Para ulama dan ilmuwan modern banyak menganjurkan agar setiap manusia bangun dari tidurnya setelah 4 jam, kemudian melakukan gerakan tubuh ataupun melakukan kegiatan yang membutuhkan otot selama 1/4 jam. Hal ini berguna untuk menghindari bahaya serangan jantung dan menjaga vitalitas tubuh, khususnya jantung karena menghindarinya dari timbunan lemak.
Jadi ajaran Islam telah mendahului temuan modern dalam mengungkapkan fenomena di atas untuk kemudian menyarankan suatu manajemen kesehatan tubuh yang indah, yakni dengan menganjurkan setiap individu untuk bisa bangun melakukan sholat tahajud pada 1/3 malam terakhir dan dilanjutkan dengan sholat subuh.
Diriwayatkan Ali, Rasulullah Saw bersabda, ” Dalam surga terdapat suatu ruangan yang dari luar bisa terlihat dalamnya dan dari dalam bisa dilihat luarnya”. Lalu seorang Arab bertanya.” Diperuntukkan untuk siapakah tempat itu, wahai Rasulullah?” Rasulullah menjawab, ” Bagi siapa saja yang memiliki ucapan yang baik, memberikan makan kepada orang yang membutuhkan, konsisten melaksanakan puasa dan melaksanakan sholat demi mengharapkan ridha-Nya ketika orang lain sedang tertidur.” (HR Ahmad)

Sunday, 23 October 2016

KELUARGA KERAJAAN PUN TETAP DIQISHOS. .. MENGHARUKAN !!

KELUARGA KERAJAAN PUN TETAP DIQISHOS. .. MENGHARUKAN !!

Ada peristiwa penting Selasa 18 Oktober 2016 kemaren di Kota Riyadh, yaitu pelaksanaan hukuman Qishos  (eksekusi hukuman mati) atas Emir / Prince  Turki bin Su’ud bin Turki bin Su’ud al-Kabir, anak muda yang merupakan kerabat kerajaan atau keturunan dari pendiri kerajaan Saudi Arabia.

Prince Turki bin Su'ud terbukti membunuh pemuda lainnya ‘Adil bin Sulaiman al-Muhaimidi dengan menembaknya setelah sebelumnya terjadi pertengkaran. Polisi pun menangkap sang Emir dan diproses di pengadilan, dan karena terbukti serta mengaku maka dijatuhi hukuman mati yang pelaksanaan eksekusinya Selasa 18/10  kemaren.

Yang mengharukan adalah statemen Raja yang sangat mendukung segala upaya penegakkan hukum walaupun pelakunya melibatkan kerabat kerajaan sekali pun. Beliau menyatakan;
Alhamdulillah, masyarakat bisa menuntut Raja dan kerabat kerajaan serta siapapun yang melakukan pelanggaran hak hak.

Lalu apa reaksi keluarga tereksekusi  mengingat mereka adalah keluarga kerajaan?. Apakah marah, protes ataukah bagaimana?.

Kakak terpidana Emir/Prince Khalid bin Su'ud Al-Kabir pasca pelaksanaan eksekusi qishos menyatakan bahwa pelaksanaan hukuman bagi adiknya adalah salah satu cara taubat dan kaffaroh (penebus) atas  dosa sangat besar dalam Islam, yaitu pembunuhan, yang dengan qishos itu ia berharap Allah Ta'ala mengampuni adiknya dan  memasukkannya kedalam Surga.

Sebagai informasi tambahan bahwa dalam Islam siapapun yang membunuh nyawa dengan sengaja dan terbukti dengan pengakuan atau ada saksi-saksi yang melihat maka dia di qishos (hukuman mati) disaksikan oleh masyarakat,  diantara hikmahnya:

1- Menjaga keamanan masyarakat, mencegah pembunuhan terulang. Nyawa akan menjadi sangat mahal dan orang akan berfikir sejuta kali untuk membunuh.

2- Cara taubat & kaffaroh (penebus dosa) pelaku.
Dimana setelah dilakukan Qishos maka Allah Ta'ala mengampuni dosa pembunuhan tersebut.

3- Hukum harus ditegakkan dengan adil tanpa pandang bulu dan pengadilan pun tidak boleh diintervensi oleh penguasa apalagi suap karena hakekatnya tanggungjawab hakim adalah kepada Allah Ta'ala. Curangnya hakim langsung diancam dengan Neraka.

4- Terwujudnya rasa keadilan bagi keluarga korban. Mengapa keluarganya dibunuh? Dan tidak bisa yang 2terbunuh dihidupkan kembali. Maka dalam Islam ada hak memaafkan dan tidak memaafkan. Jika keluarga korban memaafkan maka hukuman bunuh bisa dibatalkan dengan pemaafan (diganti diyat) dan jika tidak dimaafkan oleh pihak keluarga korban maka eksekusi tetap dilaksanakan.

Subhaanallah indahnya hukum Islam dalam melindungi nyawa manusia. Dan jika diterapkan hukum Islam ini maka mudah sekali prinsipnya: jangan pernah membunuh maka anda tidak akan dibunuh. Bisa disaksikan negara-negara yang enggan menerapkan  qishos  (menghukum mati para pembunuh) maka nyawa akan menjadi murah sekali. Hanya gara-gara Rp 5000 di terminal nyawa melayang, masyarakat pun hilang rasa aman.

Allah Ta'ala berfirman :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الْقِصَاصُ فِي الْقَتْلَى... ۖ
“Wahai orang-orang beriman diwajibkan atas kalian qishash dalam kasus pembunuhan...” (al-Baqarah : 178)

وَلَكُمْ فِي الْقِصَاصِ حَيَاةٌ يَا أُولِي الْأَلْبَابِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Dan dalam (pelaksanaan hukuman) qishâsh itu (terdapat jaminan kelangsungan) hidup bagi kalian, wahai orang-orang yang berakal, supaya kalian bertakwa. (Qs. al-Baqarah:179)

Sunday, 16 October 2016

BAGAIMANA KABARMU?

 BAGAIMANA KABARMU ?

Menanyakan "Bagaimana kabarmu?"
Ternyata Penting dan Berpahala..

Ketika kita bertanya kepada seseorang

*"Bagaimana kabarmu?*
*Kaifa haaluk?*

 sebenarnya tanpa sengaja kita ingin mengajak orang itu untuk beribadah.
Yah...beribadah.
Yaitu mengingat Allah, dengan mengucapkan kalimat
*"Alhamdulillah"*.
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Dan kita mengajaknya untuk menyadari betapa banyak nikmat yang dikaruniakan Allah,
serta mengingatkannya supaya mensyukuri nikmat-nikmat itu.

Khalifah Umar bin Khattab kadang kadang sengaja pergi ke pasar untuk menanyai keadaan orang yang beliau temui.

Di saat orang itu menjawab dan memuji Allah beliau berkata:
 "Saya hanya ingin mendengarkan kalimat Alhamdulillah itu keluar dari mulutmu".

Atau dengan kata lain
"Aku hanya ingin anda menyadari nikmat Allah dan mensyukurinya".

Alhamdulillahi rabbil 'alamin,
betapa indahnya agama kita ini,
kalimat sapaan pun bernilai ibadah di sisi Allah.

