Wednesday, 22 March 2017

MOHON MAAF karena kami tidak merayakan "TAHUN BARU"

MOHON MAAF karena kami tidak merayakan "TAHUN BARU"
.
.
.
Menyambut pergantian tahun, seperti biasanya... begitu banyak persiapan yang telah dilakukan.
.
.
mulai dari menyiapkan dana, kendaraan, hiburan.. dll.
.
.
tetapi tidak dengan kami sekeluarga, setiap pergantian tahun, kami tetap dirumah.. menonton tv pun tidak
.
.
mengapa demikian,
mungkin tidak seperti sudut pandang teman-teman yang senang dan semangat saat pergantian tahun.
.
.
saya pribadi justru merasa semakin takut saat pergantian tahun.. karena mungkin masih banyak dosa yang belum diampuni, atau ada perasaan masih banyak hal yang belum selesai dilakukan...
.
.
sedangkan "TAHUN sudah berganti lagi.." Menyita waktu, menyita usia.. tanpa terasa.
.
.
.
setiap awal tahun, saya tidak merasakan ada hal yang bertambah.. tetapi justru berkurang.. waktu saya.. mengapa tidak maksimal tahun lalu, sehingga sudah berganti lagi..
.
.
.
(y) menurut saya.. tidak ada yang layak dirayakan, dalam kehidupan kami..
(y) menurut saya.. tidak perlu kami meluapkan semangat dan kegembiraan di satu malam, karena setiap hari Allah sudah memberikan kami semangat dan kebahagiaan dalam menjalani kehidupan..
.
.
jadi dengan ini saya mengucapkan "SILAHKAN MERAYAKAN TAHUN BARU"
.
.
dan mohon ijin --> saya tidak merayakanya.
sekaligus mohon maaf, jika tidak membalas ucapan selamat tahun baru, karena memang benar-benar kami tidak merayakanya..
.
.
.
karena masih banyak dosa yang harus diperjuangkan ampunanya..
karena masih banyak hal yang belum selesai dikerjakan..
.
.
.
suara musik, ledakan petasan, dan suara terompet.. justru membuat saya semakin khawatir..
.
.
.
mungkin hanya sujud.. bersama dengan keluarga, yang bisa membuat kami sedikit tenang, dan beharap.. tahun depan bisa lebih baik lagi..
.
.
.
mohon maaf, dan saya ucapkan.. "Silahkan Merayakan Tahun Baru"
.
.
.

No comments:

Post a Comment