Wednesday, 31 August 2016

Nikmati proses nya..

BISNIS YANG KOKOH
hari ini saya mohon ijin sharing mengenai bisnis yang kokoh atau bisnis yang tumbuh secara organik. Materi ini saya dapatkan lagi dan lagi dari kang Rendy. Gendeng.
.
Baik..
Kita mulai dari bisnis dengan perumpamaan ayam. Iyaa ayam :V.
Ayam terbagi menjadi 2 jenis yaitu ayam broiler dan ayam kampung. Ayam broiler itu warnanya putih dan badannya gemuk, biasanya buat fastfood yang butuh ayam potong dalam jumlah banyak dan cepat. Ayam broiler butuh waktu 3 sampai 4 minggu untuk mencapai berat 1,5 kilogram. Berbeda dengan ayam kampung yang membutuhkan waktu sekitar 40 sampai 50 minggu untuk mencapai berat 1,5 kilogram. Kok bisa ? karena ayam broiler bisa begitu cepat tumbuh karena banyak faktor. Misalnya kasih vitamin, suntik ini, suntik itu, vaksin ini vaksin itu, biar tumbuhnya cepat kemudian di potong.
Tapiiiiii …. Ayam broiler jika mendengar petir, mereka langsung stress, rapuh, bahkan ada yang sampai mati. Ketika dalam perjalanan yang panjang dalam mobilpun, mereka bisa mati. keinjek ketiban ayam di atas bakal mati juga. Badmood juga bakal mati. Badmood looooh :D jadi jangan badmood ya temen-temen :D . balik lagi, ayam broiler mudah rapuh karena tumbuh yang dipercepat tadi. Sama kaya bayi juga, dikeluarin sebelum 9 bulan juga bakal ga normal bahkan meninggal. CEPAT, TAPI RAPUH. Ya emang belum waktunya kok..
.
Berbeda dengan ayam kampung yang tumbuhnya secara organik. Jika mendengar petir, mereka cukup berteduh di bawah pohon saja, dan jika sudah tidak ada petir, mereka beraktifitas kembali seperti biasanya. Itulah yang membedakan ayam broiler dan ayam kampung.. LAMBAT, TAPI KOKOH. Kudu sabar yang melihara..
.
Lantas apa hubungannya dengan bisnis?
.
Kita ibaratkan ayam broiler itu adalah bisnis yang tumbuh bukan secara organik. Bisa dikatakan bisnis yang tidak sabaran. Bisa lewat utang, kredit, dan lain sebagainya. Sedangkan ayam kampung kita ibaratkan bisnis yang tumbuh secara organik atau dengan cara menabung profit . Bisnis ini butuh kesabaran, kedisiplinan, dan keuletan. Biasanya bisnis ini kalo beli aset langsung cash. KOKOH GITULOOH :d
.
Lantas apa contoh bisnisnya ?
ALAT BERAT
(ayam broiler) Misal alat berat. Ketika bisnis batubara sedang terperosok. Maka alat berat tidak terpakai atau nganggur. Sedangkan kita membeli alat berat tersebut lewat bank yang cicilannya pasti setiap bulan. CICILAN PASTI, MARKET TIDAK PASTI. Gimana caranya kita bayar cicilan kalo alat beratnya ga di pake ? ga di sewa in ? ga di subkontrakin ?
Kita bandingkan dengan..
(ayam kampung). Bisnis alat berat. Bisnis batu bara sedang lesu. Alat berat yang kita punya cukup kita simpan saja di garasi ( kalo muat :D ) sampai bisnis batu bara membaik, toh kita belinya secara cash. Ga ada yang nagih-nagih, cukup zikir dan menunggu sampai bisnis batu baranya memulih kembali.
.
FASHION
(ayam broiler) diprediksi lebaran ini pasar meningkat dengan model pakaian X. Ternyata sebaliknya, model pakaian X baru ramai tahun depan. Sedangkan kita sudah membuatnya puluhan ribu potong pakaian dari dana utangan bank. Pasti bingungkan mutar otak gimana ngakalinnya ? mau disimpan di gudang, eh kita butuh sales buat bayar cicilan. Yang ada kita diskon besar-besaran buat bayar cicilan. Dari 30% diskon, 50%, sampai 70% yang akhirnya brand kita jadi jatuh karena bisnis yang tidak kokoh. lagi-lagi CICILAN PASTI, MARKET TIDAK PASTI.
Berbeda dengan…