بارك الله


Allâh Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ

Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku. [Al-Baqarah/2:152]


وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَةَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَا إِنَّ اللَّهَ لَغَفُورٌ رَحِيمٌ

“Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Qs. An Nahl: 18)

وَمَا بِكُمْ مِنْ نِعْمَةٍ فَمِنَ اللَّهِ

“Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah (datangnya)”. (Qs. An Nahl: 53)

وَأَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ

“Dan terhadap nikmat Tuhanmu maka hendaklah kamu menyebut-nyebutnya (dengan bersyukur)”. (Qs. Adh Dhuha: 11)

*#Selamat beraktivitas & slalu bersyukur.....*

Friday, 14 October 2016

_Larangan Alloh_

🌷 *APAKAH MASIH PERCAYA KEPADA ALLAH TENTANG MEREKA...*

👍 *ALLAH YG MELARANG KITA MEMILIH MEREKA... DAN ALLAH YG MAHA TAHU TENTANG MEREKA...*

💥 _*LARANGAN DAN ANCAMAN PEMILIK ALAM SEMESTA BAGI YG MEMILIH PEMIMPIN KAFIR...*_

👇 *INILAH LARANGANNYA..*

📖 (يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الْيَهُودَ وَالنَّصَارَىٰ أَوْلِيَاءَ ۘ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ ۚ

_"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain."_
(Q.S Al-Maidah : 51)

👇 *INILAH ANCAMANNYA ..*

وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ مِنْكُمْ فَإِنَّهُ مِنْهُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ)

_"Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim"_
[Surat Al-Ma'idah 51]

➡ *ALLAH BONGKAR HAKIKAT BUSUKNYA LISAN &  HATI MEREKA TERHADAP KITA...*

(يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا بِطَانَةً مِنْ دُونِكُمْ لَا يَأْلُونَكُمْ خَبَالًا وَدُّوا مَا عَنِتُّمْ قَدْ بَدَتِ الْبَغْضَاءُ مِنْ أَفْوَاهِهِمْ وَمَا تُخْفِي صُدُورُهُمْ أَكْبَرُ ۚ قَدْ بَيَّنَّا لَكُمُ الْآيَاتِ ۖ إِنْ كُنْتُمْ تَعْقِلُونَ)

_"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu (pemimpinmu) orang-orang yang, di luar kalanganmu (agamamu), karena mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya"_
[Surat Aal-E-Imran 118]

👎🏿 *KRISTENISASI DAN PEMURTADAN....ITULAH AGENDA UTAMA MEREKA..*

(وَلَنْ تَرْضَىٰ عَنْكَ الْيَهُودُ وَلَا النَّصَارَىٰ حَتَّىٰ تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ ۗ قُلْ إِنَّ هُدَى اللَّهِ هُوَ الْهُدَىٰ ۗ وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُمْ بَعْدَ الَّذِي جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ ۙ مَا لَكَ مِنَ اللَّهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلَا نَصِيرٍ)

_"Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak pernah akan Ridho kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)". Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu_
[Surat Al-Baqarah 120]

👉 *ALLAH TELAH MENGECAP MEREKA KAFIR, PENGHUNI NERAKA DAN MANUSIA TERBURUK...*

(إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ وَالْمُشْرِكِينَ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا ۚ أُولَٰئِكَ هُمْ شَرُّ الْبَرِيَّةِ)

_"Sesungguhnya orang-orang yang kafir yakni ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani/Kristen) dan orang-orang yang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk_
[Surat Al-Bayyinah 6]

👌🏿 *MAKA WAHAI KAUM MUSLIMIN...*

👉 Janganlah tertipu dgn penciteraan dan lisan2 mrk yg dusta. Ketahuilah...hati mrk sangat benci kpd kita dan mrk memiliki agenda tipu daya besar utk islam dan kaum muslimin di negeri ini.

👉 Jgn juga kita terkecoh dgn pernyataan2 orang yg *BODOH & PENJILAT* yg mendukung musuh2 Allah dr orang2 Munafiq.... Apakah mrk lebih tau tentang hakikat sebenarnya orang2 kafir dari pada Allah...???...Demi Allah mrk tidak membaca dan memahami ayat2 Allah dan hadits2 NabiNya...sehingga mrk berkata dgn akal busuk dan hawa nafsunya.

👍 *PRINSIP ORANG2 YG BERIMAN SANGAT JELAS...*

(قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ * لَا أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ * وَلَا أَنْتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ * وَلَا أَنَا عَابِدٌ مَا عَبَدْتُمْ * وَلَا أَنْتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ * لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ)

_Katakanlah: "Hai orang-orang kafir :_
👉 _Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah_
👉 _Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah_
 👉 _Dan Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah._
👉 _dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah._
👉 _Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku"._
[Surat Al-Kafirun 1-6]

🌷 Semoga Tulisan singkat ini bisa sampai dan bisa memberikan pencerahan kpd seluruh kaum muslimin di negeri ini. Sehingga nampaklah jelas di mata mrk akan Haram & bahayanya memilih pemimpin Kafir dari yahudi dan Kristen.

🌾Dan kita berdoa kpd Allah... semoga senantiasa menjaga islam dan kaum muslimin di Negeri yg kita cintai ini.

🌷 Abu Ismail...

Thursday, 13 October 2016

Ittibar Dari Pedagang Soto Cahaya Hati

Dalam rangka perjalanan untuk pekerjaan ke Solo, suatu hari saya mampir makan di warung soto di Solo.

Habis bubaran shalat jum'at saya mampir ke warung soto itu, karena sangat ramai dikunjungi pelanggannya. Saya pikir soto ini pasti enak karena pengunjungnya sampai ke teras warung...
Suasananya rada aneh, ketika saya lihat sekeliling meja, banyak sekali abang-abang becak yang makan di sana.

"Hemmm.. Pantesan rame, sotonya memang benar-benar enak!"

Ketika selesai makan dan mau membayar, Bu Amir pemilik warung soto itu melarang saya mengeluarkan uang.
"Tidak usah bayar Dik, terima kasih atas kunjungannya.".. ..
Dengan penuh rasa heran saya bertanya alasannya kenapa gak mau dibayar?

Baca juga : Mukmin Seperti Buah Utrujah

"Ini hari Jumat Dik, di sini tiap hari Jumat gratis!"
Masya Allah, terjawab sudah kenapa sebagian besar yang makan di warung ini tukang becak.

Setengah bingung saya mencoba mendekat ke tempat Bu Amir duduk.
"Ibu, apa gak rugi jual soto seharian gak dapat uang?", tanya saya setengah menyelidik.
"Dik, dari hari Sabtu sampai hari Kamis kan alhamdulillah kami dikasih rejeki,
dikasih untung sama Allah!!!

Kalau kami bersyukur dengan cara menggratiskan satu hari, untung kami masih sangat banyak untuk ukuran kami.

Kalau mau jujur seharusnya kami memberikan hak kepada Allah minimal 30% !
Coba adik pikir, siapa yang menggerakkan hati pelanggan-pelanggan kami untuk datang kemari ?

"Kalau kami harus membayar salesman, berapa uang yang harus kami bayar?"

"Semoga dengan 1/7 bagian ini Allah ridho. Sebagian besar dari hasil usaha ini kami gunakan untuk membiayai 4 anak kami. Mereka kuliah semua Dik. Satu di kedokteran UGM, satu di Teknik Sipil ITB, yang 2 lagi di UNS sini. Kalau bukan karena pertolongan Allah, mana bisa usaha kami yang sekecil ini membiayai kuliah 4 orang!"

Bu Amir menjelaskan panjang lebar.

Jelegeeer.... !!! Saya seperti disambar petir.
Warung soto sekecil ini bisa membiayai anaknya 4 kuliah di Universitas Negeri semua! Bahkan malah masih bisa memberi makan kepada tukang-tukang becak dan semua orang yang berkunjung ke warungnya setiap HARI JUMAT, GRATIS lagi !!!

