Thursday, 1 September 2016

Baru tau..

Baru tau.

Apakah anda tahu arti Mukidi...?
(Menangkan Usaha Komunis Di Indonesia.)
Hampir semua grup medsos sdang rame tntng fenomena Mukidi bhkn sanggup mengalihkan perhatian publik dan aktifis MESKIPUN Jakarta & Indonesia sedang Menjdi Incaran Komunis !!
Bila Jakarta sudah Sanggup di Jebol oleh barisan Ah*k dan akhirnya mrka akn Menduduki Jkarta scara konstitusi, Maka TIDAK MENUTUP Kemungkinan wilayah2 lain akn dng mudh mrka kuasai.
Di hampir seluruh grup2 ... tauziah2 sdh menghilang diganti dgn gencarnya fenomena MUKIDI...
Jadi bertnda tanya.... Org2 kafir yg kelewat Pinter dlm Memutus dan Mengalihkn mata rantai aktis atau Umat Islam ( kita ) yg GAMPANG LATAHAN ???
Mudah2an teman2 & keluarga kita semua bisa segera sadar atas situasi ini...🙏
Jangan Jadi Anshor MUKIDIYUN_💥
Berdusta yang tujuannya hanya ingin membuat orang tertawa termasuk kena ancaman ‘wail’.
Berikut PERINGATAN dari Rasululloh Shallallahu 'Alaihi wasallam...
Dari Bahz bin Hakim, ia berkata bahwa ayahnya, Hakim telah menceritakan bahwa ia pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَيْلٌ لِلَّذِى يُحَدِّثُ فَيَكْذِبُ لِيُضْحِكَ بِهِ الْقَوْمَ وَيْلٌ لَهُ وَيْلٌ لَهُ

“Celakalah bagi yang berbicara lantas berdusta hanya karena ingin membuat suatu kaum tertawa. Celakalah dia, celakalah dia.” (HR. Abu Daud no. 4990 dan Tirmidzi no. 3315. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan)
Boleh saja membuat candaan namun sekadar garam yang dibutuhkan pada makanan. Terlalu berlebih dalam bercanda jadi tidak enak, malah keasinan.

لاَ تُكْثِرُ الضَّحَكَ فَإِنَّ كَثْرَةَ الضَّحَكِ تُمِيْتُ القَلْبَ

“Janganlah banyak tertawa karena banyak tertawa dapat mematikan hati.” (Shahih Al Jami’ no. 7435, dari Abu Hurairah)
Hanya Allah yang memberi taufik dan hidayah.
Alloohu 'alam bisshowab....

#COPAS

Picture IG Indonesia Tauhid

No comments:

Post a Comment