(ayam kampung) diprediksi lebaran ini pasar meningkat dengan model pakaian X. Ternyata sebaliknya, model pakaian X baru ramai tahun depan. Jika kita membuatnya secara cash ( uang sendiri ) ya kita tinggal simpan stoknya di gudang. Dikeluarin tahun depan asal katalog dan modelnya tidak bocor. Selesai. Ga ad debt collector yang nagih-nagih sampai gedar gedor pintu perusahaan hehehe :D benerkan tapi ??? :D
.
BANYAK BISNIS YANG DIPAKSA BESAR DENGAN CEPAT LEWAT UTANG
BESAR SIH, TAPI TIDAK KOKOH
BESAR SIH, TAPI MUDAH RAPUH
.
Kang Rendy juga bilang biasanya sang bisnis owner terjebak dalam penyesatan pikiran.
Mari teman-teman liat gambar dibawah yang saya buat.
.
Alurnya -- dari modal kerja -- belikan menjadi barang. Kemudian dari barang itu terjadi penjualan (sales). Dari sales ke COGS (Cost of Good Sold) . kemudian kita akan mendapatkan Gross Profit yang setelah itu di potong oleh OPS ( operasional ) dan terakhir kita akan mendapatkan Nett Profit. Baru kita tabung dan masukkan lagi menjadi modal kerja. Begitu seterusnya sampai bertahun-tahun. Inilah yang dimaksud dengan organik (insaallah nanti bakal sharing mengenai noraknya bisnis owner yang langsung ambil uang jika ada keuntungan*PLAKK saya kena juga dulu)
.
Seharusnya alur bisnis yang kokoh adalah seperti itu. Namun jika bisnis kita ayam broiler tadi, maka sesudah mendapatkan gross profit akan di potong oleh cicilan ke bank terlebih dulu ( bunga dan beban masuk dalam OPS ). Baru masuk ke nett profit. Hal ini akan terus menguras nett profit kita.. akan terus mengurangi bahkan menghabiskan Nett profit sehingga bisnis kita mandek disitu-situ saja..
.
Pertanyaannya adalah, jika tidak ada sales – mau bayar pakai apa ? batu ?
Jika cicilan menggerogoti OPS, -- apakah kita dapat nett profit ? bukan untung tapi buntung yang ada.
.
Contoh lagi
.
Missal kita punya bisnis laundry dan sedang nyicil avanza 6 juta perbulan. Secara tidak sadar, otak kita akan mengunci “gimana caranya saya harus punya uang 6 juta dalam sebulan?” padahal jika tidak ada cicilan otak kita akan lebih merasa bebas. Bisa saja kita berpikir gimana caranya dapat 20 juta, 30 juta, atau 40 juta bulan ini. Atau kita bakal mikir gimana caranya ningkatin value produk/jasa yang kita tawarkan ? right ?
Celakanya.., bila 6 juta tidak kita dapatkan, maka kita akan kalang kabut terjebak dalam jebakan pikiran tadi. Kita hanya bisa fokus pada cicilan, tidak bisa lagi fokus pada value produk atau jasa yang kita tawarkan..
.
contohnya loundrya tadi – bisa saja kita jadi molor waktu selesainya, ada pakaian pelanggan yang tertukar, bahkan budget pewangi pakaianpun di cut untuk bayar cicilan.. hehehe..
.
Contohnya catering – bisa jadi berasnya kita ganti yang lebih murah, ayamnya yang ala kadarnya, dan bumbu masakan yang kita kurangi.
.
Contohnya bimbel – bisa jadi kita tidak focus lagi dalam rekruitmen guru, tidak fokus lagi mengurus kebersihan kelas, pokoknya ala kadarnya…
.
Jadi, pilih yang mana ? ayam broiler atau ayam kampung ? pingin yang CEPAT tapi RAPUH, atau yang LAMBAT tapi KOKOH ?.. plus satu hal lagi, fokus merupakan salah satu sumber kekuatan kita tentunya.
Sekian teman-teman~
.
sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.
Sampaikan walau se ayat.
Jika engkau menunjukkan suatu kebaikan kepada orang lain, kemudian orang lain itu mengerjakan kebaikan tersebut. Maka sama pahalanya engkau dengan orang lain itu.
.

Semoga bermanfaat.

No comments:

Post a Comment