Saya gak kehilangan akal, untuk membayar rasa kagum dan rasa bersalah makan soto gratis, saya masuk Mall.
Saya membeli dompet cantik buat hadiah Bu Amir.
Saya pikir, "Masa Bu Amir gak mau dikasih dompet secantik ini?"
Dalam waktu tidak sampai satu jam saya sudah kembali ke warungnya.

"Lho, kok balik lagi, ada yang ketinggalan Dik?", sapa Bu Amir heran.

"Mohon maaf Bu, ini hadiah dari saya tolong diterima. Anggap saja sebagai kenang-kenangan dari saya buat ibu yang telah memberi pelajaran hidup yang sangat berarti buat saya."

Dengan senyum tulus dan bicaranya halus Bu Amir menolak:
"Dik, terimakasih hadiahnya. Maaf, bukan ibu menolak. Ibu cukup pake dompet ini saja, kenang-kenangan dari suami ibu ketika beliau masih ada. Awet banget, tuh sampe sekarang masih bagus."

Bu Amir menepuk bahu saya.
"Bawa saja pulang dan hadiahkan buat ibumu. Percayalah, ibumu pasti senang dapat oleh-oleh dari Solo. Adik mampir di warung Ibu saja sudah merupakan sebuah kebahagiaan yang tidak ternilai. Ibu senang, benar-benar senang sudah bisa ngobrol sama adik."
Begitu kata Bu Amir sambil tersenyum.

Saya kehilangan akal dan hanya bisa pamit sambil menundukkan kepala....

Silahkan coba sotonya di lokasi : Yosodipuro dekat museum Pers Solo

Jika beli soto di situ selain hari jum'at, kembaliannya jangan diterima. Ketika membayar dan diberi kembaliannya, katakanlah "nderek titip kagem sedekah Jumat bu".
Beliau akan berterima kasih & mendoakan kita nggak habis2nya.
Aamiin... aamiin... aamiin...
Beliau mendoakan kita & Allah ridho akan doanya.

Wednesday, 12 October 2016

Mukmin Seperti Buah Utrujah

Mukmin seperti buah Utrujah

oleh : Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal, M.Sc ~hafizhahullah~

Buah utrujah itu: wanginya tercium, rasanya enak.

Dari Abu Musa Al Asy’ariy radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْمُؤْمِنُ الَّذِى يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَيَعْمَلُ بِهِ كَالأُتْرُجَّةِ ، طَعْمُهَا طَيِّبٌ وَرِيحُهَا طَيِّبٌ ، وَالْمُؤْمِنُ الَّذِى لاَ يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَيَعْمَلُ بِهِ كَالتَّمْرَةِ ، طَعْمُهَا طَيِّبٌ وَلاَ رِيحَ لَهَا ، وَمَثَلُ الْمُنَافِقِ الَّذِى يَقْرَأُ الْقُرْآنَ كَالرَّيْحَانَةِ ، رِيحُهَا طَيِّبٌ وَطَعْمُهَا مُرٌّ ، وَمَثَلُ الْمُنَافِقِ الَّذِى لاَ يَقْرَأُ الْقُرْآنَ كَالْحَنْظَلَةِ ، طَعْمُهَا مُرٌّ – أَوْ خَبِيثٌ – وَرِيحُهَا مُرٌّ

“Permisalan orang yang membaca Al Qur’an dan mengamalkannya adalah bagaikan buah utrujah, rasa dan baunya enak. Orang mukmin yang tidak membaca Al Qur’an dan mengamalkannya adalah bagaikan buah kurma, rasanya enak namun tidak beraroma. Orang munafik yang membaca Al Qur’an adalah bagaikan royhanah, baunya menyenangkan namun rasanya pahit. Dan orang munafik yang tidak membaca Al Qur’an bagaikan hanzholah, rasa dan baunya pahit dan tidak enak.” (HR. Bukhari, no. 5059)

Utrujah itu baunya enak tercium, kalau dirasakan buahnya pun enak.

Jadilah orang yang membaca Al-Qur’an bukan sekedar membaca dan menghafal. Namun hendaknya Al-Qur’an tersebut bisa diaplikasikan. Semakin banyak kaji Al-Qur’an, mestinya semakin bagus iman dan akhlaknya. Karena sifat orang yang membaca Al-Qur’an itu akan tercium wanginya. Artinya, ia akan buktikan dalam amal dan perilakunya keseharian.

Bukan sebaliknya ….

Semakin banyak ngaji, malah semakin tidak baik pada suami/ istrinya di rumah, semakin tidak berbakti pada ibu/ bapaknya, semakin keras pada tetangga, semakin tidak santun pada masyarakat sekitar.

Moga perilaku kita bisa selaras dengan tuntunan Qur’an dan Hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.



DS, Warak, Girisekar, Panggang, 27 Dzulhijjah 1437 H

Oleh: Muhammad Abduh Tuasikal
____________________
29 September 2016

semoga bermanfaat

┈┈»̶✽💠✽«̶┈┈

.

Renungan Malam Cahaya hati

_Renungan malam_


                 🌿 *_T e h_ 🌿*

Baik untuk direnungkan dan dicontoh demi persahabatan dan persaudaraan
                                                                       Seorang pria muda datang pada ibunya dan mengeluh tentang banyaknya permasalahan dalam kehidupannya.

Namun betapa kagetnya, karena ternyata ibunya hanya diam saja, seolah tidak ingin mendengarkan keluh kesahnya.
Bahkan sang ibu malah masuk ke dapur dan anaknya terus bercerita sambil mengikutinya.

Sang ibu lalu memasak air.
Sampai airnya mendidih, lalu sang ibu menuangkan *'Air Panas Mendidih'* itu ke dalam 3 gelas yang telah disiapkan.

Di gelas pertama ia masukkan *WORTEL,*di gelas kedua, ia masukkan *TELUR,* dan di gelas ketiga, ia masukkan *TEH.*

Setelah menunggu beberapa, ia mengangkat isi ketiga gelas tadi, dan hasilnya:

● *WORTEL* yang *KERAS* menjadi *LUNAK,*

● *TELUR* yang mudah *PECAH* menjadi *KERAS,*

● dan *TEH* menghasilkan aroma yang *HARUM.*

Lalu sang ibu menjelaskan:
*_“Nak..... MASALAH DALAM HIDUP ITU BAGAIKAN AIR MENDIDIH._*
Namun, sikap kitalah yang akan menentukan dampaknya.

Kita bisa menjadi Lembek seperti Wortel, mengeras seperti Telur, atau harum seperti TEH.

Wortel dan telur bukan mempengaruhi air, tetapi malah berubah karena air mendidih itu,
sementara TEH malah mengubah AIR, membuatnya menjadi HARUM.

_”Setiap Masalah, selalu tersimpan Mutiara Iman yang berharga."_
Sangat mudah untuk bersyukur saat keadaan baik-baik saja.
Tapi apakah kita dapat tetap percaya saat pertolongan Tuhan seolah tidak kunjung datang?

Ada 3 reaksi orang saat masalah datang :

● Ada yang menjadi lembek, suka mengeluh (seperti wortel tadi) dan mengasihani diri sendiri.

● Ada yang mengeras (seperti telur), marah dan berontak kepada Tuhannya...

● Ada juga yang justru semakin harum (seperti teh), menjadi semakin kuat dan percaya padaNYA.
Ada kalanya Allah sengaja menunda pertolonganNYA.
Apa tujuannya?
Agar kita belajar percaya dan setia padaNYA

_Cahaya hati_


Selamat malam, selamat beristirahat

Tuesday, 11 October 2016

ANTARA ORANG CERDAS DAN ORANG TELAT CERDAS



Al Ustadz Muhammad Arifin Badri, حفظه الله تعالى

Bermimpi sukses itu kerjaan setiap orang, dan kagum kepada orang sukses itu adalah perilaku setiap orang. Namun sadarkah anda bahwa hanya berbekalkan rasa kagum dan mimpi menjadi sukses tidak cukup untuk menjadi orang sukses?

Orang yang puas dengan rasa kagum kepada orang sukses, apalagi beranggapan bahwa rasa kagumnya yang hanya dibubuhi dengan doa sudah cukup untuk menjadikannya turut sukses, sejatinya adalah orang yang telat cerdas.

Orang cerdas selalu sadar bahwa setiap kesuksesan biasanya mengandung empat unsur utama:
1. mimpi menjadi orang sukses yang belanjut menjadi tekad kuat.
2. Usaha keras yang diiringi dengan pengorbanan.
3. Doa yang dilandasi oleh keyakinan dan iman.
4. Taufiq dan pertolongan Allah Azza wa Jalla.

Dengan keempat hal inilah orang sukses menggapai suksesnya.

Karena itu, akan lebih bijak bila setiap kali anda melihat orang sukses anda mempelajari langkahnya, melihat pengorbananya bukan hanya menggeleng-gelengkan kepala anda dengan keras karena tak kuasa menahan rasa kagum

Karena itu bila anda ingin sukses seperti mereka, maka jangan puas dengan kekaguman dan terus hanyut dalam geleng geleng kepala kekaguman. Namun segera bulatkan tekad, langkahkan kaki, lakukan pengorbanan dan teguhkan iman anda. Insya Allah anda segera menyusul menjadi orang sukses.

Contoh nyata, bila anda melihat orang mengendari mobil mewah, maka jangan hanya kagum dengan kemewahan mobilnya, karena hanya kagum anda tidak akan pernah bisa memilikinya. Namun pikirkanlah, berapa harganya dan bagaimana ia dapat memiliki uang sebanyak itu sehingga bisa membelinya.

Anda melihat lelaki memiliki istri cantik, jangan hanya kagum kepada kecantikan istri lelaki itu, namun pikirkan dengan apa wanita secantik itu terpikat kepada lelaki itu dan bagaimana lelaki itu berhasil memiliki hal tersebut, dan dengan apa lelaki itu mengikat wanita itu sehingga setia kepadanya?

Selamat mencoba, semoga sukses.

[ 📖 ] BBG  al-ilmu

❀ ❀ ❀ ❀ ❀


Cerita Cahaya Hati

💯 Nafkah suami 💯

💼👜💼👜💼👜💼👜💼👜

Suami gaji 20 juta, istri gaji 10 juta, total penghasilan keluarga 30 Juta.

Kalau istri berhenti kerja, penghasilan keluarga tetap 30 juta.

Kok bisa?????
Iyaaa!!!

Karena Rezeki istri melalui suami!

Dengan beragam cara bila Allah sudah berkehendak.

💯Bisa suami naik gaji.
💯Bisa suami dipanggil kerja di tempat lain dengan mendapatkan gaji & fasilitas dua kali lipat dari tempat sebelumnya.
💯Bisa suami memulai bisnis sampingan dan bisnisnya sukses.
(Ingat!!! Allah itu maha besar, masalah gaji suami itu urusan sangat sepele sekali bagi Allah)

💲💲💲💲💲💲💲

💠 Jadi bagi para istri yang masih keukeuh untuk bekerja dengan alasan nanti penghasilan keluarga berkurang. Apakah para istri lupa bahwa ada Allah yang menjamin rizki buat suami yang akan diberikan ke keluarga kecilmu?

Allah sudah memberitahukan kita semua lewat Al-Quran, yang berbunyi:
“Allah telah menjamin rezeki untuk setiap makhluk-Nya. Tiada suatu binatang melatapun yang tidak mendapat jaminan rezeki dari-Nya.” (QS. Huud: ayat 6)

“Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.” (QS. Ath-Thalaq: ayat 2-3)

💠 Tugas utama seorang istri adalah “Ummu Warobatul Bait ” ibu dan pengatur Rumah Tangga. Jika tugas utama ini terabaikan dengan aktifitas mubahnya dalam bekerja maka hukum bekerja menjadi tidak diperbolehkan (Allah membencinya). Karena jika hilang fungsi istri dan seorang ibu maka kehancuran generasi sudah menjadi suatu kepastian, karena mereka adalah madrasatul ula (pendidikan pertama dan utama) bagi anak-anaknya.

❇️❇️❇️❇️❇️❇️❇️

BAGAIMANA ATURAN ISLAM AGAR ISTRI BOLEH BEKERJA?

Jika istri mesti keluar dari rumah untuk bekerja, maka hal-hal berikut yang mesti diperhatikan:

1. Mendapatkan izin dari suami

Karena banyak sebagian besar suami tidak menginginkan istrinya bekerja di luar rumah (suami yang menginginkan istri di rumah menjaga hartanya di rumah dan menjaga anaknya). Adapun keluar rumah tanpa izin suami termasuk yang diharamkan dan ia telah berbuat zalim, bahkan Allah melarang wanita yang dicerai suaminya dengan talak raj’i (talak yang masih bisa rujuk) agar tidak keluar rumahnya, bagaimana jika seorang istri yang dicerai saja belum tapi berani keluar rumah. Berikut firman Allah Subhanallahu wa Ta’ala :

“Hai Nabi, apabila kamu menceraikan isteri-isterimu maka hendaklah kamu ceraikan mereka pada waktu mereka dapat (menghadapi) iddahnya (yang wajar) dan hitunglah waktu iddah itu serta bertakwalah kepada Allah Tuhanmu. Janganlah kamu keluarkan mereka dari rumah mereka dan janganlah mereka (diizinkan) ke luar kecuali kalau mereka mengerjakan perbuatan keji yang terang. Itulah hukum-hukum Allah dan barangsiapa yang melanggar hukum-hukum Allah, maka sesungguhnya dia telah berbuat zalim terhadap dirinya sendiri.”
(QS. Ath Thalaq: ayat 1)

2. Mengurus urusan rumah tangga

Ketika istri ingin bekerja keluar dari rumah, apakah sudah istri bekerja untuk suami dan anak-anaknya sebelum melayani urusan pekerjaan di luar? Jadi sebaiknya ketika kerja di luar rumah harus ingat dengan kebutuhan suami sebelum ia bekerja, kebutuhan anak-anak, dll (yang sepatutnya dikerjakan oleh istri).

Mungkin jika ada yang membantu di rumah bisa lebih enteng pekerjaannya, namun jika tidak ada orang yang membantu bagaimana?

Apa tidak buat keharmonisan rumah tangga jadi rusak, setiap hari suamimu, sarapan masak sendiri, nyuci sendiri, pulang kerja tidak ada makanan, anak-anak tidak belajar, dll.

3. Berpakaian secara syar’i

Syarat pakaian syar’i yaitu menutup seluruh tubuh selain bagian yang dikecualikan (wajah dan telapak tangan), tebal dan tidak transparan, longgar dan tidak ketat, tidak berwarna mencolok (yang menggoda), dan tidak memakai wewangian.
Rasulullah Shallalahu ‘alahi wassalam  bersabda:
“Siapa saja perempuan yang memakai minyak wangi, kemudian ia keluar, lalu ia melewati satu kaum (orang banyak) supaya mereka mendapati (mencium) baunya, maka dia itu adalah perempuan zina / tuna susila.”
[Hasan riwayat Ahmad, Nasa’i, Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Hibban, Hakim, Ibnu Khuzaimah dan Thahawi dari jalan Abu Musa]

Dan Rasulullah Shallalahu ‘alahi wassalam  bersabda lagi:
“Siapa saja perempuan yang memakai minyak wangi kemudian keluar ke masjid niscaya tidak diterima sholatnya sehingga ia mandi terlebih dahulu (membersihkan dirinya dari wangi-wangian tersebut).”
[Shahih riwayat Ibnu Majah dari jalan Abu Hurairah]

💠 Begitu indahnya Islam menjaga wanita, hal sepele wangi-wangian saja sudah diatur, jelas itu sangat bermanfaat untuk kaum wanita agar menghindari suatu fitnah ataupun godaan lelaki.

4. Aman dari fitnah

Yang dimaksud aman dari fitnah adalah wanita tersebut sejak menginjakkan kaki keluar rumah sampai kembali lagi ke rumah, mereka terjaga agamanya, kehormatannya, serta kesucian dirinya.Untuk menjaga hal-hal tersebut, Islam memerintahkan wanita yang keluar rumah untuk menghindari khalwat (berduaan dengan laki-laki yang bukan mahram, tanpa ditemani mahramnya), ikhtilath (campur baur antara laki-laki dan wanita tanpa dipisahkan oleh tabir), menjaga sikap dan tutur kata (tidak melembutkan suara, menundukkan pandangan, serta berjalan dengan sewajarnya, tidak berlenggak-lenggok). Adanya mahram ketika melakukan safar Hal ini berdasarkan hadits Rasulullah shallallahu‘alaihi wa sallam, “Seorang wanita tidak boleh melakukan safar kecuali bersama mahramnya.” [HR. Bukhari dalan Shahihnya (no. 1862), Kitab “Jazaa-ush Shaid”, Bab “Hajjun Nisaa’”; Muslim (no. 1341), Kitab “al-Hajj”, Bab “Safarul Mar-ah ma’a Mahramin ilal hajji wa Ghairihi”, dari Ibnu ‘Abbas]

5. Pekerjaannya menolong banyak orang

Jika bekerja keluar rumah untuk menolong orang, contoh pekerjaannya adalah seorang ibu bidan/dokter kandungan yang harus menolong ibu lain untuk segera melahirkan, dsb. (Bayangkan jika tidak ada dokter kandungan wanita, karena banyak suami yang hanya mengizinkan istrinya diperiksa kandungannya oleh kaum wanita).
Namun istri harus tetap memperhatikan poin-poin nomor 1 s/d 4 dengan seksama.

Di atas adalah beberapa poin-poin yang harus diperhatikan jika ingin bekerja ke luar dari rumah.

Lalu ada pertanyaan. Bagaimana jika istri bekerja sebagai resepsionis, teller bank, dll yang kebanyakan harus diposisikan sebagai kaum wanita.

Jawab:
Harus memperhatikan point-point nomor 1 s/d 4. Islam itu sangat memuliakan kaum wanita, Islam datang untuk menempatkan kedudukan wanita pada posisi yang layak, memberikan hak-haknya dengan sempurna tanpa dikurangi sedikitpun. Islam memuliakan kedudukan kaum wanita, baik sebagai ibu, sebagai anak atau saudara perempuan, juga sebagai istri.

Lalu ada pertanyaan lagi. Bagaimana kalau istri tidak bekerja, nanti suami akan pelit kasih uang dan menginjak-nginjak harga diri istri?

Jawab:
Kalau pertanyaan seperti itu tidak usahlah menikah, itu akan membuat dosa dan kezhaliman (itu adalah pikiran kotor dan sangat picik, tidak percaya terhadap suami sendiri), silahkan baca lagi hukum-hukum menikah dan sesudah menikah, suami itu adalah pemimpin. Pasti suami memimpin keluarganya demi kebaikan dan menjauhkan hal-hal yang buruk kepada istri dan anak-anaknya. Maka dari itu jika takut suami seperti itu berdoalah kepada Allah agar suami tidak seperti itu, dan bagi yang belum menikah pilihlah calon suami yang betul-betul baik.

Bagaimana cara mendapatkan suami yang baik?

Allah Subhanallahu wa Ta’ala  sudah berfirman, jika mau mendapatkan suami yang baik maka kitanya harus baik terlebih dahulu. Tidak bisa itu kitanya tidak baik maunya dapat yang baik!

Allah Subhanallahu wa Ta’ala  berfirman di dalam Al-Quran:

“Wanita-wanita yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik, dan laki-laki yang tidak baik adalah untuk wanita yang tidak baik pula. Wanita yang baik untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik untuk wanita yang baik.” (QS. An Nur: ayat 26)

Nah kok Allah sudah berfirman seperti itu di Al-Quran sedangkan di kehidupan nyata banyak pula pasangan yang suaminya baik istrinya tidak baik, ataupun istrinya baik tapi suaminya tidak baik.

Jawab:
Itulah dunia dan ketetapan Allah, dunia ini adalah tempatnya ujian, jika mendapatkan pasangan yang tidak baik itu adalah ujian dari Allah agar kita bisa menjadi lebih bertakwa dan dekat kepada Allah.

Maka tetapkan diri untuk berlandaskan ajaran Allah, Insya Allah suami pelan-pelan yang tadinya tidak baik akan menjadi orang yang baik, hidayah Allah itu bisa turun kepada siapa saja baik sebelum menikah ataupun sesudah menikah untuk orang-orang yang bersungguh-sungguh memintanya, Allah sangat mencintai orang-orang yang bertaubat. Siapa yang lulus dari ujian Allah di dunia ini, maka SurgaNyalah tempat ia kelak nanti.

Diceritakan dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa baginda bersabda yg bermaksud: “Barang siapa yg sabar atas budi pekerti isterinya yg buruk, maka Allah memberinya pahala sama dgn pahala yg diberikan kpd Nabi Ayub عليه السلام  karena sabar atas cobaan-Nya.” ( Cobaan ke atas Nabi Ayub ada 4 hal: Habis harta bendanya., Meninggal dunia semua anaknya, Hancur badannya, Dijauhi oleh manusia kecuali isterinya bernama Rahmah )
“Dan seorang isteri yg sabar atas budi pekerti suaminya yg buruk akan diberi oleh Allah pahala sama dgn pahala Asiah isteri Firaun”.

Lalu ada lagi pertanyaan.

Bagaimana status pendidikan istri yang sampai sekolah tinggi, percuma saja dong sekolah tinggi-tinggi sampai bangku kuliah D3, S1, S2?

Jawab:

Menuntut ilmu setinggi-tingginya di Islam itu dianjurkan, tidak ada yang sia-sia dengan pendidikan sampai bangku D3, S1, S2 bahkan S3. Dengan pendidikan yang tinggi itu bisa terpakai ilmunya untuk kehidupannya kelak. Istri bisa dapat ilmu-ilmu lain yang pasti terpakai untuk menjadi landasan kehidupan sehari-hari bersama suami dan anak-anaknya.

Contohnya:
berbahasa yang baik, cara berkerabat yang baik, mengajarkan anak-anaknya ilmu-ilmu formal, dll.

Lalu ada lagi pertanyaan. Bagaimana jika yang menyuruh bekerja adalah si suami? Dengan alasan agar bisa membantu ekonomi keluarga karena anak-anak butuh biaya sekolah, makan, dll.

Jawab:
Jika suami yang menyuruh istri bekerja keluar dari rumah, maka point1 sudah tidak perlu diperhatikan lagi, tinggal perhatikan poin 2, 3 dan 4.

💠 Ingatlah wahai sahabat Kabar Muslimah kita hidup di dunia ini sangat-sangat sementara.

Semua akan dipertanyakan dan dipertanggung jawabkan kelak ketika kita di alam sana. Bagaimana pula nanti ada pertanyaan dari malaikat ?

💥 Kenapa kau dulu keluar makan siang dengan laki-laki kerabat kantormu tanpa sepengetahuan suamimu?

💥 Kenapa kau dahulu bekerja dengan pakaian seksi sehingga para lelaki selalu memperhatikanmu, dan kamu membiarkan hal demikian terjadi?

💥 Kenapa dahulu kala tutur katamu lebih baik kepada atasanmu dibandingkan suamimu? dan pertanyaan-pertanyaan lainnya yang mesti dipertanggung jawabkan.

Sekarang ini, banyak sekali peluang pekerjaan bagi wanita, namun tidak sedikit pula peluang-peluang bisnis yang dapat dikerjakan di rumah. Untuk itu, mari sama-sama kembali meluruskan niat ketika harus meninggalkan keluarga dan bekerja di luar rumah untuk benar-benar membantu suami dan keluarga. Melakukan pekerjaan dengan baik dan menjauhi segala jenis larangan-larangan Allah Subhanallahu wa Ta’ala  yang ada di luar sana agar dapat bertemu kembali bersama keluarga tercinta di SurgaNya kelak.

Amiiiin Allahumma Amiiiin…….

#copas

Semoga bermanfaat.

┈┈»̶✽💠✽«̶┈┈

Monday, 10 October 2016

Hikmah Dari Penistaan Al Quran

Bismillah
Hikmah dari penistaan hoak terhadap kitab suci alqur'an,
Sungguh kita bersyukur kepada Allah atas kejadian ini,
كان السلف إذا سمعوا أعداء الإسلام يسبون رسول الله استبشروا بالنصر عليهم
- "Para salaf jika mendengar musuh islam mencaci Rasulullah shollalloh 'alaihi wasallam mereka memandang sebagai kabar gembira akan kemenangan mereka terhadap orang kafir".
- Dengan kejadian ini menjadikan umat islam sadar dan jelas bagi mereka bahwa memilih pemimpin kafir haram hukumnya seperti dalam al-maidah: 51, yg sebelumnya telah dikaburkan keharamannya oleh munafiqin yg berbaju kiyai atau tokoh ormas islam,
- Kaum munafiqin semakin kelihatan ketika masih membela penista alqur'an,
- Ketika penistaan ini jelas dan tidak bisa ditakwil lagi, tokoh tokoh yang sebelumnya mengkaburkan keharaman memilih pemimpin kafir lebih memilih diam seolah-olah tuli.
Karena jika komentar akan semakin kelihatan belang kemunafikannya.
- Ketahuilah bahwa kejadian ini adalah kabar gembira bagi kemenangan islam.
Semoga kaum muslimin segera kembali kepada Islam secara kaffah,
إن الله سميع مجيب.

Achmad Qodli 8/1/1438 H.

Nasehat emas terkait penghinaan al quran


Nasehat Emas DR. Muhammad Arifin Badri Buat Umat Islam Jakarta Terkait Penghinaan Terhadap Al-Quran Oleh Ahok

Moslemtoday.com : DR. Muhammad Arifin Badri angkat bicara menanggapi pernyataan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menyebut bahwa Al-Quran Surah Al Maidah ayat 51 sebagai kitab yang membodohi umat Islam.

Ustaz Arifin Badri merespon dengan menuliskan nasehat emas buat Umat Islam Jakarta yang disampaikan melalu laman facebooknya, Kamis malam (6/10/2016):


Engkau buang kemana Islammu sobat!

Di negri Islam, mayoritas penduduknya muslim, namun demikian penyembah kayu tonggak jemuran baju sesuka hatinya memaki dan melecehkan agama anda, media bungkam, kuli tinta bisu, penegak keadilan rabun, pemuja HAM pura pura pingsan.

Namun percayalah bahwa Allah tidak pernah lupa, atau lalai, cepat atau lambat Allah Ta’ala pasti membalas.

Namun yang jadi masalah besar bagi kita ialah kemana suara anda wahai saudaraku ummat Islam? akankah anda berpangku tangan? mungkinkan anda juga bisu?

Tidakkah anda sadar bahwa anda memiliki lisan untuk menjerit, tangan untuk menggandeng? media untuk bersosialisasi?

Menjeritlah, agar saudara anda di negri nyiur kelapa bangun dari tidurnya, dan tariklah tangan saudaramu untuk bersama-sama menjungkalkan penyembah kayu tonggak jemuran.

Ingatlah! Fatahillah berjuang membangun bukan dengan membangun kayu tonggak tonggak jemuran, namun musuhnyalah yang memproduksi kayu jemuran. Fatahillah membangun dengan pekikan “Allahu Akbar”

Bangkitlah anak keturunan Fatahillah dan pasukannya, dan kembali kibarkan bendera “Allahu Akbar” di tanah leluhur anda. Jadikan pekikan “Allahu Akbar” sebagai pemersatu kita, guna menumbangkan kayu tonggak jemuran.

Sumber : Fanspage DR. Muhammad Arifin Badri

PEMBAWA BERKAH cahaya hati

PEMBAWA BERKAH

Tahukah siapa2 orang yg membawa berkah dalam Kehidupan Kita...

Pertama
Orang yg Membantu Kita Ketika Susah...

Kedua
Orang yg Meninggalkan Kita Ketika Susah...

Ketiga
Orang yg Menyebabkan Kita Jadi Susah...

Mengapa membawa BERKAH...?

Karena ke 3 jenis org ini secara tidak langsung selain melatih kesabaran (Potensi Diri) kita, juga membuat kita semakin DEWASA dan BIJAKSANA...

Ketika ada org bicara mengenai kita di belakang, itu adalah tanda bahwa kita sdh ada di depan mereka.

Saat orang bicara merendahkan diri kita, itu adalah tanda bahwa kita sudah berada di tempat yg lebih tinggi dari mereka.

Saat orang bicara dgn nada iri mengenai kita, itu adalah tanda bahwa kita sudah jauh lebih baik dari mereka.

Saat orang bicara buruk mengenai kita, padahal kita tidak pernah mengusik kehidupan mereka, itu adalah tanda bahwa kehidupan kita sebenarnya lebih indah dari mereka.

"Payung tidak dapat menghentikan hujan tapi membuat kita bisa berjalan menembus hujan utk mencapai Tujuan".

Orang pintar bisa gagal,
Orang  hebat bisa jatuh,
Tetapi orang yang RENDAH HATI dan SELALU SABAR  dalam segala hal akan selalu mendapat jalan untuk menempatkan diri dgn seimbang karena kokoh pijakannya.

Semoga kita bisa menjadi orang yg selalu RENDAH HATI & SABAR...


MENGAPA KITA HARUS MARAH..??

😡  *MENGAPA KITA 😳😳 HARUS MARAH ?* 😃😄😃

Suatu hari, dua orang sahabat menghampiri sebuah lapak untuk membeli buku dan majalah. Penjualnya ternyata melayani dengan buruk. Mukanya jutek (cemberut).

Orang pertama jelas jengkel menerima layanan seperti itu.

Yang mengherankan, orang kedua tetap enjoy, bahkan bersikap sopan kepada penjual itu.

Lantas orang pertama itu bertanya kepada sahabatnya :

_"Hei..._
_Kenapa kamu bersikap sopan kepada penjual yg menyebalkan itu ?"_

Sahabatnya menjawab :

_“Lho, kenapa aku harus mengizinkan dia menentukan caraku dalam bertindak ?_

_Kitalah sang penentu atas kehidupan kita, bukan orang lain.”_

_“Tapi dia melayani kita dengan buruk sekali,” bantah orang pertama. Ia masih merasa jengkel._

_“Ya, itu masalah dia. Dia mau berwajah jutek,  bad mood, tidak sopan, melayani dg buruk, dan lainnya, toh itu enggak ada kaitannya dg kita_.

_Kalau kita sampai terpengaruh, berarti kita membiarkan dia mengatur dan mempengaruhi hidup kita. Padahal kitalah yg bertanggung jawab atas diri kita sendiri...”_

Tindakan kita kerap dipengaruhi oleh tindakan orang lain kepada kita.
Kalau mereka melakukan hal yang buruk, kita akan membalasnya dengan hal yang lebih buruk lagi.

Kalau mereka tidak sopan, kita akan lebih tidak sopan lagi.

Kalau orang lain pelit terhadap kita, kita yg semula pemurah tiba2 jadi sedemikian pelit kalau harus berurusan dengan orang itu.

Renungan...

• Mengapa tindakan kita harus dipengaruhi oleh orang lain...?

• Mengapa untuk berbuat baik saja, kita harus menunggu diperlakukan dengan baik oleh orang lain dulu...?

Jaga suasana hati. Jangan biarkan sikap buruk orang lain kepada kita, menentukan cara kita bertindak...!

Berusahalah untuk tetap berbuat baik, sekalipun menerima hal yang tidak baik.

*“Pemenang kehidupan”* adalah orang yang :

- Tetap sejuk di tempat yang panas,

- Tetap manis di tempat yang sangat pahit,

- Tetap merasa kecil meskipun telah menjadi besar,

-Tetap bekerja dgn tulus, walau ada halangan didepan,

- Tetap sabar di tengah gelombang fitnah dan ujian, serta...

- Tetap tenang kala menghadapi badai kehidupan yang dahsyat..."

Selamat beraktifitas para pemenang kehidupan 🙂

Sunday, 9 October 2016

Mahram bukan Muhrim


"Seringkali orang salah kaprah menyebut MAHRAM dengan istilah MUHRIM, padahal kedua kata tersebut sangatlah berbeda dan berjauhan secara makna"..


Dalam bahasa arab kata muhrim, -dengan mendhammah mimnya- bermakna orang yang mengerjakan ihram dalam ibadah haji yang pelaksanaannya sebelum tahallul. sedang mahram, -dengan memfathah mimnya- berarti orang-orang (yang terdiri dari kalangan wanita) yang haram dinikahi oleh seorang lelaki selamanya (tanpa batas). dalam agama kita Mharam terbagi menjadi 3 jenis :
1. Mahram disebabkan nasab (keturunan)
2. Mahram dengan sebab susuan
3. Mahram dengan adanya pertalian kekeluargaan karena pernikahan atau mushaharah.

Yang boleh dengan mahram
  Berarti nich, kalo seorang wanita menjadi mahram kita maka kita boleh melakukan aktivitas  sebagai berikut.. :

a. Jaiz alias melakukan safar (perjalanan) bersamanya
b. Boleh berboncengan denganya
c. Boleh melihat wajahnya,tangannya
d. Boleh berjabat tangan dengannya
dan seterusnya dari hukum-hukum yang diberlakukan untuk seorang mahram.

MAHRAM NASAB
  Mahram karena nasab terdiri dari 7 kelompok :
1. Ibu, Nenek dan seterusnya ke atas baik dari jalur laki-laki maupun perempuan
2. Anak perempuan (putri),cucu perempuan dan seterusnya ke bawah baik dari jalur laki-laki maupun perempuan
3. Saudara perempuan sekandung, seayah atau seibu.
4. Saudara perempuan bapak, atau bibi saudara perempuan kakek (bibi orang tua) dan seterusnya ke atas baik sekandung, seayah ataupun se ibu.
5. Saudara perempuan ibu (bibi) Saudara perempuan nenek (bibi orang tua) dan seterusnya ke atas baik sekandung, se ayah atau se ibu.
6. Putri Saudara perempuan (keponakan) sekandung, se ayah atau se ibu, cucu perempuanya dan seterusnya ke bawah baik dari jalur laki-laki maupun perempuan.
7. Putri saudara laki-laki sekandung, se ayah, atau se ibu (keponakan), cucu perrempuannya dan sterusnya ke bawah baik dari jalur laki-laki maupun perempuan.

kelompok kata mahram inilah yang dimaksudkan Allah azza wa jalla dalam firmannya :
Artinya  :
" Diharamkan atas kamu (mengawini) ibu-ibumu, anak-anakmu yang perempuan, saudara-saudaramu yang perempuan, saudara-saudara bapakmu yang perempuan, saudara-saudara ibumu yang perempuan, anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang laki-laki, anak-anak dari saudara-saudaramu yang perempuan.. "
( An-Nisa : 23 )

MAHRAM SUSUAN
  Mahram ini terjadi karena sebab susuan pada seorang ibu yang sama meski bisa jadi bukan saudara kandung. Mahram ini juga berjumlah 7 golongan, sama dengan mahram yang telah disebutkan pada nasab. Hanya saja di sini sebabnya adalah penyusuan. Dua diantaranya telah disinyalir ALLAH dalam firmannya :
Artinya :
" Dan (di haramkan atas kalian) ibu-ibu kalian yang telah menyusukan kalian dan saudara-saudara perempuan kalian dari penyusuan.."
( An-Nisa : 23 )

Ayat ini menunjukan bahwa seorang wanita yang menyusui seorang anak menjadi mahram bagi anak susuannya, padahal air susu itu bukan miliknya. Hal ini juga menunjukan bahwa suaminya menjadi mahram bagi anak susuan tersebut. kemudian penyebutan saudara susuan secara mutlak, berarti termasuk anak kandung dari ibu susuan, anak kandung dari ayah susuan serta dua anak yang disusui oleh wanita yang sama.
RASULULLAH BERSABDA ..:
Artinya..:
"Apa yang haram karena nasab, maka itupun haram karena penyusuan.."
( Mutatafaqun 'alaihi dari ibnu 'abbas )

Firman ALLAH dan Hadist RASUL tersebut menunjukan terjadinya hubungan mahram dari pihak ibu dan ayah susu seperti halnya hal itu terjadi pada kerabat (nasab). maka ibu dari ibu dan bapak (orang tua) susu misalnya, dalah mahram sebagai nenek karena susuan seterusnya ke atas sebagaimana pada nasab.anak dari orang tua susu adalah mahram sebagai saudara kandung karena susuan, kemudian cucu dari orang tua susu adalah mahram sebagai anak saudara (keponakan) karena susuan, dan seterusnya ke bawah.

Saudara dari orang tua susu adalah mahram sebagai bibi karena susuan, saudara ayah/ibu dari orang tua susu adalah mahram sebagai  bibi orang tua susu dan seterusnya ke atas.

Adapun dari pihak anak yang menyusu, maka hubungan mahram itu terbatas pada jalur anak keturunannya saja. maka seluruh anak keturunan dia, berupa anak, cucu, dan seterusnya ke bawah adalah mahram ayah dan ibu susunya.

Namun berdasar pendapat yang paling kuat (Rajih), yaitu pendapat jumhur dan dipilih oleh Asy-Syaikh Abdurrahman As-Sa'di, Asy-Syaikh Ibnu Utsaimin, bahwa penyusuan yang mengharamkan adalah yang berlangsung pada masa kecil sebelum melewati usia 2 tahun, berdasrkan firman ALLAH :
Artinya..:
" Para ibu hendaklah menyusukan anaknya selama 2 tahun penuh bagi siapa yang hendak menyempurnakan penyusuannya.."
( Al-Baqarah : 233 )

Dan berdasarkan hadist Aisyah, Penyusuan yang mengharamkan  adalah penyusuan yang terjadi karena rasa lapar.
Adapun perhitungan yang menyebabkan seseorang menjadi mahram adalah minimal 5 kali penyusuan. yang dimaksud 1 kali penyusuan adalah bayi menyusu sampai kenyang (puas) meskipun diselingi dengan tarikan nafas bayi atau dia mencopot puting susu sesaat lalu di hisap kembali.

MAHRAM KARENA NIKAH
  Yang termasuk dalam kategori mahram ini berjumlah 4 kelompok, diantaranya :
1. Istri bapak (ibu itri), istri kakek dan seterusnya ke atas berdasarkan surat An-Nisa ayat 23
2. Istri anak, Istri cucu dan seterusnya ke bawah berdasarkan An-Nisa ayat 23
3. Ibu mertua, ibunya dan seterusnya ke atas berdasarkan surat An-Nia :23
4. Anak perempuan istri dari suami lain (rabibah), cucu perempuan istri baik dari keturunan rabibah maupun dari keturnan rabib, dan seterusnya ke bawah berdasarkan An-Nisa : 23

Nomor1, 2 dan 3 hanya menjadi maharam denga akad yang sah meskipun belum melakukan jima' (hubungan suami istri). sedang yang ke 4 maka di haruskan adanya akad yang sah dan jima'. dan mereka tetap sebagai mahram meskipun terjadi perceraiian atau ditinggal mati.  maka istri bapak misalnya tetap sebagai mahram meskipun di cerai ataupun di tinggal mati. dan rabibah tetap merupakan mahram meskipun ibunya telah meninggal atau di ceraikan, dan seterusnya.

IPAR BUKAN MAHRAM
   Saudara perempuan istri (ipar) atau bibi istri, baik karena nasab maupun karena penyusuan bukanlah mahram, tidak boleh safar berdua, berboncengan dengannya, melihat wajahnya, berjabat tangan denganya dan seterusdnya dari hukum mahram tidak berlaku padanya.
  Saudar ipar juga tidak boleh di nikahi selama saudaranya atau keponakannya itu masih sebagai istri hingga cerai atau meninggal. Hal ini berdasarkan firman ALLAH:
Artinya...:
" Dan (haram atasmu) mengumpulkan 2 wanita bersaudara sebagai istri secara (bersama-sama).
( An-Nisa : 23 )

   Rasulullah pun melarang menjadikan seorang wanita dengan bibinya sebagai istri secara bersama-sama.
allahu a'lam.

MENCURI UANG ANAK SENDIRI

Air mata Rasulullah Menetes karena kejadian ini...

MENCURI UANG ANAK SENDIRI

*Seorang lelaki datang kepada Rasulullah Saw mengadukan ayahnya yang menghabiskan uang miliknya tanpa meminta izin terlebih dahulu kepadanya* .

Rasulullah Saw memanggil ayah orang itu ke hadapan beliau. Ketika lelaki jompo itu datang dengan tertatih-tatih bersandar pada tongkatnya, Rasulullah Saw bertanya:

*“Betulkah kau mengambil uang anakmu tanpa seizinnya?”*

“Wahai Nabi Allah,” lelaki itu menangis, “ketika aku kuat dan anakku lemah, ketika aku kaya dan dia miskin, aku tidak membelanjakan uangku kecuali utk memberi makan kepadanya, bahkan terkadang aku membiar kan diriku kelaparan asalkan dia bisa makan."

*"Sekarang aku telah tua dan lemah sementara anakku tumbuh kuat. Aku telah jatuh miskin sementara anakku menjadi kaya. Dia mulai menyembunyikan uangnya dariku"*

"Dahulu aku menyediakan makan untuknya tapi sekarang dia hanya menyiapkan makan untuk dirinya. Aku tak pernah  seperti dia memperlakukan aku."

"Jika saja aku masih sekuat dulu, aku masih akan merelakan uangku untuk dia.”

*Ketika mendengar hal ini, air mata Rasulullah  Saw jatuh berlinang seperti untaian mutiara menimpa janggutnya yang suci* .

“Baiklah,” Rasulullah Saw berkata, “Habiskan seluruh uang anakmu sekehendak hatimu. Uang itu milikmu…”

Saudara-saudaraku,

*Apakah orang tua Anda masih hidup?? Ingat, surga Anda ada di bawah telapak kaki mereka. Mungkin kesempatan Anda untuk berbakti kepada mereka tidak begitu lama lagi.  Sangat dianjurkan Anda yang tinggal jauh dari orang tua, pulanglah. Temui dan pandang wajah mereka dgn penuh cinta yg tulus, krn boleh jadi wajah itu tidak akan lama lagi menghilang dari pandangan Anda utk selama-lamanya..* .

*Semoga bermanfaat*      
        🍃🌸🍃

IslamDiaries

IslamDiaries
:
GAJI LANGSUNG HABIS DI TANGGAL MUDA ?

Galau karena gaji langsung habis di tanggal muda? Untuk nafkah istri, bayar listrik, air, biaya pendidikan anak dan keperluan keluarga lainnya?

دِينَارٌ أَنْفَقْتَهُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ وَدِينَارٌ أَنْفَقْتَهُ فِى رَقَبَةٍ وَدِينَارٌ تَصَدَّقْتَ بِهِ عَلَى مِسْكِينٍ وَدِينَارٌ أَنْفَقْتَهُ عَلَى أَهْلِكَ أَعْظَمُهَا أَجْرًا الَّذِى أَنْفَقْتَهُ عَلَى أَهْلِكَ

“Satu dinar yang engkau belanjakan di jalan Allah, satu dinar yang engkau belanjakan untuk membebaskan budak, satu dinar yang engkau belanjakan untuk orang miskin, dan satu dinar yang engkau belanjakan untuk keluargamu, yang paling besar pahalanya adalah yang engkau belanjakan untuk keluargamu” (HR. Muslim)

Sesungguhnya nafkah untuk istri dan anak merupakan sedekah, bahkan pahalanya lebih besar daripada sedekah lainnya.

Jadi... jangan galau, jangan bersedih hati jika gajimu habis untuk menafkahi istri dan anak-anak. Sebab menafkahi istri dan anak-anak merupakan sedekah utama,

مَا أَطْعَمْتَ نَفْسَكَ فَهُوَ لَكَ صَدَقَةٌ وَمَا أَطْعَمْتَ وَلَدَكَ فَهُوَ لَكَ صَدَقَةٌ وَمَا أَطْعَمْتَ زَوْجَتَكَ فَهُوَ لَكَ صَدَقَةٌ وَمَا أَطْعَمْتَ خَادِمَكَ فَهُوَ لَكَ صَدَقَةٌ

“Apa yang engkau nafkahkan untuk makanmu, ia dinilai sebagai sedekah bagimu. Apa yang engkau nafkahkan untuk makan anakmu, ia dinilai sebagai sedekah bagimu. Apa yang engkau nafkahkan untuk makan istrimu, ia dinilai sebagai sedekah bagimu. Apa yang engkau nafkahkan untuk makan pembantumu, ia juga dinilai sebagai sedekah bagimu.” (HR. Ahmad)

Masya Allah…
Masihkah dirimu galau?